gereja masehi 21
jumlah orang percaya tinggal berdekatan satu de-
ngan yang lain atau mereka anggota dari kelompok kecil, gereja rumah,
atau kelompok inti penanaman gereja, mereka dapat membentuk suatu
perkumpulan orang percaya untuk persekutuan, peribadatan, dan misi
yang bertujuan untuk tumbuh menjadi jemaat yang diorganisasi atau
gereja-gereja rumah di wilayah itu.
Status perkumpulan diputuskan oleh komite eksekutif konferens,
yang jika dianggap penting kumpulan itu dapat dibubarkan. Divisi dan/
atau konferens harus menuliskan garis pedoman untuk mengorganisa-
sikan perkumpulan-perkumpulan di dalam wilayah itu.
Anggota-anggota jemaat yang menjadi bagian dari kelompok-kelom-
pok kecil atau kelompok rumah dapat membentuk inti atau permulaan
perkumpulan baru. ______________ dari mereka yang mau menjadi bagian
dari satu perkumpulan haruslah terdaftar di jemaat konferens atau jema-
at setempat (jemaat induk). Jika ______________ untuk orang-orang yang
mau menjadi bagian dari suatu perkumpulan akan didaftarkan di jemaat
konferens, maka komite konferens harus memutuskan perpindahan ke-
anggotaan mereka ke jemaat konferens dan itu memberi indikasi bahwa
mereka yaitu bagian dari perkumpulan baru itu.
50
Jika satu komite konferens menyetujui pembentukan kumpulan itu,
maka para pengurusnya harus ditentukan, termasuk seorang pemimpin,
sekretaris, dan bendahara. Pengangkatan itu harus dilakukan oleh gem-
bala distrik, atau pendeta yang telah ditunjuk oleh komite konferens,
setelah berkonsultasi dengan kelompok itu untuk dibentuk menjadi per-
kumpulan orang percaya.
Semua penugasan perkumpulan lainnya harus dibuat melalui pemu-
ngutan suara di antara orang-orang yang menjadi bagian dari kelompok
yang akan membentuk perkumpulan itu. Gembala distrik atau orang
lain yang diberi kuasa oleh komite konferens haruslah menjadi ketua
pada rapat seperti itu. Hanya anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketu-
juh yang aktif yang akan ditetapkan untuk setiap jabatan.
Pemimpin perkumpulan tidak diurapi untuk jabatan itu dan tidak
memiliki wewenang menjalankan fungsi-fungsi yang diberikan kepada
ketua jemaat. Namun, di mana ada keadaan tertentu yang menuntut pe-
ngecualian, komite konferens dapat menunjuk seseorang yang berpeng-
alaman dan memiliki kesanggupan memimpin untuk bertugas sebagai
ketua dari perkumpulan itu.
Sekretaris perkumpulan harus mencatat semua kegiatan dan per-
temuan-pertemuan kumpulan itu dan akan mengirimkannya secara ter-
atur sebagai laporan statistik kepada jemaat induk atau kepada sekreta-
ris komite eksekutif konferens.
Bendahara perkumpulan itu harus menjaga dengan hati-hati catatan
dari semua uang yang diterima dan yang dikeluarkan, dan harus me-
ngirim secepatnya, semua persepuluhan dan persembahan, selain dana
yang dikumpulkan khusus untuk kebutuhan setempat, kepada bendaha-
ra konferens, yang yaitu juga bendahara jemaat konferens.
Jika anggota dari suatu perkumpulan yaitu anggota jemaat konfe-
rens, maka perkumpulan itu tidak memiliki hak menjalankan disiplin
jemaat atau memindahkan maupun menerima anggota. Urusan-urusan
semacam itu harus diajukan kepada komite konferens, yang juga men-
jadi komite jemaat konferens. Ketua konferens yaitu ketua jemaat
konferens.
Jika konferens mengorganisasi satu perkumpulan melalui jemaat in-
duk terdekat gantinya melalui jemaat konferens, fungsi-fungsi sebagai-
mana disebutkan di atas (seperti laporan dan ______________) akan diurus
oleh/melalui jemaat induk itu.
Karena sebuah perkumpulan orang-orang percaya harus berkembang
dan akhirnya diakui sebagai satu jemaat, pemimpinnya harus memper-
siapkan anggota-anggota untuk status jemaat dengan meningkatkan se-
mua kegiatan yang pada umumnya dilakukan oleh satu jemaat.
Menggabungkan Jemaat-jemaat
Bilamana dirasa baik untuk menggabungkan dua jemaat, maka ko-
mite konferens harus merekomendasikannya. Dalam rapat resmi yang
diketuai oleh ketua konferens atau pendeta jemaat atau pendeta lain
yang sudah diurapi, maka tiap-tiap jemaat harus memungut suara me-
ngenai penyatuan itu. Ketika putusan yang memuaskan telah diambil
oleh kedua jemaat itu, maka satu kumpulan gabungan dari dua jemaat
itu diadakan di bawah pimpinan ketua konferens, atau kalau ia tidak
hadir, diganti oleh pendeta yang ditunjuk oleh konferens.
Satu pernyataan persetujuan yang disusun dengan teliti harus disedi-
akan, menerangkan alasan-alasan penyatuan itu dan menyatakan ada-
nya hal-hal khusus yang mungkin tersangkut dalam penggabungan itu,
seperti penyerahan harta milik, utang piutang, dan lain-lain. Di dalam
pernyataan persetujuan itu harus tercantum nama baru dari jemaat yang
digabungkan itu dan juga tentang pemberhentian pegawai-pegawai dari
kedua jemaat itu.
Penerimaan terhadap persetujuan oleh jemaat yang dipersatukan itu
menyatakan bahwa proses penggabungan kedua jemaat itu sudah sele-
sai. Setelah itu panitia pemilihan harus dipilih untuk memilih pegawai-
pegawai jemaat yang dipersatukan itu untuk bekerja sampai akhir tahun.
Sebuah salinan persetujuan itu harus disimpan di kantor konferens.
Bila langkah yang demikian sudah diambil, maka seluruh anggota
kedua jemaat itu bersatu dalam badan yang baru. Dalam keadaan de-
mikian tidaklah sah mengeluarkan seorang anggota dengan cara tidak
memasukkan namanya dalam daftar anggota pada waktu kedua jemaat
itu bersatu. Badan yang dipersatukan itu bertanggung jawab atas tata
tertib dan disiplin semua anggotanya. Jika seorang anggota berlaku ti
dak pantas dan harus dikenakan disiplin, maka sebaiknya diperlakukan
menurut peraturan yang terdapat dalam bagian lain buku peraturan ini.
Buku-buku dan _dari kedua jemaat itu menjadi doku-
men arsip badan persatuan itu. Pemberitahuan harus dikirim ke konfe-
rens dan putusan yang meneguhkan diambil pada rapat umum konfe-
rens berikutnya.
Membubarkan atau Memecat Jemaat
“Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya ba-
ginya untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan me-
mandikannya dengan air dan firman, supaya dengan demikian Ia me-
nempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat
atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak
bercela.... Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi
mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat,
karena kita yaitu anggota tubuh-Nya” (Ef. 5:25-30).
Sikap seperti ini seharusnya meresapi semua upaya untuk menolong je-
maat yang bersalah dan semua aspek dari tiap-tiap disiplin yang dijalankan—
selamanya untuk menolong dan menyelamatkan untuk pekerjaan Allah.
Status jemaat tidaklah abadi. Satu jemaat bisa saja dibubarkan atau
dikeluarkan dari persaudaraan jemaat-jemaat karena alasan-alasan ber-
ikut:
1. Kehabisan Anggota—Ada keadaan di mana banyak sekali anggo-
ta yang berkurang karena pindah atau karena kematian atau kemurtadan
sehingga keberadaan jemaat itu terancam. Dalam keadaan itu komite
konferens harus mengambil keputusan untuk menyarankan pembubar-
an terhadap jemaat itu.
