kitab henock 4
dan atas
semua sapi-sapi jantan.”
1
Lembu hitam : Kain
2
Lembu merah : Habel
3
Lembu jantan putih lainnya : Set
4
Empat orang putih ini empat malaikat Tuhan (Michael, Gabriel, Rufael, Fanuel)
PASAL 88. Dan aku melihat salah seorang dari keempat yang telah keluar sebelumnya, dia
menangkap bintang yang pertama kali jatuh dari langit, dan mengikat tangan dan kakinya,
dan memasukkannya ke dalam jurang yang dalam; dan jurang ini sempit dan dalam dan
mengerikan dan gelap. 2. Dan salah seorang dari mereka menghunus pedangnya, dan
memberikannya kepada kawanan gajah dan unta dan keledai itu; dan mereka mulai
berperang satu sama lain, dan seluruh bumi terguncang sebab mereka. 3. Dan aku
melihat dalam penglihatan, lihatlah, salah seorang dari keempat yang turun itu
melemparkan batu dari surga, dan mengumpulkan dan menangkap semua bintang-
bintang besar, yang alat kelaminnya seperti alat kelamin kuda, dan mengikat tangan dan
kaki mereka semua, dan melemparkan mereka ke jurang yang dalam di bumi.
PASAL 89. Dan salah seorang dari keempat itu pergi kepada lembu jantan putih1 itu, dan
mengajarinya hal-hal rahasia, saat dia gemetar; dia dilahirkan sebagai lembu jantan, dan
menjadi seorang manusia, dan dia membuat bagi dirinya sendiri sebuah kapal besar, dan
hidup di dalamnya; tiga ekor lembu jantan tinggal bersamanya di kapal itu, dan mereka itu
sepenuhnya terlindung. 2. Aku mengangkat mataku kembali ke arah langit, dan melihat
atap yang tinggi dan tujuh pintu air; dan pintu air itu menumpahkan banyak air ke tanah
lapang yang luas. 3. Dan aku melihat lagi, dan lihatlah, terbukalah mata air-mata air di bumi
di tanah lapang yang luas itu; air mulai naik dan terangkat sampai di atas tanah, dan tanah
lapang itu tidak kelihatan lagi, sampai semua tanah kering tertutup air. 4. Dan air,
kegelapan dan kabut bertambah banyak di atasnya; dan saat aku melihat, air itu
terangkat lebih tinggi dari tanah lapang itu dan memenuhinya, dan tetap bertahan di atas
bumi. 5. Dan semua sapi jantan yang berada di tanah lapang itu dikumpulkan bersama-
sama, hingga aku melihat bagaimana mereka tenggelam dan ditelan, dan binasa oleh air itu.
6. namun kapal itu terapung di atas air, sementara seluruh kawanan lembu jantan dan
gajah dan unta dan keledai di bumi tenggelam, beserta semua binatang lainnya; dan aku
tidak bisa melihat mereka, dan mereka tidak dapat menyelamatkan diri, namun binasa, dan
tenggelam ke dalam jurang yang dalam. 7. Dan aku melihat dalam penglihatan, pintu-pintu
air dijauhkan dari atap yang tinggi itu, dan mata air-mata air di bumi mengering, dan
jurang-jurang lainnya terbuka. 8. Dan air mulai mengalir ke situ sampai tanah kering
terlihat lagi; kapal itu mencapai daratan dan kegelapan mulai memudar digantikan dengan
terang. 9. Kemudian lembu jantan putih itu, yang telah menjadi seorang manusia, keluar
dari kapal itu bersama dengan tiga ekor lembu jantan lainnya2; dan salah satu dari tiga
ekor lembu jantan itu berwarna putih, mirip dengan lembu jantan yang pertama, yang
satunya lagi berwarna merah seperti darah, dan satunya lagi berwarna hitam; dan
kemudian lembu jantan yang putih pergi menjauh dari mereka. 10. Dan mereka mulai
melahirkan binatang-binatang gurun dan burung-burung, sehingga dari mereka muncul
beragam jenis binatang: singa, macan kumbang, anjing, serigala, hyena, babi hutan, rubah,
tupai, babi, rajawali, burung nasar, elang buzzard3, elang dan burung gagak; juga di antara
mereka lahirlah seekor lembu jantan putih4. 11. Mereka mulai menggigit satu sama lain;
sedangkan lembu jantan putih yang lahir di antara mereka itu memperanakkan seekor
1
Lembu jantan putih : Nuh
2
Tiga ekor lembu jantan lainnya : anak-anak Nuh : Sem (putih), Ham (hitam), Yafet (merah)
3
Elang buzzard : sejenis burung besar yang buas
4
Lembu jantan putih : Abraham
keledai liar1 dan seekor lembu jantan putih2; dan keledai liar itu berkembang menjadi
banyak. 12. Lembu jantan putih ini memperanakkan seekor babi hutan hitam3 dan seekor
domba putih4; babi hutan ini memperanakkan banyak babi hutan, sedangkan domba putih
itu melahirkan dua belas domba. 13. Dan saat dua belas domba ini telah bertumbuh
menjadi besar, mereka menyerahkan salah satu diantara mereka kepada kawanan keledai
itu, yang kemudian memberikan domba tersebut kepada serigala, dan domba5 itu
bertumbuh besar diantara kawanan serigala. 14. Dan Tuhan membawa kesebelas domba
lainnya itu untuk tinggal bersama-sama dengan dia, dan merumput bersamanya di antara
kawanan serigala; dan mereka berkembang biak, dan menjadi banyak kawanan domba.
15. Para serigala mulai menjadi takut, dan menindas mereka sampai akhirnya
membinasakan domba-domba yang masih muda, dan melemparkannya ke aliran sungai
yang deras; dan domba-domba ini mulai menangis keras-keras, sebab anak-anak mereka,
di hadapan Tuhan. 16. Dan seekor domba yang telah diselamatkan dari antara kawanan
serigala itu pergi, dan melarikan diri kepada kawanan keledai liar; dan aku melihat
domba-domba itu meratap, menangis dan meminta kepada Tuhan mereka dengan semua
kekuatan mereka, sampai TUHAN segala domba itu turun dari tempat kediaman-Nya yang
tinggi sebab seruan para domba itu, dan datang dan memperhatikan mereka. 17. Tuhan
memanggil domba6 yang melarikan diri dari gerombolan serigala itu, dan berbicara
kepadanya, supaya dia memperingatkan para serigala itu agar mereka tidak menjamah
kawanan domba. 18. Domba itu pergi kepada kawanan serigala, oleh sebab firman
Tuhan; dan seekor domba7 lain bertemu dengan domba itu, dan mereka berdua pergi
bersama-sama, datang ke tempat tinggal kawanan serigala itu, dan berbicara kepada
mereka, dan memperingatkan mereka agar tidak lagi menjamah kawanan domba. 19.