Sebelum jemaat mengambil keputusan akhir untuk bubar, anggota-
anggota yang tinggal akan diundang untuk memindahkan ______________
mereka ke jemaat lain.
Jika ada cukup banyak anggota yang tinggal, hal ini dapat dilaku-
kan dengan mengadakan rapat yang dipimpin oleh ketua konferens atau
oleh gembala yang ditentukan olehnya. Dalam rapat itu dapat diada-
kan pemungutan suara bagi surat perpindahan semua anggota sisa yang
memiliki status baik untuk bergabung dengan jemaat lain. Dalam
cara ini jemaat membubarkan diri atas saran komite konferens. Dengan
demikian komite konferens dapat mengambil keputusan untuk menca-
tat pembubaran jemaat itu.
Jika menurut komite konferens terlalu sedikit anggota yang ada un-
tuk mengadakan pertemuan itu, komite konferens memiliki wewe-
nang untuk merekomendasikan anggota yang setia itu dipindahkan ke
jemaat lain atau ke jemaat konferens. Dalam cara ini jemaat itu dibu-
barkan.
Jika pada waktu pembubaran ada anggota-anggota yang sedang didi-
siplin dan tidak dapat diberikan surat yang menyatakan bahwa mereka
merupakan anggota tetap, maka ______________ mereka dipegang oleh je-
maat konferens sementara administrasi konferens memastikan bahwa
semua usaha telah dibuat sesegera mungkin untuk membantu anggota
itu memperoleh pengalaman Kristen yang memuaskan. Jika usaha ini
berhasil maka ______________ mereka dapat ditetapkan di jemaat konfe-
rens atau mereka dapat diberikan surat pindah ke jemaat lain. Jika me-
reka tidak dapat ditolong dan dikembalikan, mereka harus dikeluarkan
melalui pemungutan suara komite konferens.
2. Disiplin—Peristiwa pembubaran atau pemecatan jemaat untuk
alasan disiplin sangat jarang terjadi, karena misi jemaat yaitu untuk
mencari dan menyelamatkan. Jika masalah yang serius seperti kemur-
tadan, penolakan untuk bekerja selaras dengan Peraturan Jemaat, atau
pemberontakan terhadap konferens terus-menerus berlangsung maka
usaha yang sungguh harus dibuat untuk menghindari tindakan peme-
catan. Pendeta harus berusaha untuk memperdalam kehidupan rohani
jemaat melalui khotbah-khotbah dan pelayanan perlawatan pribadinya.
Dengan kerja sama konferens harus diadakan satu seri kebangunan ro-
hani untuk membimbing anggota-anggota memperbarui ikatan perjan-
jian mereka dengan Tuhan. Jika usaha ini tidak berhasil, maka pendeta
dengan kerja sama komite konferens, harus menasihati jemaat dan ke-
pemimpinannya, berusaha untuk membawa pemulihan dan pendamaian
dan untuk mempertahankan jemaat itu.
Usaha pemulihan seperti itu lebih baik daripada membiarkan keru-
sakan hubungan yang dapat memicu pemecatan jemaat.
Namun, jika semua usaha untuk mempertahankan jemaat itu gagal,
maka komite konferens harus dengan saksama mempelajari pertim-
bangan pemecatan jemaat. Jika tindakan itu telah diputuskan, maka re-
komendasi pemecatan harus dicatat dalam laporan rapat disertai dengan
pernyataan tentang alasan-alasan yang mendukung dan prosedur beri-
kut harus dijalankan:
a. Keputusan untuk menyarankan pemecatan, dengan alasan yang
mendukung, akan dibawakan kepada jemaat itu sendiri sebagai infor-
masi dan pertimbangan dalam konferensi jemaat.
b. Dalam keadaan di mana jemaat tidak menerima rekomendasi itu,
maka jemaat dapat menjawab dalam salah satu cara berikut:
1) Mengambil keputusan untuk menyingkirkan semua penyebab
disiplin itu, menerima persyaratan konferens, dan meminta konferens
untuk membatalkan rekomendasi pembubaran atau pemecatan terse-
but.
2) Memohon pada komite eksekutif uni untuk mengambil kepu-
tusan atas nama jemaat.
c. Dalam keadaan di mana jemaat tetap memberontak, atau jika ko-
mite eksekutif uni setuju pada rekomendasi konferens untuk memecat
jemaat, maka konferens akan mengadakan pertemuan komite ekseku-
tif dan merekomendasikan rapat konstituensi konferens untuk memecat
atau membubarkan jemaat ini , dengan memberikan alasan bagi
rekomendasi itu.
d. Jika konstituensi mengambil keputusan untuk memecat, konferens
akan menjalankan keputusan itu.
Perhatian Terhadap Para Anggota, Catatan, dan Dana
Anggota-anggota yang setia dari jemaat yang telah dibubarkan atau
dipecat mungkin ada yang ingin ______________nya tetap berada dalam
persekutuan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Untuk memastikan
kesejahteraan mereka, ______________ mereka akan sementara dipegang
oleh jemaat konferens selama sembilan puluh hari untuk memberikan
kesempatan bagi mereka yang menginginkannya untuk menegaskan
______________ mereka dalam jemaat konferens atau dipindahkan ke je
maat lain yang mereka pilih. ______________ mereka akan dievaluasi oleh
komite konferens dan jika memuaskan, mereka dapat direkomendasi-
kan untuk menjadi anggota di dalam jemaat konferens atau jemaat yang
mereka pilih.
Nama-nama anggota jemaat yang dibubarkan atau yang dipecat,
yang berada di bawah disiplin akan dibawakan kepada sekretaris kon-
ferens untuk segera mendapat perhatian komite konferens seperti yang
dijelaskan dalam di atas mengenai pembubaran jemaat karena “Kehi-
langan Anggota-anggota.”
Pada pembubaran atau pemecatan sebuah jemaat karena kehabisan
anggota atau karena alasan disiplin, semua persembahan, rekening ke-
uangan, dan semua harta milik baik riil atau personil, baik atas nama
jemaat setempat atau konferens atau asosiasi hukum gereja, dipercaya-
kan kepada konferens. Dengan demikian konferens memiliki hak,
wewenang, dan kewajiban untuk mengatur, melindungi atau menjual
harta milik dan dana-dana ini . Semua buku dan catatan jemaat ini
akan dipegang oleh sekretaris dan/atau bendahara konferens.
Dalam kasus-kasus yang tidak menyangkut disiplin, suatu alternatif
untuk membubarkan atau memecat satu jemaat yaitu mengembalikan-
nya kepada status perkumpulan. Keputusan seperti itu akan dibuat me-
lalui pemungutan suara terbanyak komite konferens, berikut konsultasi
dengan gembala distrik dan anggota-anggota, dan disampaikan kepada
jemaat oleh pendeta atau perwakilan konferens.
Pada konferensi jemaat (Lihat hlm. 53), dapat diadakan pemungutan
suara untuk surat perpindahan bagi semua anggota yang tetap setia ke
jemaat konferens atau ke jemaat lain dalam setiap kasus anggota yang
ingin dipindahkan. Pada rapat yang sama, pendeta, melalui masukan
dari anggota jemaat setempat, akan menetapkan dari anggota-anggota
kumpulan baru itu tim kepemimpinan, termasuk seorang pemimpin, se-
orang sekretaris, dan seorang bendahara. Untuk rincian aturan-aturan
organisasi lainnya sehubungan dengan sebuah perkumpulan, lihat
“Meng organisasi Sebuah Perkumpulan” di halaman 49.
______________
Kewajiban-kewajiban yang khidmat dari ______________ tubuh Kristus
haruslah ditegaskan kepada tiap-tiap orang yang merindukan keanggo-
taan Gereja. Hanya orang-orang yang dapat membuktikan dirinya sudah
mengalami kelahiran baru, dan menggemari kehidupan rohani dalam
Tuhan Yesus, yang siap untuk diterima menjadi anggota jemaat. Para
pendeta harus mengajarkan kepada calon-calon anggota ajaran-ajaran
dasar dan kebiasaan-kebiasaan Gereja sehingga mereka akan memasu-
ki Gereja dengan dasar rohani yang kuat. Walaupun tidak dinyatakan
umur berapa seseorang boleh dibaptis, tetapi dianjurkan agar anak yang
masih terlalu muda yang menunjukkan suatu kerinduan untuk dibap-
tiskan harus dianjurkan untuk memasuki suatu program belajar yang
dapat menuntun mereka kepada baptisan.