Kemudian aku melihat para serigala itu, bagaimana mereka dengan keras menindas
kawanan domba itu dengan semua kekuatan mereka; dan domba-domba itu menangis
dengan keras. 20. Dan Tuhan datang kepada domba-domba itu, dan mulai memukuli
kawanan serigala itu, sehingga para serigala itu mulai meratap; dan domba-domba itu
menjadi tenang, dan sejak saat itu mereka tidak lagi menangis. 21. Aku melihat domba-
domba itu pergi meninggalkan kawanan serigala, dan para serigala itu dibutakan matanya
dan mereka pergi mengejar domba-domba itu dengan semua kekuatan mereka. 22.
TUHAN segala domba itu pergi bersama mereka, memimpin mereka, dan domba-domba
itu mengikuti-Nya; wajah-Nya bersinar, dan penampilan-Nya dahsyat dan sangat mulia.
23. Kawanan serigala itu mengejar domba-domba itu sampai mereka mencapai air lautan.
24. Dan air lautan ini terbelah menjadi dua, air berdiri di sisi sebelah sini dan di sisi
sebelah sana di hadapan mereka; Tuhan yang memimpin mereka berdiri di antara
domba-domba dan kawanan serigala. 25. Dan selagi serigala-serigala itu belum dapat
melihat domba-domba itu, mereka bergerak ke tengah laut; dan para serigala mengikuti
kawanan domba itu, berlari mengejar mereka masuk ke tengah laut. 26. Dan saat
mereka melihat TUHAN segala domba, mereka berbalik, agar mereka dapat melarikan
1
Keledai liar : Ismael
2
Lembu jantan putih : Ishak
3
Babi hutan hitam : Esau
4
Domba putih : Yakub
5
Domba : Yusuf
6
Domba yang melarikan diri : Musa
7
Seekor domba lain : Harun
diri dari hadapan wajah-Nya; namun air lautan ini berkumpul kembali menjadi satu,
dengan tiba-tiba kembali seperti semula, dan air laut naik sampai menenggelamkan
serigala-serigala itu. 27. Dan aku melihat sampai semua serigala yang mengikuti kawanan
domba tersebut dibinasakan, tenggelam ke dalam laut. 28. Tapi kawanan domba itu
melarikan diri dari air, dan pergi ke padang gurun, di mana tidak ada air dan tidak ada
rumput; dan mereka mulai membuka mata mereka dan melihat; dan aku melihat TUHAN
segala domba menggembalakan mereka dan memberi mereka air dan rumput, dan seekor
domba pergi dan memimpin mereka. 29. Kemudian domba ini naik ke puncak gunung
batu, dan TUHAN segala domba mengirimkan dia kepada mereka. 30. Dan sesudah itu aku
melihat TUHAN segala domba berdiri di hadapan mereka; penampilan-Nya sangat dahsyat
dan agung, dan seluruh kawanan domba melihat Dia, dan gemetar di hadapan wajah-Nya.
31. Dan mereka semua takut, dan gemetar di hadapan-Nya, dan mereka menangis kepada
domba yang lain yang yang ada bersama mereka, “Kami tidak dapat bertahan di hadapan
Tuhan kita, atau untuk memandang Dia.” 32. Dan domba yang memimpin mereka itu
kembali naik ke puncak gunung batu itu; namun kawanan domba itu mulai menjadi buta
matanya, dan berlaku sesat dari jalan yang telah ditunjukkan kepada mereka; namun
domba itu tidak mengetahuinya. 33. Dan TUHAN segala domba itu sangat marah atas
mereka; dan domba itu mengetahuinya, dan turun dari ketinggian gunung batu, dan
mendatangi domba-domba itu, dan menemukan sebagian besar dari mereka buta matanya,
dan sesat dari jalan-Nya. 34. Dan saat mereka melihatnya mereka menjadi takut dan
gemetar di hadapan wajah-Nya, dan ingin pulang kembali ke kandang mereka. 35. Dan
domba itu membawa beberapa domba lain bersamanya, dan pergi kepada domba-domba
yang sesat itu; dan mulai membunuh mereka, dan domba-domba itu takut kepada
wajahnya; dan domba itu membawa domba-domba yang sesat kembali ke kandang mereka.
36. Dan aku melihat dalam penglihatan, sampai domba itu menjadi manusia, dan
membangun rumah bagi TUHAN segala domba, dan menempatkan seluruh kawanan
domba di dalam rumah itu. 37. Dan aku melihat sampai domba yang bertemu dengan
domba yang memimpin kawanan domba itu beristirahat dalam kematian1; dan aku melihat
sampai seluruh domba-domba besar dihancurkan2, dan domba-domba kecil3 muncul
menggantikan mereka; dan mereka pergi ke padang rumput, dan mendekati aliran sungai.
38. Dan domba4 yang memimpin mereka ini, yang telah menjadi manusia, dipisahkan dari
dari mereka, dan beristirahat dalam kematian; dan semua domba mencarinya, dan
menangisinya dengan amat sangat. 39. Dan aku melihat sampai mereka berhenti
menangisi domba itu, dan mereka menyeberangi aliran sungai; dan selalu muncul lagi
domba lain5 yang memimpin mereka menggantikan mereka yang telah pergi, untuk
memimpin kawanan domba itu. 40. Dan aku melihat kawanan domba itu sampai mereka
tiba di tempat yang baik, ke tanah yang menyenangkan dan mulia; dan aku melihat
kawanan domba ini menjadi puas; dan rumah itu berdiri di tengah-tengah mereka di tanah
yang hijau dan indah. 41. Kadang-kadang mata mereka terbuka, dan kadang-kadang
mereka buta, sampai seekor domba lain muncul, dan memimpin mereka, dan membawa
1
Kematian Harun
2
Bangsa Israel yang mati di padang gurun
3
Generasi muda Israel yang memasuki tanah perjanjian
4
Kematian Musa
5
Yosua
mereka semua kembali, dan mata mereka terbuka. 42. Dan kawanan anjing-anjing dan
rubah dan babi hutan mulai memakan domba-domba itu sampai domba lain muncul,
seekor domba jantan, di tengah-tengah mereka, yang memimpin mereka. 43. Dan domba
jantan ini mulai menanduk kawanan anjing-anjing dan rubah dan babi hutan itu dari dua
sisi, sampai dia menghancurkan mereka semua. 44. Dan domba-domba itu dicelikkan
matanya, dan melihat domba jantan yang merupakan salah satu dari kawanan domba itu,
sampai dia meninggalkan kehormatannya, dan mulai menanduk domba-domba itu, dan
menginjak-injak mereka, dan berlaku tidak pantas1. 45. Dan TUHAN segala domba itu
mengirim domba itu kepada domba lain, dan meninggikannya untuk menjadi domba
jantan2, dan untuk memimpin kawanan domba itu, untuk menggantikan domba yang telah
meninggalkan kehormatannya. 46. Dan dia pergi kepadanya, dan berbicara sendirian
dengannya, dan mengangkatnya menjadi domba jantan, dan menjadikannya pangeran dan
pemimpin kawanan domba; tapi selama waktu itu anjing-anjing menindas kawanan
domba itu. 47. Dan domba jantan pertama mengejar domba jantan kedua, dan domba
jantan kedua bangkit, dan melarikan diri dari hadapan wajahnya; dan aku melihat sampai
anjing-anjing menjatuhkan domba jantan pertama. 48. Dan domba jantan kedua muncul,
dan memimpin domba-domba kecil, dan domba jantan ini memperanakkan banyak
domba, dan beristirahat dalam kematian; dan seekor domba kecil3 menjadi domba jantan
di tempatnya, dan sebagai raja dan pemimpin kawanan domba itu. 49. Dan domba-domba
itu bertumbuh dan bertambah banyak; dan kawanan anjing-anjing dan rubah dan babi
hutan takut, dan melarikan diri dari hadapannya; dan domba jantan itu menanduk dan
membunuh semua binatang buas, dan binatang buas itu tidak memiliki kekuatan lagi atas
kawanan domba, dan tidak pernah merampas apa-apa lagi dari mereka. 50. Dan rumah itu
menjadi besar dan luas, dan sebuah menara yang tinggi dibangun di rumah TUHAN segala
domba bagi kawanan domba itu; rumah itu rendah, namun menara itu tinggi dan besar; dan
TUHAN segala domba berdiri di menara itu, dan mereka menempatkan sebuah meja
persembahan di hadapan-Nya. 51. Dan aku melihat lagi kawanan domba itu melakukan
kesesatan lagi, dan pergi melalui banyak jalan, dan meninggalkan rumah mereka; dan
TUHAN segala domba memanggil beberapa dari antara mereka, dan mengirimkannya
kepada kawanan domba, tapi domba-domba itu mulai membunuh mereka. 52. Dan salah
satu dari mereka diselamatkan, dan tidak dibunuh, namun melarikan diri, dan menangisi
kawanan domba itu; dan mereka ingin membunuhnya, namun TUHAN segala domba
menyelamatkannya dari tangan kawanan domba, dan membawanya kepadaku, dan
menjadikannya tinggal di sana. 53. Dan Dia mengirim banyak domba-domba lain kepada
kawanan domba itu untuk memperingatkan mereka, dan untuk meratap atas mereka. 54.
Dan aku melihat, saat mereka meninggalkan rumah TUHAN segala domba dan menara-
Nya, mereka jatuh sepenuhnya, dan mata mereka buta; aku melihat TUHAN segala domba
menyebabkan banyak kematian di antara mereka, sampai kawanan domba ini bahkan
memanggil kematian ini, dan mengkhianati tempat tinggal-Nya. 55. Dan Dia menyerahkan
domba-domba itu ke tangan kawanan singa dan harimau dan serigala dan anjing hutan,
dan ke tangan rubah dan semua binatang buas, dan binatang buas mulai mengoyakkan
domba-domba itu. 56. Aku melihat Dia meninggalkan rumah mereka dan menara mereka
1
Saul
2
Daud
3
Salomo
dan memberikan mereka semua ke dalam tangan singa-singa agar mereka mengoyakkan
dan memakan mereka, ke dalam tangan semua binatang buas. 57. Aku mulai menangis
keras-keras dengan segala kekuatanku, dan memanggil TUHAN segala domba dan
menunjukkan kepada-Nya mengenai domba-domba ini, bahwa mereka dimakan oleh
semua binatang buas. 58. Tapi Dia tetap diam, memperhatikannya, dan bersukacita bahwa
mereka dilahap dan ditelan dan dirampok, dan menyerahkan mereka ke dalam tangan
semua binatang buas sebagai makanan. 59. Dan Dia memanggil tujuh puluh gembala dan
menyerahkan domba-domba itu, agar mereka menggembalakan mereka, dan Dia berbicara
kepada para gembala dan kawan-kawan mereka, “Setiap orang dari padamu sekarang
harus menggembalakan kawanan domba, dan segala sesuatu yang Kuperintahkan
kepadamu, lakukan! 60. Dan Aku memberikan mereka kepadamu sesuai jumlah, dan akan
memberitahukan kepadamu mana diantara mereka yang harus dihancurkan; itu harus
kamu bunuh!” 61. Dan Dia menyerahkan domba-domba itu kepada mereka. Dan kepada
seorang yang lain, Dia memanggil dan berkata kepadanya, “Perhatikanlah, dan lihat segala
sesuatu yang dilakukan para gembala kepada domba-domba ini, sebab mereka akan
menghancurkan lebih banyak daripada yang telah Kuperintahkan. 62. Dan setiap
kelebihan dan kehancuran yang dilakukan para gembala ini tuliskanlah, berapa banyak
yang mereka hancurkan atas perintah-Ku, dan berapa banyak yang mereka hancurkan
dengan kehendak mereka sendiri, dan tuliskanlah secara terpisah masing-masing
kerusakan oleh tiap-tiap gembala. 63. Dan bacakan di hadapan-Ku, berapa banyak yang
mereka hancurkan menurut keinginan mereka sendiri dan berapa banyak yang diberikan
mereka kepada penghancuran, supaya ini menjadi kesaksian bagi-Ku melawan mereka,
supaya Aku tahu setiap perbuatan para gembala untuk memberikan kepada mereka
penghakiman, dan dapat melihat apa yang mereka lakukan, apakah mereka melakukan
perintah-Ku atau tidak. 64. namun mereka tidak boleh tahu akan hal ini, dan engkau tidak