Rasul Paulus menulis, “Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua
yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?
Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh
baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibang-
kitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita
akan hidup dalam hidup yang baru” (Rm. 6:3, 4).
Lukas juga melaporkan, “Jawab Petrus kepada mereka: ‘Bertobatlah
dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam
nama Yesus Kristus....’ Orang-orang yang menerima perkataannya itu
memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-
kira tiga ribu jiwa” (Kisah 2:38, 41).
“Anggota-anggota gereja atau jemaat yaitu, mereka yang telah di-
panggil-Nya dari kegelapan ke dalam terang-Nya yang ajaib, haruslah
menunjukkan kemuliaan-Nya. Jemaat itu yaitu tempat penyimpanan
kekayaan anugerah Kristus; dan melalui gereja-Nya itu akhirnya akan
dinyatakan bahkan kepada ‘pemerintah-pemerintah dan penguasa-pe-
nguasa di surga,’ pertunjukan yang terakhir dan sepenuhnya dari kasih
Allah.”—Alfa dan Omega, jld.7, hlm. 9.
Baptisan
Suatu Prasyarat untuk ______________—“Kristus telah menjadikan
baptisan sebagai tanda masuk ke dalam kerajaan kerohanian-Nya. Ia
telah menentukan hal ini sebagai syarat mutlak yang harus dituruti oleh
siapa saja yang ingin diakui sebagai orang yang berada di bawah kuasa
Bapa, Anak, dan Roh Kudus. . .
“Baptisan yaitu satu penyangkalan yang paling khidmat terhadap
dunia. Orang-orang yang dibaptiskan di dalam nama Bapa, Anak dan
Roh Kudus, pada saat mereka memasuki kehidupan Kekristenan me-
reka menyatakan secara umum bahwa mereka telah meninggalkan pe-
kerjaan Setan dan telah menjadi anggota keluarga kerajaan, anak-anak
Raja surga. Mereka telah menuruti perintah: ‘Keluarlah kamu dari an-
tara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka,... dan janganlah men-
jamah apa yang najis.’ Dan kepada mereka janji ini digenapi: ‘Maka
Aku akan menerima kamu. Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu
akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan
demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa.’ 2 Korintus 6:17, 18.”—
Testimonies, jld. 6, hlm. 91
Baptisan yaitu suatu gerbang masuk ke dalam gereja. Baptisan pada
dasarnya yaitu janji masuk ke dalam perjanjian keselamatan Kristus,
di maksudkan untuk menjadi permanen, dan harus diperlakukan sebagai
suatu sambutan yang khidmat dan penuh sukacita ke dalam keluarga
Allah.
______________ dalam Gereja hanya mungkin di dalam jemaat-jemaat
yang termasuk dalam persaudaraan jemaat-jemaat yang diakui konfe-
rens.
______________ 59
Cara Baptisan—Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh mempercayai
baptisan dengan cara diselamkan dan yang diterima menjadi anggota
hanyalah mereka yang telah dibaptis dengan cara ini . Orang yang
menyadari keadaan mereka yang hilang sebagai orang berdosa, yang
dengan sungguh-sungguh bertobat dari dosa-dosa mereka, dan meng-
alami perubahan, setelah diajar sebagaimana mestinya, dapat diterima
sebagai calon untuk baptisan dan menjadi anggota gereja.
Mengajar Calon-calon Baptisan dengan Teliti dan Pemeriksaan di
Hadapan Umum Sebelum Dibaptis—Para calon baptisan baik secara
perorangan maupun dalam kelas baptisan harus diajar dari Alkitab me-
ngenai Kepercayaan Dasar Gereja kita dan mengenai perilaku dan tang-
gung jawab ______________. Seorang pendeta harus meyakinkan jemaat
melalui pemeriksaan di hadapan umum bahwa calon baptisan sudah
benar-benar diajar, dan telah bersedia untuk mengambil langkah pen-
ting ini, dan melalui perbuatan dan tingkah laku menunjukkan kerelaan
menerima doktrin Gereja dan prinsip-prinsip tingkah laku yang meru-
pakan ekspresi luar dari doktrin-doktrin itu, karena, “dari buahnyalah
kamu akan mengenal mereka” (Mat. 7:20).
Jika pemeriksaan di hadapan umum tidak dapat dijalankan, maka
calon-calon baptisan harus diperiksa oleh dewan pengurus atau komite
yang ditentukan oleh dewan pengurus itu, seperti dewan tua-tua jema-
at, yang laporannya kemudian harus diberikan kepada jemaat sebelum
upacara baptisan diadakan.
“Ujian untuk masuk menjadi anggota belum diadakan sebagaimana
seharusnya terhadap orang-orang yang menghadapkan diri untuk di-
baptis. Harus diselidiki apakah mereka hanya ingin mengambil nama
Masehi Advent Hari Ketujuh saja, ataukah mereka sungguh-sungguh
mengambil keputusan untuk berdiri di pihak Tuhan, keluar dari dunia
ini dan memisahkan diri dari padanya, dan tidak menjamah apa yang
najis. Sebelum upacara baptisan, haruslah diadakan penyelidikan yang
saksama akan kehidupan calon-calon itu. Penyelidikan itu tidak boleh
dilakukan dengan cara yang dingin dan tidak ramah, melainkan dengan
manis budi dan lemah lembut, mengarahkan orang-orang yang baru
bertobat itu kepada Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.
60
Tegaskanlah tuntutan-tuntutan Injil itu kepada calon-calon baptisan.”—
Testimonies, jld. 6, hlm. 95, 96.
Janji Baptisan dan Komitmen
Janji Baptisan—Calon-calon baptisan atau orang yang akan diteri-
ma ke dalam jemaat melalui pengakuan iman harus menegaskan peneri-
maan mereka akan doktrin-doktrin kepercayaan Gereja Masehi Advent
Hari Ketujuh di hadapan jemaat atau orang-orang yang telah ditunjuk
oleh jemaat. (Lihat hlm. 59).
Pendeta atau ketua harus menanyakan pertanyaan-pertanyaan ini ke-
pada calon atau para calon, yang boleh dijawab dengan mengatakan
‘ya’ atau mengangkat tangan, atau metode lain yang sesuai dengan bu-
daya setempat.
Janji
1. Apakah saudara percaya bahwa ada satu Allah: Bapa, Anak, dan
Roh Kudus, suatu kesatuan dari tiga Pribadi yang kekal?
2. Apakah saudara menerima kematian Yesus Kristus di Golgota se-
bagai korban pendamaian bagi dosa-dosamu dan percaya bahwa oleh
kasih karunia Allah melalui iman dalam darah-Nya yang tercurah sau-
dara diselamatkan dari dosa dan hukuman dosa?
3. Apakah saudara menerima Yesus Kristus menjadi Tuhan dan Ju-
ruselamat pribadimu, percaya bahwa Allah, dalam Kristus, telah meng-
ampuni dosa-dosamu dan memberikan kepadamu suatu hati yang baru,
dan apakah saudara mau meninggalkan jalan-jalan dunia yang penuh
dosa?
4. Apakah oleh iman saudara menerima kebenaran Kristus, mengakui
Dia sebagai Pengantaramu di bait suci surga, dan menerima janji-Nya
yang akan memberikan kasih karunia yang mengubahkan dan kuasa un-
tuk menghidupkan suatu kehidupan kasih yang berpusat pada Kristus di
dalam rumah tanggamu dan di hadapan dunia?