boleh memberitahukan kepada mereka ataupun memperingatkan mereka, namun
tuliskanlah semua penghancuran tiap-tiap gembala, masing-masing pada waktunya, dan
tunjukkanlah segala sesuatunya di hadapan-Ku.” 65. Dan aku melihat sampai tiap-tiap
gembala menggembalakan pada waktu mereka dan mulai membunuh dan menghancurkan
lebih daripada yang telah diperintahkan kepada mereka, dan menyerahkan kawanan
domba itu ke tangan singa. 66. Dan gerombolan singa dan harimau melahap dan menelan
sebagian besar dari kawanan domba itu, dan babi hutan melahap mereka, dan mereka
membakar menara itu dan menghancurkan rumah itu. 67. Dan aku meratapi menara itu
dengan amat sangat sebab rumah kawanan domba itu diruntuhkan; dan sejak saat itu aku
tidak bisa lagi melihat kawanan domba masuk ke dalam rumah itu. 68. Dan para gembala
dan kawan-kawan mereka menyerahkan kawanan domba itu kepada semua binatang buas
yang melahap mereka, dan tiap-tiap dari mereka menerima pada masanya suatu jumlah
tertentu, dan seorang yang lain menuliskan semua itu dalam sebuah buku, berapa banyak
yang mereka hancurkan. 69. Dan masing-masing gembala membunuh dan menghancurkan
lebih daripada yang diperintahkan kepadanya; dan aku mulai menangis dan meratap
dengan sangat sebab domba-domba itu. 70. Dan dalam penglihatan, aku melihat juru tulis
itu sewaktu dia menulis masing-masing yang telah dihancurkan oleh para gembala itu
setiap hari, dan buku ini dibawa dan dibuka dan ditunjukkan kepada TUHAN segala
domba, segala sesuatu yang telah mereka lakukan dan setiap ekor domba yang telah
disingkirkan dan setiap ekor domba yang mereka serahkan kepada kehancuran. 71. Dan
buku itu dibacakan di hadapan TUHAN segala domba, dan Dia mengambil buku itu di
tangan-Nya, dan membacanya dan memeteraikannya dan meletakkannya. 72. Dan sesudah
itu aku melihat para gembala menggembalakan selama dua belas jam, dan lihatlah, tiga
dari kawanan domba itu berbalik dan pergi dan masuk dan mulai membangun kembali
segala sesuatu yang telah dihancurkan dari rumah itu, namun gerombolan babi hutan
berusaha untuk menghalangi mereka, namun mereka tidak bisa. 73. Dan mereka mulai
membangun kembali, seperti sebelumnya, dan mendirikan menara itu, dan itu disebut
“menara tinggi”; dan mereka mulai lagi menempatkan meja persembahan di atas menara
itu, namun semua roti yang di atasnya itu haram dan tidak murni. 74. Dan mengenai semua
ini, kawanan domba itu buta matanya, dan tidak melihat, sama seperti gembala mereka
juga; dan sejumlah besar diserahkan kepada gembala mereka untuk dihancurkan, dan
mereka menginjak-injak domba-domba itu dengan kaki mereka dan memakannya sampai
habis. 75. Dan TUHAN segala domba tetap diam sampai semua domba diserakkan ke tanah
lapang dan bercampur dengan binatang-binatang buas dan Dia tidak menyelamatkan
domba-domba itu dari tangan mereka. 76. Dan dia yang menulis buku itu membawanya ke
rumah TUHAN segala domba, dan menunjukkan dan membacanya dan memohon bagi
domba-domba itu dan meminta kepada-Nya, sambil menunjukkan kepada-Nya semua
perbuatan para gembala mereka dan memberikan kesaksian di hadapan-Nya melawan
semua gembala. 77. Dan Dia mengambil buku itu dan meletakkannya di samping-Nya, dan
pergi.
PASAL 90. Dan aku melihat ke masa saat tiga puluh enam gembala menggembalakan, dan
masing-masing menyelesaikan waktunya seperti yang pertama; dan yang lain menerima di
tangan mereka penggembalaan dalam waktu mereka, masing-masing gembala menurut
waktunya sendiri. 2. Lalu aku melihat dalam penglihatan, semua burung-burung di udara
datang: kawanan elang dan burung nasar dan elang buzzard dan gagak; dan burung elang
memimpin semua kawanan burung; dan mereka mulai melahap domba-domba itu dan
mencungkil matanya dan melahap daging mereka. 3. Domba-domba itu berteriak sebab
daging mereka dimakan burung-burung. Dan aku menangis dan meratap dalam tidurku
atas gembala yang menggembalakan kawanan domba itu. 4. Aku melihat sampai kawanan
domba itu dimakan oleh anjing-anjing dan elang dan elang buzzard, dan mereka tidak
meninggalkan daging atau kulit atau otot, sampai hanya tinggal kerangka saja berdiri di
sana sendirian, dan kerangka itu pun jatuh ke tanah, dan kawanan domba menjadi sedikit.
5. Dan aku melihat ke masa saat dua puluh tiga gembala menggembalakan, dan mereka
menyelesaikan waktunya masing-masing, lima puluh delapan kali. 6. Kemudian lahirlah
anak-anak domba kecil dari kawanan domba putih itu, dan mereka mulai membuka mata
mereka dan melihat dan menangis kepada kawanan domba itu. 7. namun kawanan domba
itu tidak menangis bagi mereka dan tidak mendengar apa yang mereka katakan, namun
benar-benar tuli, dan mata mereka benar-benar buta. 8. Dan aku melihat dalam
penglihatan, gerombolan burung gagak terbang ke anak-anak domba itu dan mengambil
seekor anak domba, dan burung gagak itu meremukkannya dan memakannya sampai
habis. 9. Aku melihat sampai tanduk-tanduk muncul di kawanan anak-anak domba itu,
namun burung gagak menjatuhkan tanduk-tanduk itu; sampai aku melihat satu tanduk
besar muncul, satu diantara kawanan domba itu, dan mata mereka terbuka. 10. Dan
tanduk itu memandang kepada mereka, dan mata mereka terbuka, dan itu berseru kepada
kawanan domba itu, dan domba-domba jantan melihatnya, dan semuanya berlari
kepadanya. 11. Namun meskipun demikian, kawanan elang dan burung nasar dan burung
gagak dan elang buzzard itu masih mengoyak-ngoyak domba-domba itu menjadi
berkeping-keping, dan terbang di atas mereka dan melahap mereka; namun domba-domba
itu tetap tenang, dan domba jantan meratap dan menangis. 12. Dan kawanan burung
gagak berjuang dan berperang dengannya dan berusaha untuk menyingkirkan tanduk itu,
namun tidak mempunyai kuasa atasnya. 13. Dan aku melihat mereka sampai para gembala
dan kawanan elang dan burung nasar dan elang buzzard datang, dan mereka berteriak
kepada kawanan burung gagak itu supaya mereka mematahkan tanduk domba jantan itu;
dan mereka berjuang dan berperang dengannya, dan domba jantan itu berjuang melawan
mereka dan berteriak bahwa bantuan akan datang kepadanya. 14. Dan aku melihat sampai
orang yang telah menuliskan nama-nama para gembala dan membawa mereka di hadapan
TUHAN segala domba itu datang, dan dia menolong domba jantan itu dan menunjukkan
segala sesuatunya, bahwa bantuan akan segera datang. 15. Dan aku melihat sampai
TUHAN segala domba datang kepada mereka dalam amarah, dan semua yang melihat-Nya
melarikan diri, dan semuanya jatuh ke dalam bayangan-Nya di hadapan wajah-Nya. 16.
Semua kawanan elang dan burung nasar dan burung gagak dan elang buzzard berkumpul
dan membawa bersama mereka semua kawanan domba gurun, dan mereka datang
bersama-sama dan saling menolong satu sama lain, untuk mematahkan tanduk domba
jantan itu. 17. Dan aku melihat kepada orang itu, yang telah menulis buku sesuai perintah
Tuhan, sampai dia membuka buku kehancuran, yang telah dilakukan dua belas gembala
terakhir, dan menunjukkannya di hadapan TUHAN segala domba, bahwa mereka telah
menghancurkan lebih banyak dari orang-orang sebelumnya. 18. Dan aku melihat sampai
TUHAN segala domba datang kepada mereka dan memegang tongkat amarah di tangan-
Nya, dan memukul bumi hingga bumi terbelah dua, dan semua binatang dan burung-
burung di udara jatuh, jauh dari kawanan domba itu, dan tenggelam ke dalam bumi, dan
menutupi mereka. 19. Dan aku melihat sampai sebuah pedang besar diberikan kepada
kawanan domba itu, dan domba-domba mendatangi semua binatang buas itu untuk
membunuh mereka, dan semua binatang liar dan burung-burung di udara melarikan diri
dari wajah mereka. 20. Dan aku melihat sebuah takhta didirikan di bumi di tanah permai,
dan TUHAN segala domba duduk di atasnya, dan diambil semua buku yang termeterai dan
buku-buku itu dibuka di hadapan TUHAN segala domba. 21. Dan Tuhan memanggil enam
orang putih pertama, dan memerintahkan supaya mereka membawa kepada-Nya, mulai
dari bintang yang memimpin pertama, yang telah maju, dan juga semua bintang yang alat
kelaminnya seperti alat kelamin kuda, dan juga bintang pertama yang pertama kali jatuh;
dan mereka membawa semuanya ke hadapan-Nya. 22. Dan Dia berkata kepada orang yang
menulis di hadapan-Nya, salah satu dari enam orang putih itu, dan berkata kepadanya,
“Bawalah tujuh puluh gembala yang kepadanya telah Kuserahkan kawanan domba itu,
para gembala yang sebab keinginannya sendiri telah membunuh lebih banyak dari yang
Aku perintahkan kepada mereka.” 23. Dan lihatlah, aku melihat mereka semua terikat, dan
semua berdiri di hadapan-Nya. 24. Dan penghakiman yang pertama-tama yaitu atas
bintang-bintang itu, dan mereka dihakimi dan kedapatan berdosa, dan mereka dibawa
pergi ke tempat penghakiman dan dilemparkan ke dalam jurang penuh dengan nyala api
dan dengan pilar api. 25. Dan ketujuh puluh gembala itu dihakimi dan kedapatan berdosa,
dan mereka dilemparkan ke dalam jurang api. 26. Dan aku melihat pada waktu itu, bahwa
jurang itu seperti terbuka di tengah-tengah bumi, penuh dengan api, dan mereka
membawa kawanan domba buta itu, dan mereka semua dihakimi dan kedapatan berdosa,
dan dilemparkan ke dalam jurang api dan dibakar; dan jurang ini ada di sebelah kanan
rumah itu. 27. Dan aku melihat kawanan domba itu terbakar, dan tulang-tulang mereka
terbakar. 28. Dan aku berdiri sambil melihat sampai Dia membongkar rumah tua itu, dan
mereka melepaskan semua pilarnya, dan semua papan dan hiasan rumah itu, dan mereka
membawanya keluar dan meletakkannya di satu tempat, di sebelah selatan bumi. 29. Dan
aku melihat TUHAN segala domba membuat sebuah rumah baru, lebih besar dan lebih
tinggi dari yang pertama, dan meletakkannya di tempat pertama, yang telah dibongkar,
dan semua pilarnya baru, dan hiasannya baru dan lebih besar dari yang pertama, yang
telah dihapuskan-Nya, dan seluruh kawanan domba berada di tengahnya. 30. Dan aku
melihat semua domba yang telah ditinggalkan dan semua binatang di bumi dan semua
burung di udara, jatuh tersungkur dan menyembah kawanan domba itu dan memohon
dan mentaati mereka dalam setiap perkataan. 31. Dan sesudah itu, tiga yang berpakaian
putih, yang telah memimpin aku sebelumnya, memegang tanganku, dan tangan domba
jantan itu memegang aku, mereka mengangkat aku, dan menempatkan aku di tengah-
tengah kawanan domba itu sebelum penghakiman terjadi. 32. Kawanan domba itu
seluruhnya putih, bulu mereka tebal dan bersih. 33. Dan semua yang telah hancur dan
terserak, segala binatang liar dan semua burung di udara dikumpulkan di rumah itu, dan
TUHAN segala domba sangat bersukacita, sebab mereka semuanya baik dan telah
kembali ke rumah-Nya. 34. Dan aku melihat sampai mereka meletakkan pedang yang telah
diberikan kepada domba itu kembali ke rumahnya; dan disegel di hadapan Tuhan, dan
semua domba-domba masuk ke dalam rumah itu, namun rumah itu tidak bisa menampung
mereka semuanya. 35. Dan mata mereka semuanya terbuka, dan mereka melihat yang baik,
dan tidak ada satu pun diantara mereka yang tidak melihat. 36. Dan aku melihat bahwa
rumah itu besar dan luas dan sangat penuh. 37. Dan aku melihat bahwa seekor lembu
jantan putih lahir, dan tanduknya besar, dan semua binatang liar dan semua burung di
udara takut kepadanya dan memohon kepada-Nya setiap saat. 38. Dan aku melihat sampai
semua generasi mereka diubahkan, dan mereka semuanya menjadi lembu jantan putih, dan
yang pertama dari mereka [yaitu firman, dan firman itu] menjadi binatang besar, dan di
kepalanya memiliki tanduk hitam besar; dan TUHAN segala domba bersukacita atas
mereka dan atas semua lembu jantan. 39. Dan aku beristirahat di tengah-tengah mereka,
dan aku terbangun dan melihat segala sesuatu. 40. Dan ini yaitu penglihatan yang aku
lihat saat aku tertidur; dan aku terbangun dan memberkati Tuhan Yang Adil dan
memuliakan Dia. 41. Dan kemudian aku menangis keras-keras, dan air mataku tidak
berhenti sampai aku tidak bisa menanggungnya lagi; saat aku melihat, air mataku
mengalir, sebab semuanya akan datang dan digenapi; sebab seluruh perbuatan manusia,
secara berurutan muncul kepadaku. 42. Dan di malam itu aku mengingat mimpi
pertamaku, dan sebab nya aku menangis dan gemetar, sebab aku telah melihat
penglihatan tersebut.