5. Apakah saudara percaya bahwa Alkitab yaitu Firman Allah yang
diinspirasikan, yang merupakan satu-satunya ukuran iman dan perbu-
atan bagi orang Kristen? Apakah saudara berjanji untuk memakai
waktu secara teratur dalam doa dan belajar Alkitab?
6. Apakah saudara menerima Sepuluh Hukum sebagai catatan tabiat
Allah dan pernyataan kehendak-Nya? Adakah saudara bermaksud oleh
kuasa Kristus yang diam dalam diri saudara memelihara hukum terse-
but termasuk hukum keempat, yang menuntut pengudusan hari ketujuh
dalam pekan sebagai Sabat Tuhan dan peringatan penciptaan?
7. Apakah saudara memandang ke depan kepada kedatangan Yesus
yang segera dan pengharapan yang berbahagia, bilamana “tubuh yang
da pat mati ini akan... diganti dengan tubuh yang tidak dapat mati?”
Se mentara saudara bersedia untuk bertemu dengan Tuhan, maukah sa-
udara bersaksi tentang kabar keselamatan-Nya yang penuh kasih oleh
memakai talenta-talentamu dalam memenangkan jiwa secara pri-
badi dan berusaha keras untuk menolong orang lain agar bersedia bagi
kedatangan-Nya yang mulia?
8. Apakah saudara menerima ajaran-ajaran Alkitab tentang karunia-
karunia rohani dan percaya bahwa karunia bernubuat merupakan salah
satu tanda pengenal dari gereja yang sisa?
9. Apakah saudara percaya pada organisasi gereja? Adakah sauda-
ra bermaksud untuk menyembah Allah dan menyokong gereja melalui
persepuluhan dan persembahanmu dan melalui usaha-usaha dan penga-
ruh pribadimu?
10. Apakah saudara percaya bahwa tubuhmu yaitu bait Roh Kudus;
dan maukah saudara menghormati Allah oleh memelihara tubuhmu,
menjauhkan penggunaan hal-hal yang merusak, berpantang dari semua
makanan haram; dari memakai , dan membuat, atau menjual mi-
numan keras; memakai , membuat, atau menjual tembakau dalam
segala bentuknya untuk konsumsi manusia; dan dari penyalahgunaan
narkotik atau obat-obat bius dan racun lainnya?
11. Apakah saudara mengetahui dan memahami prinsip-prinsip dasar
Alkitab sebagaimana yang diajarkan oleh Gereja Masehi Advent Hari
Ketujuh? Apakah saudara bermaksud, oleh kasih karunia Allah, untuk
melakukan kehendak Allah dengan cara mengatur hidup saudara sesuai
dengan prinsip-prinsip ini ?
12. Apakah saudara menerima ajaran Perjanjian Baru tentang bap-
62
tisan dengan cara diselamkan dan apakah saudara rindu untuk dibaptis
dengan cara demikian sebagai suatu pengakuan kepada umum tentang
imanmu di dalam Kristus dan pengampunan-Nya atas dosa-dosamu?
13. Apakah saudara menerima dan percaya bahwa Gereja Mase-
hi Advent Hari Ketujuh merupakan gereja yang sisa menurut nubuat
Alkitab dan bahwa orang-orang dari segala bangsa, suku, dan bahasa
diundang dan diterima ke dalam persekutuannya? Apakah saudara rin-
du menjadi anggota dari jemaat setempat yang merupakan bagian dari
gereja sedunia?
Janji Alternatif
1. Apakah saudara menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru-
selamat pribadimu, dan apakah saudara rindu untuk hidup dalam suatu
hubungan yang menyelamatkan dengan Dia?
2. Apakah saudara menerima ajaran-ajaran Alkitab sebagaimana
yang diungkapkan dalam Pernyataan Dasar Kepercayaan Gereja Mase-
hi Advent Hari Ketujuh dan apakah saudara berjanji oleh kasih karunia
Allah untuk mengatur hidupmu sesuai dengan ajaran-ajaran ini?
3. Apakah saudara rindu untuk dibaptiskan sebagai suatu pernyataan
umum tentang kepercayaanmu kepada Yesus Kristus, untuk diterima
dalam persekutuan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, dan untuk me-
nyokong gereja dan misinya sebagai seorang penatalayan yang setia
melalui pengaruh pribadimu, melalui persepuluhan dan persembahan,
dan suatu kehidupan pelayanan?
Perjanjian Baptisan—Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh telah me-
nyediakan 28 Doktrin Kepercayaan Dasar yang dipakai dalam meng-
ajar calon-calon baptisan, yang disatukan dengan Janji Baptisan dan
Surat Keterangan Baptisan serta Komitmen, sebagai satu perjanjian
baptisan.
Sertifikat perjanjian ini beserta Surat Keterangan Baptisan yang telah
diisi lengkap, harus diberikan kepada semua orang yang telah diterima
menjadi anggota melalui baptisan. Kepada orang-orang yang diterima
menjadi anggota jemaat melalui pengakuan percaya, sebuah surat kete-
rangan yang sesuai juga akan diberikan.
Pada Sertifikat Baptisan dan Komitmen tersedia suatu spasi atau
tempat bagi anggota baru untuk menandatangani sertifikat sebagai su-
atu penegasan dari komitmen ini. Setelah baptisan, sebuah Sertifikat
Baptisan dan Komitmen hendaknya diberikan kepada si calon sebagai
suatu dokumen perjanjian. Komitmen itu berbunyi sebagai berikut:
Komitmen
1. Saya percaya bahwa ada satu Allah: Bapa, Anak, dan Roh Kudus,
satu kesatuan dari tiga Pribadi yang kekal.
2. Saya menerima kematian Yesus Kristus di Golgota sebagai korban
pendamaian bagi dosa-dosa saya dan percaya bahwa oleh kasih karunia
Allah melalui iman dalam darah-Nya yang tercurah saya diselamatkan
dari dosa dan hukuman dosa.
3. Saya menerima Yesus Kristus menjadi Tuhan dan Juruselamat pri-
badi saya dan percaya bahwa Allah, dalam Kristus, telah mengampuni
dosa-dosa saya dan memberikan kepada saya suatu hati yang baru, dan
saya meninggalkan jalan-jalan dunia yang penuh dosa.
4. Oleh iman saya menerima kebenaran Kristus, Pengantara saya di
bait suci surgawi, dan menerima janji-Nya yang akan memberikan ka-
sih karunia yang mengubahkan dan kuasa untuk menghidupkan suatu
kehidupan kasih yang berpusat pada Kristus di dalam rumah tangga
saya dan di hadapan dunia.
5. Saya percaya bahwa Alkitab yaitu Firman Allah yang diinspi-
rasikan, satu-satunya ukuran iman dan perbuatan bagi orang Kristen.
Saya berjanji untuk memakai waktu secara teratur dalam doa dan
belajar Alkitab.
6. Saya menerima Sepuluh Hukum sebagai catatan tabiat Allah dan
pernyataan kehendak-Nya. Saya bermaksud oleh kuasa Kristus yang
diam dalam diri saya, memelihara hukum ini termasuk hukum ke-
empat, yang menuntut pengudusan hari ketujuh dalam pekan sebagai
Sabat Tuhan dan peringatan penciptaan.
7. Saya memandang ke depan kepada kedatangan Yesus yang segera
dan pengharapan yang berbahagia, bilamana “tubuh yang dapat mati
64
ini akan... diganti dengan tubuh yang tidak dapat mati” [1 Kor. 15:54,
KJV]. Sementara saya bersedia untuk bertemu dengan Tuhan, saya mau
bersaksi tentang kabar keselamatan-Nya yang penuh kasih oleh meng-
gunakan talenta-talenta saya dalam memenangkan jiwa secara priba-
di dan berusaha keras untuk menolong orang lain agar bersedia bagi
kedatangan-Nya yang mulia.
8. Saya menerima ajaran-ajaran Alkitab tentang karunia-karunia ro-
hani dan percaya bahwa karunia bernubuat merupakan salah satu tanda
pengenal dari gereja yang sisa.