BAGIAN V – SURAT HENOKH
PASAL 91. Dan sekarang, anakku Metusalah, panggillah semua saudara-saudaramu, dan
kumpulkanlah semua anak-anak ibumu, sebab suatu firman memanggil aku, dan roh
dicurahkan ke atasku, supaya aku menunjukkan kepadamu segala hal yang akan terjadi
pada kamu sampai kepada kekekalan. 2. Kemudian Metusalah pergi dan memanggil
semua saudara-saudaranya kepadanya dan mengumpulkan kerabatnya. 3. Dan dia
berbicara kepada semua anak-anaknya mengenai keadilan, dan mengatakan, “Dengarlah,
anak-anakku, semua kata-kata ayahmu, dan dengarkan baik-baik suara dari mulutku,
sebab aku menasihati kamu dan memberitahukan kepadamu, yang kukasihi, cintalah
kejujuran dan berjalanlah di dalamnya. 4. Dan jangan mendekati kejujuran dengan
mendua hati, dan jangan bergaul dengan orang-orang yang mendua hati, namun
berjalanlah dalam keadilan, anak-anakku, dan dia akan membawamu di jalan yang baik,
dan keadilan akan menjadi sekutumu. 5. sebab aku tahu bahwa penindasan akan
bertumbuh menjadi kuat di bumi, dan penghukuman besar akan dilakukan atas bumi, dan
semua ketidakadilan akan berakhir dan akan ditebang sampai kepada akarnya, dan
seluruh keberadaannya akan dihancurkan. 6. Dan sekali lagi ketidakadilan akan berulang,
dan semua perbuatan ketidakadilan dan perbuatan penindasan dan dosa akan menang di
bumi. 7. Dan saat ketidakadilan dan dosa dan hujatan dan penindasan dan semua
perbuatan itu bertambah, dan kejatuhan dan hujatan dan kenajisan bertambah; akan ada
hukuman besar dari surga ke atas mereka semua, dan Tuhan yang kudus akan datang
dalam amarah, dan dengan penghukuman, supaya Dia menjalankan penghakiman atas
bumi. 8. Dan pada hari-hari itu, penindasan akan ditebang sampai kepada akarnya, dan
akar ketidakadilan bersama-sama dengan penipuan, akan dihancurkan dari kolong langit.
9. Dan segala berhala-berhala orang kafir akan dilenyapkan; menara-menara akan dibakar
dengan api, dan mereka akan dihapuskan dari seluruh bumi, dan akan dilemparkan ke
dalam penghukuman api, dan akan dihancurkan dalam murka dan dalam penghakiman
yang hebat sampai kepada kekekalan. 10. Dan orang benar akan bangkit dari tidurnya, dan
kebijaksanaan akan muncul dan akan diberikan kepada mereka. 11. Dan akar
ketidakadilan akan ditebang, dan orang-orang berdosa akan dihancurkan dengan pedang,
dan akar penghujat akan ditebang di semua tempat, dan orang-orang yang merancangkan
penindasan dan hujatan akan dihancurkan oleh mata pedang.—12. Dan sesudah itu akan
ada minggu yang lain, minggu kedelapan, yang berkeadilan, dan pedang akan diberikan
kepadanya supaya itu menjalankan penghakiman dan keadilan kepada orang-orang yang
menjalankan ketidakadilan, dan orang-orang berdosa akan diserahkan ke dalam tangan
orang-orang benar. 13. Dan di akhir waktu itu, mereka akan memperoleh tempat
kediaman melalui keadilan mereka, dan mereka akan membangun rumah bagi Raja Besar
sebagai suatu kehormatan sampai kepada kekekalan. 14. Dan sesudah itu, pada minggu
kesembilan, penghakiman yang adil akan dinyatakan kepada seluruh dunia, dan semua
perbuatan kefasikan akan lenyap dari dunia, dan dunia akan dituliskan untuk kehancuran,
dan semua orang akan mencari jalan kejujuran. 15. Dan sesudah ini, pada minggu kesepuluh,
pada bagian ketujuh, akan ada penghakiman yang kekal, yang dilakukan kepada malaikat
penjaga, dan surga besar yang kekal akan muncul keluar dari antara para malaikat. 16. Dan
langit pertama akan berlalu dan lenyap, dan langit yang baru akan muncul, dan semua
kekuasaan surga akan bersinar tujuh kali lipat sampai kepada kekekalan. 17. Dan sesudah
itu akan ada banyak minggu, tidak terhitung, sampai kepada kekekalan, dalam kebaikan
dan keadilan, dan dosa tidak akan disebutkan lagi mulai saat itu sampai kepada
kekekalan.—18. Dan sekarang aku beritahukan kepadamu, anak-anakku, dan tunjukkan
kepadamu jalan keadilan dan jalan penindasan, dan aku akan menunjukkannya lagi
kepadamu supaya kamu tahu apa yang akan datang. 19. Dan sekarang dengarlah, anak-
anakku, dan berjalanlah di jalan keadilan, dan jangan berjalan di jalan penindasan, sebab
mereka yang berjalan di jalan ketidakadilan akan dihancurkan dalam kekekalan.