9. Saya percaya pada organisasi gereja. Saya bermaksud untuk me-
nyembah Allah dan menyokong gereja melalui persepuluhan dan per-
sembahan saya dan melalui usaha-usaha dan pengaruh pribadi saya.
10. Saya percaya bahwa tubuh saya yaitu bait Roh Kudus; dan saya
akan menghormati Allah oleh memelihara tubuh saya ini, menjauhkan
penggunaan hal-hal yang merusak, berpantang dari semua makanan ha-
ram; dari memakai , dan membuat, atau menjual minuman keras;
memakai , membuat, atau menjual tembakau dalam segala bentuk-
nya untuk konsumsi manusia; dan dari penyalahgunaan narkotik dan
obat-obat bius dan racun lainnya.
11. Saya mengetahui dan memahami prinsip-prinsip dasar Alkitab se-
bagaimana yang diajarkan oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Saya
bermaksud, oleh kasih karunia Allah, untuk melakukan kehendak Al lah
dengan cara mengatur hidup saya sesuai dengan prinsip-prinsip ini.
12. Saya menerima ajaran Perjanjian Baru tentang baptisan dengan
cara diselamkan dan saya rindu untuk dibaptis dengan cara demikian
sebagai suatu pengakuan kepada umum tentang iman saya di dalam
Kristus dan pengampunan-Nya atas dosa-dosa saya.
13. Saya menerima dan percaya bahwa Gereja Masehi Advent Hari
Ketujuh merupakan gereja yang sisa menurut nubuat Alkitab dan bah-
wa orang-orang dari segala bangsa, suku, dan bahasa diundang dan di-
terima ke dalam persekutuannya. Saya rindu untuk menjadi anggota
dari jemaat setempat yang merupakan bagian dari gereja sedunia.
Pemungutan Suara Penerimaan Baptisan—Sesudah calon-calon
itu di hadapan jemaat atau orang-orang yang ditunjuk oleh komite,
______________ 65
men jawab ‘ya’ atau setuju dengan pertanyaan-pertanyaan di atas, atau
suatu kepastian diberikan kepada jemaat bahwa jawaban-jawaban ter-
sebut telah diberikan, maka jemaat diminta memberikan suara untuk
menerima mereka ke dalam jemaat, melalui baptisan, yang tidak boleh
lagi ditunda-tunda.
Menerima Anggota-anggota yang Tidak Dikenal—Dalam usaha
menyediakan orang-orang yang bertobat untuk baptisan, orang yang
mengajar ini haruslah mengundang pendeta atau ketua untuk mengun-
jungi kelas baptisan yang dilaksanakannya supaya berkenalan dengan
orang-orang yang bertobat itu. Perkenalan yang demikian itu akan me-
mudahkan jemaat menerima anggota-anggota baru itu ke dalam perse-
kutuan jemaat.
Persiapan Upacara Baptisan—Pada upacara baptisan diaken-diaken
harus mengadakan persiapan secukupnya dan membantu calon-calon
pria waktu masuk dan keluar dari dalam air. Diakenes-diakenes harus-
lah membantu calon-calon wanita.
Haruslah benar-benar diperhatikan supaya pakaian yang pantas dise-
diakan untuk mereka, jubah yang terbuat dari bahan tebal yang cocok
yaitu lebih baik. Jikalau jubah yang demikian tidak ada, para calon
hendaknya mengenakan pakaian yang begitu rupa sehingga mereka
tampak sopan.
Baptisan itu harus dilanjutkan dengan upacara penyambutan singkat.
Baptisan Kembali
Baptisan kembali secara khusus hanya disebutkan dalam satu bagian
Alkitab yaitu dalam Kisah 19:1-7, di mana Rasul Paulus menyokong
hal itu bagi sekelompok orang percaya yang telah menerima baptisan
pertobatan, yaitu baptisan Yohanes. Sebagai tambahan kepada pertobat-
an, baptisan orang Kristen itu berhubungan dengan pemahaman yang
jelas dan komitmen pribadi terhadap Injil dan pengajaran-pengajaran
Yesus serta penerimaan terhadap Roh Kudus. Dengan meningkatnya
pemahaman dan komitmen ini, baptisan ulang dapat diterima.
66
Orang-orang yang Berasal dari Perkumpulan Kristen Lain—Ber-
dasarkan Alkitab, orang-orang yang berasal dari perkumpulan Kristen
lain yang telah memeluk pekabaran Gereja Masehi Advent Hari Ketu-
juh dan yang sebelumnya telah dibaptis dengan cara diselamkan dapat
meminta baptisan kembali.
Namun, contoh-contoh berikut menunjukkan bahwa baptisan kem-
bali mungkin tidak diperlukan. Jelas contoh dari Kisah 19 yaitu se-
suatu yang khusus, karena Apolos dilaporkan hanya menerima baptis-
an Yohanes (Kisah 18:25), dan tidak ada catatan bahwa ia dibaptiskan
kembali. Rupanya beberapa dari para rasul itu sendiri menerima bap-
tisan Yohanes (Yoh. 1:35-40), tetapi tidak ada catatan bahwa mereka
dibaptis kembali.
Jika seorang yang baru percaya telah menerima kebenaran-kebenaran
baru yang penting, Ellen G. White menyokong baptisan kembali kalau
Roh telah menuntun orang yang baru percaya itu untuk memintanya.
Ini mengikuti pengembangan dari contoh Kisah 19. Orang-orang yang
dulunya pernah dibaptis dalam kepercayaan mereka sebelumnya, harus
mengevaluasi pengalaman keagamaan mereka yang baru dan menentu-
kan apakah mereka rindu dibaptiskan kembali atau tidak. Tidak boleh
terburu-buru.
“Ini (baptisan kembali) yaitu hal yang harus dipertimbangkan seca-
ra hati-hati oleh setiap orang dan dalam takut akan Allah. Hal ini harus
disampaikan dengan hati-hati dalam roh kelemahlembutan dan kasih.
Dan yang berhak mendesak orang itu hanyalah Allah; berikan kesem-
patan kepada Allah untuk bekerja melalui Roh Kudus-Nya pada pikiran
orang-orang, agar orang itu akan benar-benar yakin dan puas dengan
langkah maju ini.”—Evangelism, hlm. 373.
Kemurtadan dan Baptisan Kembali—Walaupun kemurtadan jelas
ada di gereja zaman rasul-rasul (contohnya, Ibr. 6:4-6), Alkitab tidak
membicarakan soal baptisan kembali. Ellen G. White menyokong bap-
tisan kembali bilamana anggota-anggota telah jatuh dalam kemurtadan
dan telah hidup dalam cara tertentu sehingga iman dan prinsip-prinsip
gereja telah dihina di hadapan umum. Maka, jika anggota itu bertobat
kembali dan memohonkan ______________ jemaat, seperti sebelumnya,
______________ 67
maka ia harus dibaptiskan kembali untuk dapat menjadi anggota jemaat
lagi. (Lihat hlm. 90, 91, 218).
“Tuhan menginginkan pembaruan hidup yang teguh. Dan jika satu
jiwa telah benar-benar bertobat kembali biarlah ia dibaptiskan kembali.
Biarlah dia memperbarui ikatan perjanjiannya dengan Allah, dan Allah
akan memperbarui ikatan perjanjian-Nya dengan dia.”—Evangelism,
hlm. 375.
Baptisan Kembali yang Tidak Tepat—Berdasarkan ajaran Alkitab
dan tuntunan Ny. Ellen. G. White, baptisan kembali hanya boleh dilak-
sanakan dalam keadaan-keadaan tertentu dan haruslah bersifat jarang.
Melakukan baptisan secara berulang-ulang, atau hanya berdasarkan
emosi saja, maka arti baptisan itu menjadi kurang dan menunjukkan
adanya salah pengertian tentang arti dan pentingnya baptisan menu-
rut Alkitab. Seorang anggota jemaat yang pengalaman rohaninya telah
menjadi dingin membutuhkan roh pertobatan yang menuntun kepada
kebangunan dan pembaruan rohani. Ini akan diikuti oleh keikutsertaan
dalam upacara pembasuhan kaki dan perjamuan kudus yang menandai
penyucian dan persekutuan kembali dalam tubuh Kristus. Oleh sebab
itu, tidak perlu baptisan kembali.
Pengakuan Iman
Orang-orang yang telah menerima dasar kepercayaan Gereja Masehi
Advent Hari Ketujuh dan yang menginginkan ______________nya di Gere-
ja diterima melalui pengakuan iman boleh diterima berdasarkan empat
keadaan berikut:
1. Seorang Kristen yang setia, datang dari persekutuan Kristen lain
yang telah dibaptiskan dengan diselamkan sebagaimana yang diprak-
tikkan oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. (Lihat hlm. 66).
2. Seorang anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang, ka-
rena kondisi dunia, tidak dapat memperoleh surat pindah dari jemaat
asalnya. (Lihat hlm. 71).
3. Seorang anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang me-
minta pemindahan ______________ melalui surat, tetapi tidak menerima
68
respons apa pun dari jemaat di mana dia menjadi anggota. Dalam kasus
yang demikian harus meminta bantuan dari konferens atau keterlibatan
konferens.
4. Seseorang yang telah menjadi anggota, tetapi ______________nya te-
lah hilang atau dicabut karena ia dianggap hilang, padahal tetap setia
pada perjanjian Kristennya.
Menerima anggota harus dijalankan dengan hati-hati, terutama jika
sebelumnya mereka pernah menjadi anggota jemaat lain. Terdapat ba-
nyak contoh di mana orang-orang yang telah dipecat dari suatu jemaat,
datang ke jemaat lain memohon ______________ melalui pengakuan iman.
Jika seseorang datang memohon ______________ melalui pengakuan iman,
pengalamannya yang lalu harus diselidiki dengan sungguh-sungguh.
Para pemimpin jemaat harus meminta nasihat dan bantuan dari ketua
konferens. Harus ada tenggang waktu yang cukup untuk melakukan
penyelidikan sejauh yang dibutuhkan untuk menyingkapkan semua
fakta.
Jika seseorang memohon ______________ melalui pengakuan iman, lalu
didapati bahwa ia masih anggota jemaat lain, tidak ada langkah yang
harus diambil untuk menerima mereka ke dalam ______________ sampai
jemaat yang memegang ______________ itu memberikan surat pindah. Jika
telah mengikuti proses pemindahan (Lihat hlm. 71), namun satu jema-
at menolak untuk memberikan surat pindah, maka anggota itu dapat
memohon perhatian komite konferens setempat jika dianggap bahwa
permohonan itu telah ditolak secara tidak adil, anggota ini boleh
membuat permohonan kepada komite konferens. Mengikuti prosedur
seperti ini akan memicu penghargaan yang lebih tinggi terhadap
kesucian ______________ jemaat dan jika diharuskan maka kesalahan-ke-
salahan dapat diperbaiki. Tidak ada jemaat yang memiliki hak untuk
menahan perpindahan kecuali orang itu sedang didisiplin.
Jika seseorang yang dipecat dari jemaat ingin jadi anggota kembali,
maka penerimaan kembali menjadi anggota jemaat biasanya didahului
oleh baptisan ulang. (Lihat hlm. 90, 91).
______________ 69
Memindahkan Anggota-anggota Jemaat
Bilamana anggota-anggota jemaat pindah ke daerah lain, maka sek-
retaris jemaat yang memegang catatan ______________ jemaat harus me-
nulis surat kepada sekretaris konferens di mana anggota itu pergi, dan
meminta agar ada seorang pendeta yang dapat mengunjungi anggota
itu. Campur tangan pendeta ini dapat mempermudah proses pe-
mindahan ______________ ke jemaat yang baru.
Sekretaris jemaat yang memegang catatan ______________ harus juga
memberitahukan kepada anggota-anggota itu perlunya memberikan ala -
mat baru mereka kepada konferens.
Anggota-anggota jemaat yang pindah ke tempat lain untuk suatu
jangka waktu lebih dari enam bulan harus secepatnya membuat per-
mohonan untuk surat perpindahan ______________. Anggota-anggota yang
pindah ke wilayah terpencil di mana tidak ada gereja yang dapat dijang-
kau, maka yang biasa yaitu membuat permohonan untuk bergabung
dengan jemaat konferens.
Cara Memberikan Surat-surat Pindah—Anggota haruslah meng-
ajukan surat pindah mereka kepada sekretaris jemaat di mana ia ingin
menjadi anggota (jemaat yang menerima). Kemudian sekretaris jema-
at mengirimkan permohonan itu kepada sekretaris jemaat dari mana
anggota itu ingin dipindahkan (jemaat yang memberikan surat pindah).
(Untuk cara alternatif, lihat, hlm. 71).
Pada saat menerima surat ini, sekretaris jemaat membawa permo-
honan itu kepada pendeta atau ketua jemaat, yang seterusnya memba-
wa permohonan itu kepada majelis jemaat. Setelah dipertimbangkan
dengan matang, majelis kemudian menganjurkannya kepada jemaat,
supaya menerima atau menolak permohonan itu. (Lihat hlm.48-50, 52,
65-74, 88-91, 110). Pendeta atau ketua kemudian menghadapkan anjur-
an itu kepada jemaat, mengumumkan bahwa inilah pembacaan perta-
ma. Putusan yang terakhir diambil seminggu berikutnya, sewaktu per-
mohonan itu kembali dihadapkan kepada jemaat, kemudian diputuskan
dengan pungutan suara.
Maksud penundaan putusan itu selama seminggu yaitu untuk mem-
70
berikan kesempatan bila ada anggota yang mengajukan keberatan ter-
hadap permohonan itu. Keberatan itu biasanya tidak dinyatakan di ha-
dapan umum, melainkan diberitahukan kepada pendeta atau kepada
ketua jemaat yang berkewajiban memanggil majelis jemaat berkumpul
untuk mempertimbangkan keberatan itu. Orang yang keberatan itu ha-
rus diberi kesempatan menghadap majelis jemaat itu untuk menyata-
kan keberatannya. Jika keberatan-keberatan itu tidak didasarkan pada
alasan-alasan yang sah, maka ia harus dinasihatkan untuk menarik ke-
beratannya itu. Sebaliknya, jika keberatan-keberatan itu memiliki
alasan yang sah, maka majelis jemaat wajib mengadakan pemeriksaan
seperlunya. Dalam hal demikian maka keputusan akhir untuk memberi-
kan surat itu ditunda hingga perkara itu diurus dengan baik.
Jika keberatan itu ada hubungannya dengan hubungan pribadi maka
segala usaha harus dibuat untuk mengadakan perdamaian. Jikalau ada
sangkut pautnya dengan pelanggaran umum, maka tindakan-tindakan
disiplin boleh jadi diperlukan. Jikalau terjadi kemunduran rohani ang-
gota itu, maka haruslah diadakan usaha untuk memulihkannya.
Sekretaris Jemaat Membuat Surat—Bilamana jemaat telah menye-
tujui surat pemindahan, maka sekretaris jemaat mengisi formulir per-
pindahan, dan mengirimkannya kepada sekretaris jemaat di mana ang-
gota itu bermaksud hendak menggabungkan dirinya. Sekretaris jemaat
ini menyerahkan surat itu kepada pendeta atau ketua jemaat yang se-
lanjutnya akan menghadapkannya kepada majelis jemaat untuk menda-
pat anjuran, setelah itu permohonan ini dihadapkan kepada jemaat
pada acara kebaktian umum berikut. Sekretaris jemaat yang meneri-
ma itu kemudian menuliskan nama anggota itu di buku jemaat dengan
tanggal penerimaannya. Sekretaris jemaat juga mengisi bagian surat je-
maat yang harus dikembalikan untuk menyatakan bahwa anggota itu
telah diterima, lalu mengirimkannya kembali kepada sekretaris jemaat
dari mana anggota itu telah dipindahkan. (Lihat hlm. 110).