PASAL 92. Ditulis oleh Henokh, juru tulis, semua ajaran kebijaksanaan ini, dipuji semua
manusia, sebagai hakim seluruh bumi, kepada semua anak-anakku yang diam di bumi, dan
bagi generasi masa depan yang akan menjalankan kejujuran dan kedamaian. 2. Janganlah
rohmu berduka sebab waktu-waktu, sebab Yang Maha Kudus telah menetapkan waktu
untuk segala sesuatu. 3. Dan orang benar akan bangkit dari tidurnya, akan muncul dan
berjalan di jalan keadilan, dan semua langkahnya dan jalannya akan berada dalam
kebaikan yang kekal dan kemurahan. 4. Dia akan bermurah hati kepada orang benar, dan
akan memberinya ketulusan yang kekal dan akan memberinya kuasa, dan akan ada dalam
kebaikan dan keadilan, dan dia akan berjalan dalam terang yang kekal. 5. namun dosa akan
hancur dalam kegelapan untuk selamanya, dan tidak akan terlihat mulai hari itu sampai
selamanya.
PASAL 93. Dan sesudah itu Henokh mulai menjelaskan buku-buku itu. 2. Dan Henokh
berkata, “Mengenai anak-anak benar dan mengenai orang-orang pilihan dari dunia dan
mengenai tanaman keadilan dan kejujuran, aku beritahukan kepadamu, anak-anakku, aku,
Henokh, seperti telah nampak kepadaku penglihatan dari surga, dan apa yang aku pelajari
dari suara malaikat-malaikat kudus dan aku pahami dari lembaran-lembaran kitab surga.”
3. Dan Henokh mulai menjelaskan dari buku-buku itu, dan mengatakan, “Aku lahir pada
hari ketujuh dalam minggu yang pertama, selagi keadilan dan kebenaran masih ada. 4. Dan
akan muncul sesudah aku, di minggu kedua, sebuah kejahatan besar, dan kehancuran akan
bermunculan, dan di situ akan terjadi akhir yang pertama, dan dari situ seorang manusia
akan diselamatkan, dan sesudah itu selesai, ketidakadilan akan bertumbuh, dan Dia akan
membuat hukum bagi orang-orang berdosa. 5. Dan sesudah itu, pada minggu ketiga, di
bagian akhir, seorang manusia akan dipilih sebagai tanaman penghakiman yang adil, dan
keturunannya akan menjadi tanaman keadilan yang kekal. 6. Dan sesudah itu, pada minggu
keempat, di bagian akhir, penglihatan mengenai orang kudus dan orang benar akan
terlihat, dan suatu hukum bagi seluruh generasi, dan suatu tempat akan didirikan bagi
mereka. 7. Dan sesudah itu, pada minggu kelima, pada akhirnya, rumah kemuliaan dan
kekuasaan akan dibangun untuk selamanya. 8. Dan sesudah itu, pada minggu keenam,
mereka yang ada di dalamnya akan menjadi buta, dan hati mereka semua akan melupakan
kebijaksanaan, dan di dalamnya seorang manusia akan naik; dan pada akhirnya rumah
kekuasaan akan dibakar dengan api, dan seluruh ras orang pilihan akan ditebang. 9. Dan
sesudah itu, pada minggu ketujuh, suatu generasi pemberontak akan muncul, dan banyak
perbuatan mereka, dan semua perbuatan mereka yaitu pemberontakan. 10. Dan pada
akhirnya, orang benar yang dipilih dari tanaman keadilan yang kekal akan mendapat
upah; tujuh bagian pengajaran akan diberikan kepada mereka tentang semua ciptaan-Nya.
11. Dan siapakah dari semua anak-anak manusia yang dapat mendengar suara Dia Yang
Kudus, dan tidak gemetar, dan siapakah yang mampu memikirkan pikiran-Nya, dan
siapakah yang mampu melihat semua pekerjaan-pekerjaan surga? 12. Dan bagaimana
seseorang bisa mengetahui perbuatan surga dan bisa melihat nafas dan rohnya, dan
mampu menghubungkannya, atau naik dan melihat akhir hidup mereka, dan berpikir atau
bertindak seperti mereka? 13. Dan siapakah manusia yang mampu mengetahui luas dan
panjangnya bumi, dan kepada siapakah semua ukuran bumi ditunjukkan? 14. Atau adakah
manusia yang mampu mengetahui panjangnya langit, dan tingginya, dan di atas apa itu
didirikan, dan apakah ukuran jumlah bintang-bintang, dan di manakah benda-benda
penerang beristirahat?
PASAL 94. Dan sekarang aku berkata kepadamu, anak-anakku, cintailah keadilan dan
berjalanlah di dalamnya, sebab jalan orang benar yaitu layak untuk diterima; dan jalan
orang fasik akan dihancurkan secara tiba-tiba dan akan lenyap. 2. Dan bagi orang-orang
tertentu dari generasi masa depan, jalan kekerasan dan kematian akan diungkapkan,
namun mereka akan menjauh dari padanya dan tidak akan mengikutinya. 3. Dan sekarang
aku berkata kepadamu, orang benar: Jangan berjalan di jalan kejahatan dan kekerasan,
dan jangan di jalan kematian, dan jangan mendekatinya, agar kamu tidak hancur. 4. Tapi
cintailah dan pilihlah untuk dirimu sendiri keadilan dan kehidupan yang menyenangkan,
dan berjalanlah di jalan damai sejahtera, supaya kamu hidup dan memiliki sukacita. 5. Dan
peganglah erat-erat perkataanku dalam pikiran hatimu, dan janganlah kata-kataku
dihapuskan dari hatimu, sebab aku tahu bahwa orang-orang berdosa akan mengelabuhi
manusia untuk membuat kebijaksanaan menjadi jahat, dan kebijaksanaan itu tidak akan
menemukan tempat, dan segala macam cobaan tidak akan berhenti. 6. Celakalah mereka
yang membangun ketidakadilan dan kekerasan, dan mendirikan penipuan, sebab mereka
akan dicabut dengan tiba-tiba, dan tidak akan memiliki damai sejahtera. 7. Celakalah
mereka yang membangun rumah mereka di dalam dosa, sebab mereka akan dicabut dari
dasar mereka, dan akan tewas oleh pedang; dan mereka yang mendapatkan emas dan
perak akan dihancurkan oleh penghakiman dengan tiba-tiba. 8. Celakalah kamu, hai orang-
orang kaya, sebab kamu mempercayai kekayaanmu, namun kamu akan dijauhkan dari
kekayaanmu, sebab kamu tidak mengingat Yang Maha Tinggi di dalam hari-hari
kekayaanmu. 9. Kamu telah menghujat dan berbuat tidak adil, dan telah siap untuk hari
pertumpahan darah, dan untuk hari kegelapan, dan untuk hari penghakiman besar. 10. Aku
berkata kepadamu, dan memberitahukan kepadamu bahwa Dia yang telah menciptakan
kamu akan menghancurkan kamu dari fondasimu, dan atas kejatuhanmu tidak akan ada
belas kasihan, dan Penciptamu akan bersukacita atas kehancuranmu. 11. Dan
kebenaranmu pada hari-hari itu akan menjadi cemoohan bagi orang-orang berdosa dan
fasik.