Surat Berlaku Enam Bulan—Satu surat perpindahan sah untuk
enam bulan sejak tanggal pengiriman surat itu.
______________ 71
Metode Alternatif untuk Memindahkan ______________—Satu divisi
boleh menyetujui metode alternatif untuk pemindahan anggota-anggota
dari satu jemaat ke jemaat lainnya di dalam wilayah divisi itu, tetapi
apabila anggota-anggota meminta pemindahan ______________ ke sebuah
jemaat di divisi lain, maka “Metode Mengirim Surat Pindah” sebagai-
mana yang dibahas di atas harus diikuti.
______________ Selama Proses Pemindahan—Dalam keadaan yang
bagaimanapun, sekali-kali sekretaris jemaat yang memberikan surat
perpindahan itu tidak boleh mengeluarkan nama anggota itu dari dalam
buku jemaat sebelum surat jemaat yang akan dikembalikan itu diteri-
manya, menyatakan bahwa anggota itu telah diterima dengan pungutan
suara, masuk ke dalam persekutuan jemaat yang menerima itu. Mengi-
kuti jalan lain berarti merampas hak ______________ orang yang bersang-
kutan selama proses perpindahan itu, oleh sebab itu cara demikian ada-
lah suatu cara yang tidak boleh diikuti. Sekretaris jemaat, ketua jemaat,
pendeta dan ketua konferens semuanya bertanggung jawab menjaga
agar semua jemaat setia pada prosedur ini.
Penerimaan Anggota-anggota di Bawah Situasi Sulit—Situasi-
situasi dunia kadang-kadang menghalangi komunikasi sehubungan de-
ngan perpindahan ______________. Dalam keadaan seperti itu jemaat di
mana mereka tinggal, atas permufakatan konferens haruslah menyeli-
diki keadaan orang-orang itu, lalu menerima mereka dengan pengakuan
percaya. Jikalau kemudian terbuka jalan untuk berhubungan dengan je-
maat yang bersangkutan, maka surat haruslah dikirim oleh jemaat yang
menerima itu, memberitahukan apa yang telah terjadi.
Dihitung dalam Laporan Statistik—Pada saat menyediakan laporan
statistik jemaat kuartalan atau tahunan, maka semua anggota, kepada
siapa telah diberikan surat-surat pindah, tetapi surat penerimanya be-
lum lagi diterima haruslah dihitung sebagai anggota dari jemaat yang
memberikan surat pindah itu. Bilamana surat kembali itu sudah dite-
rima, menyatakan bahwa anggota ini telah diterima oleh jemaat
yang menerimanya, maka nama itu kemudian dikeluarkan dari daftar
72
jemaat yang memberi surat pindah itu dan tidak lagi dimasukkan dalam
laporan statistik triwulan yang berikut.
Jikalau Anggota Tidak Diterima—Jemaat penerima harus menerima
anggota kecuali diketahuinya sesuatu alasan yang kuat sehingga jemaat
tidak menerima permintaan itu. Bila jemaat tidak menerima anggota
itu, sekretaris jemaat itu harus mengembalikan surat pindah ini ke-
pada jemaat yang mengirimkannya, dengan keterangan yang jelas me-
ngapa permintaan itu ditolak. Maka ______________ orang itu tetap berada
di jemaat yang memberikan surat itu, yang harus bekerja sama dengan
anggota ini untuk membereskan persoalannya.
Surat Pindah Hanya Diberikan kepada Mereka yang Bereputa-
si Baik—Surat-surat pindah hanya diberikan kepada anggota-anggota
yang memiliki reputasi baik, jangan pernah diberikan kepada seorang
anggota yang sedang dikenakan disiplin. Pernyataan meringankan ti-
daklah berlaku, kecuali jika pendeta atau majelis jemaat yang memberi-
kan surat pindah itu memiliki pengetahuan berdasarkan fakta dan bukti
bahwa anggota itu telah terlibat sebagai pelaku pelecehan anak. Dalam
kasus itu, untuk kenyamanan anak-anak, pendeta atau ketua harus me-
nyediakan suatu pernyataan rahasia supaya pendeta atau ketua jemaat
ke mana anggota itu dipindahkan lebih waspada.
Jika seorang anggota yang telah dipindahkan ke lokasi baru sudah
menjadi dingin atau acuh tak acuh, maka pendeta atau ketua jemaat
dapat menanyakan hal itu pada ketua jemaat di tempat anggota pindah,
untuk memperoleh penjelasan sebelum menyetujui suatu perpindahan.
Tidak Ada Surat Tanpa Persetujuan Anggota—Dalam keadaan apa
pun jemaat tidak boleh memungut suara untuk surat pindah yang ber-
tentangan dengan keinginan atau permintaan dari anggota itu. Demiki-
an pun tidak boleh ada jemaat menerima ______________ seorang anggota
melalui surat yang dikirimkan dalam keadaan seperti itu. Keanggota-
an gereja yaitu hubungan pribadi dari seorang individu kepada tubuh
Kristus, dan jemaat harus mengakui hubungan ini dan menghin-
dari tindakan yang dapat dianggap sewenang-wenang.
______________ 73
Di lain pihak, anggota itu bertanggung jawab untuk mementingkan
kesejahteraan jemaat, dan melakukan setiap upaya untuk menghindar-
kan jemaat dari masalah yang disebabkan oleh anggota-anggota yang
tidak hadir. Jika seseorang pindah dari wilayah ______________nya, yaitu
tugas orang itu untuk dengan senang hati bekerja sama dengan memo-
hon surat pindah.
Jika sebuah jemaat dikeluarkan dari persekutuan jemaat-jemaat me-
lalui keputusan rapat konferens, maka demi melindungi ______________
anggota-anggota jemaat yang setia, perlu untuk sementara waktu me-
mindahkan semua anggota dari jemaat yang dipecat itu ke jemaat kon-
ferens, kecuali mereka yang menolak dipindahkan dengan cara itu. Je-
maat konferens itu kemudian dikuasakan untuk membuat surat pindah
bagi anggota yang setia sesuai permohonan mereka dan untuk berurus-
an dengan ______________ lain seperti yang mungkin diperlukan. (Lihat
hlm. 52-53).
Majelis Jemaat Tidak Berhak Memberi Surat Pindah—Majelis je-
maat tidak memiliki wewenang untuk memungut suara untuk surat pin-
dah atau untuk menerima anggota dari jemaat lain melalui surat. We-
wenang majelis jemaat hanyalah sebatas membuat rekomendasi kepada
jemaat. Keputusan persetujuan atau penolakan atas semua perpindahan
anggota harus diambil oleh jemaat. (Lihat hlm. 69). Sekretaris tidak me-
miliki wewenang untuk menghapus atau menambah nama-nama pada
______________ jemaat kecuali telah ada pemungutan suara di jemaat. Jika
seorang anggota meninggal, tidak ada keputusan yang perlu dibuat un-
tuk menghapus nama itu, sekretaris hanya perlu mencatat tanggal ke-
matiannya dalam catatan ______________.
______________ dalam Jemaat Konferens—Anggota-anggota yang
terisolasi harus bergabung dengan jemaat konferens, yang merupakan
suatu badan yang didirikan untuk kebutuhan orang-orang percaya yang
tersebar yang jika tidak demikian tidak akan memiliki hak-hak sebagai
anggota jemaat. Anggota-anggota berusia lanjut dan lemah atau sakit
yang tinggal dekat dengan satu jemaat dan para pemimpin konferens,
serta pekerja lainnya, termasuk pendeta-pendeta, haruslah menjadi ang-
74
gota jemaat setempat itu, bukan di jemaat konferens.
Ketua konferens harus menjadi ketua yang mengepalai jemaat kon-
ferens dan pekerjaan yang biasanya dijalankan oleh sekretaris jemaat
dan bendahara jemaat harus dijalankan oleh sekretaris dan bendahara
konferens. Di jemaat konferens yang biasanya tidak memiliki majelis,
maka setiap urusan yang biasanya dilakukan oleh jemaat biasa dan ma-
jelisnya, akan dijalankan oleh komite konferens. Mereka juga akan me-
nunjuk delegasi dari jemaat konferens untuk menghadiri rapat-rapat.
Catatan ______________—Jemaat harus memiliki satu catatan keang-
gotaan. Nama-nama ditambahkan atau dikeluarkan hanya berdasarkan
pemungutan suara jemaat atau kematian. (Lihat hlm. 74). Dalam keada-
an apa pun jemaat harus menjaga satu daftar ______________ pensiunan.
75
BAB 7
Disiplin
Prinsip-prinsip Umum
Alkitab dan Roh Nubuat menguraikan dengan bahasa yang jelas dan
tidak mungkin salah kewajiban yang khidmat dari umat Allah supaya
memelihara kesucian, ketulusan hati, dan semangat kerohanian dalam
jemaat. Jika anggota-anggota menjadi dingin dan bersifat masa bodoh,
maka jemaat harus berusaha membangunkan mereka untuk Tuhan.
Memperlakukan Anggota-anggota yang Bersalah—“Apabila sau-
daramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia men-
dengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. Jika ia tidak
mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya
atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan.
Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada
jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah
dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut
cukai. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di
dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini
akan terlepas di sorga” (Matius 18:15-18).
”Dalam memperlakukan anggota-anggota jemaat yang bersalah,
umat Allah harus dengan teliti mengikuti nasihat yang diberikan oleh
Juruselamat dalam buku Matius pasal delapan belas.
“Umat manusia yaitu harta milik Kristus, yang dibeli-Nya dengan
76
harga tunai yang tak ternilai, terikat kepada-Nya oleh kasih yang Ia dan
Bapa-Nya telah nyatakan untuk mereka. Sebab itu betapa kita harus
ber hati-hati dalam tindakan kita terhadap satu sama lain! Manusia ti-
dak berhak berprasangka jahat terhadap sesamanya. Anggota-anggota
jemaat tidak berhak bertindak menurut bisikan hati dan kemauan sendi-
ri terhadap saudara yang bersalah. Mereka pun tidak patut menyatakan
prasangkanya tentang anggota yang bersalah itu, karena dengan demi-
kian mereka menanamkan ragi kejahatan ke dalam pikiran orang-orang
lain....
“‘Apabila saudaramu berbuat dosa,’ kata Kristus, ‘tegorlah dia di ba-
wah empat mata.’... Jangan beberkan kesalahan-kesalahan itu kepada
orang lain. Mula-mula diceritakan kepada seorang lalu kepada seseo-
rang yang lain kemudian terus kepada orang lain lagi, maka kabar itu
pun terus berjalan dan kejahatan itu bertambah-tambah, sampai akhir-
nya seluruh jemaat menderita. Bereskanlah perkara itu ‘di bawah empat
mata.’ Inilah rencana Allah.”—Testimonies, Jld. 7, hlm. 260, 261.
Rencana Allah—“Bagaimanapun bentuk dan corak kesalahan itu,
itu tidak mengubah cara yang telah dibuat Allah untuk membereskan
salah paham, dan sakit hati. Berbicara sendirian dalam pengaruh Roh
Kristus kepada seseorang yang bersalah biasanya menyelesaikan kesu-
litan itu. Pergilah kepada orang yang bersalah itu, dengan hati yang ber-
isikan kasih dan belas kasihan Kristus, dan berusahalah membereskan
perkara itu, berundinglah dengan dia dengan tenang dan sabar. Jangan-
lah sepatah kata amarah keluar dan bibirmu. Berbicaralah sedemikian
rupa sehingga menjamah hati kecilnya. Ingatlah kata-kata ini: ‘Barang-
siapa membuat orang berdosa berbalik dari jalannya yang sesat, ia akan
menyelamatkan jiwa orang itu dari maut dan menutup banyak dosa’
Yakobus 5:20.
“Segenap surga memperhatikan percakapan yang terjadi di antara
seorang yang telah dilukai hatinya dan seorang yang bersalah. Bila se-
seorang yang bersalah itu menerima teguran yang disampaikan dalam
kasih Kristus, dan mengakui kesalahannya, memohon pengampunan
dari Allah dan dari saudaranya, maka sinar matahari surga memenuhi
hatinya.... Roh Allah mengikat hati dengan hati; maka terdengarlah su-
DISIPLIN 77
ara musik di surga karena persatuan itu....
“Tetapi ‘jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau
dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perka-
ra itu tidak disangsikan.’... Bawalah sertamu orang-orang yang beriman
dan berbicaralah dengan orang yang bersalah itu tentang kesalahannya.
Mudah-mudahan ia akan tunduk pada ajakan saudara-saudaranya itu.
Bila ia memahami persetujuan mereka dalam hal itu, maka pikirannya
mungkin akan diterangi.
“‘Jika ia tidak mau mendengarkan mereka,’ apakah yang harus diper-
buat? Haruskah beberapa orang dalam majelis jemaat mengambil hak
untuk memecat orang yang bersalah itu? ‘Jika ia tidak mau mendengar-
kan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat’.... Biarlah jemaat
mengambil tindakan terhadap anggota-anggotanya.”
“Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia
sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cu-
kai.’... Jika ia tidak mau mengindahkan suara jemaat, jika ia menolak
segala usaha untuk menyelamatkan dia, maka jemaat wajib mengeluar-
kan dia dari persekutuan jemaat. Setelah itu namanya harus dikeluarkan
dari buku jemaat.
“Seorang pengurus jemaat sekali-kali tidak boleh menasihatkan, ma-
jelis jemaat tidak boleh menganjurkan, demikian pun jemaat tidak bo-
leh memungut suara supaya nama seseorang yang berbuat salah dikelu-
arkan dari buku jemaat, sebelum nasihat yang diberikan oleh Kristus itu
dijalankan dengan setia. Bila nasihat itu telah dijalankan, maka jemaat
telah membersihkan dirinya di hadapan Allah. Kejahatan itu haruslah
dinyatakan sebagaimana adanya, dan harus dibuang, agar jangan ia ma-
kin lama makin meluas. Kesehatan dan kemurnian jemaat haruslah di-
pelihara, supaya ia boleh berdiri di hadapan Allah dengan tiada berno-
da, mengenakan jubah kebenaran Kristus....
“‘Aku berkata kepadamu,’ kata Kristus, ‘Sesungguhnya apa yang ka-
mu ikat di dunia ini akan terikat di surga dan apa yang kamu lepaskan
di dunia ini akan terlepas di sorga.’...
“Pernyataan ini tetap berlaku sepanjang zaman. Kepada jemaat te-
lah diberikan kuasa untuk bertindak atas nama Kristus. Jemaat itulah
alat Allah untuk memelihara tata tertib dan disiplin di antara umat-Nya.
78
Tuhan telah memberi kuasa kepada jemaat untuk membereskan segala
persoalan yang berhubungan dengan kesejahteraan, kesucian dan per-
aturan. Di atas jemaat terletaklah tanggung jawab untuk mengeluarkan
dari persekutuannya, orang-orang yang tidak patut, yang oleh kelaku-
an mereka yang tidak menyerupai Kristus akan membawa kehinaan
atas kebenaran. Apa pun yang dibuat oleh jemaat sesuai dengan petun-
juk-petunjuk yang diberikan dalam Firman Allah akan dibenarkan di
surga.”—Testimonies, jld. 7, hlm. 261-263.
Wewenang Jemaat—“Penebus dunia telah memberikan kuasa besar
kepada jemaat-Nya. Ia menentukan peraturan-peraturan yang harus di-
gunakan kalau timbul masalah di antara anggota-anggotanya. Setelah
Ia memberi petunjuk-petunjuk yang teliti akan jalan yang harus diturut,
Ia berkata, ‘Sesungguhnya apa yang k