PASAL 95. Oh sekiranya mataku yaitu awan hujan, dan aku dapat menangisimu, dan
mencurahkan air mataku seperti awan hujan, supaya aku dapat beristirahat dari kesedihan
hatiku. 2. Siapa yang telah mengijinkan kamu untuk melakukan kebencian dan kejahatan?
Biarlah penghakiman mencapai kamu, hai orang-orang berdosa! 3. Janganlah takut kepada
orang-orang berdosa, hai kamu orang benar, sebab Allah akan memberikan mereka ke
dalam tanganmu lagi, supaya kamu dapat menghakimi mereka, seperti yang kamu
kehendaki. 4. Celakalah kamu, yang mengucapkan kutukan yang tidak dapat dibatalkan,
kesembuhan akan jauh dari padamu sebab dosa-dosamu! 5. Celakalah kamu, yang
membalas kejahatan kepada sesamanya, sebab kamu akan dibalas sesuai dengan
perbuatanmu! 6. Celakalah kamu, hai para saksi dusta, yang memperberat ketidakadilan,
sebab kamu akan dihancurkan dengan tiba-tiba. 7. Celakalah kamu, hai orang-orang
berdosa, sebab kamu menganiaya orang-orang benar; sebab kamu sendiri akan
diserahkan dan dianiaya, hai kamu orang fasik, dan kuk penindasan atasmu akan berat.
PASAL 96. Berharaplah, hai kamu orang-orang benar, sebab orang-orang berdosa akan
dihancurkan dengan tiba-tiba di hadapanmu, dan kamu akan berkuasa atas mereka sesuai
dengan keinginanmu. 2. Dan pada hari kesusahan orang-orang berdosa, anak-anakmu akan
naik dan terbang seperti burung rajawali, dan sarangmu akan lebih tinggi dari burung
elang, dan kamu akan naik dan pergi seperti tupai ke dalam relung bumi, dan ke dalam
celah-celah bukit batu sampai selamanya, di hadapan orang-orang yang tidak benar; namun
mereka akan meratapi kamu, dan menangis seperti satyr1. 3. namun janganlah takut, hai
kamu yang menderita, sebab kesembuhan akan menjadi bagianmu, dan cahaya terang
akan bersinar bagimu, dan kamu akan mendengar suara perhentian dari surga. 4. Celakalah
kamu, hai orang-orang berdosa, sebab kekayaanmu menjadikan kamu tampak seperti
orang benar, tapi hatimu membuktikan kepadamu bahwa kamu yaitu orang berdosa; dan
perkataan ini akan menjadi kesaksian melawan kamu, sebagai peringatan akan perbuatan-
perbuatanmu yang jahat. 5. Celakalah kamu, hai orang-orang yang memakan bagian
gandum yang terbaik, dan meminum dari mata air yang terbaik, namun menginjak-injak
orang lemah dengan kekuasaanmu. 6. Celakalah kamu, hai orang-orang yang meminum air
dari semua mata air, sebab kamu akan menjadi kering dan layu secara tiba-tiba, sebab
kamu telah meninggalkan sumber mata air kehidupan. 7. Celakalah kamu, hai orang-orang
yang menjalankan ketidakadilan dan kehancuran dan hujatan; akan ada peringatan
melawan kamu bagi kejahatanmu. 8. Celakalah kamu, hai orang-orang kuat, yang menindas
orang-orang benar dengan kekuatanmu, sebab hari kehancuranmu akan datang. Pada
hari-hari itu, banyak hari-hari yang baik akan datang kepada orang-orang benar, yaitu pada
hari penghakimanmu.
PASAL 97. Percayalah, hai kamu orang-orang benar, sebab orang-orang berdosa akan tiba
kepada kehinaan, dan akan dihancurkan pada hari ketidakadilan. 2. Akan kamu ketahui,
hai orang-orang berdosa, bahwa Yang Maha Tinggi memperhatikan kehancuranmu, dan
para malaikat bersukacita atas kehancuranmu. 3. Apa yang akan terjadi bagimu, hai orang-
orang berdosa, dan kemanakah kamu akan melarikan diri, pada hari penghakiman itu,
saat kamu mendengar suara doa orang benar? 4. Kamu tidak akan menjadi seperti
mereka, kepada siapa perkataan ini akan menjadi kesaksian, “Kamu telah bersekutu
dengan orang-orang berdosa.” 5. Pada hari-hari itu, doa orang benar akan sampai kepada
Tuhan, dan hari-hari penghakimanmu akan datang kepadamu. 6. Dan semua kata-kata
ketidakadilanmu akan dibacakan di hadapan Dia Yang Kudus dan Besar; dan wajahmu
akan penuh dengan malu, dan setiap perbuatan yang didirikan di atas ketidakadilan akan
dicampakkan. 7. Celakalah kamu, hai orang-orang berdosa, di tengah-tengah laut dan di
atas tanah, ingatan tentang kamu yaitu jahat! 8. Celakalah kamu, hai orang-orang yang
memperoleh perak dan emas tanpa keadilan, dan berkata, “Kami telah menjadi kaya, dan
memiliki harta, dan memiliki segala sesuatu yang kami inginkan. 9. Dan sekarang kami
akan melakukan apa yang kami rencanakan, sebab kami telah mengumpulkan perak, dan
1
Satyr (Ibrani : berambut ; Inggris : hairy one) yaitu makhluk setengah manusia setengah binatang. Setengah
badan ke atas berbentuk manusia, setengah badan ke bawah berbentuk kambing berbulu, biasanya memiliki
tanduk di kepala, memiliki telinga, ekor dan kaki kambing.
perbendaharaan kami telah penuh, dan seperti air demikianlah banyaknya pekerja di
rumah-rumah kami.” 10. namun seperti air, kebohonganmu akan hanyut, sebab
kekayaanmu tidak akan menetap bagimu, namun akan melayang tiba-tiba dari padamu,
sebab kamu telah memperoleh semuanya dalam ketidakadilan, dan kamu akan
diserahkan kepada penghukuman yang besar.
PASAL 98. Dan sekarang aku bersumpah kepadamu, orang bijak dan orang bodoh; sebab
kamu akan melihat banyak hal di bumi ini. 2. sebab kamu, laki-laki, akan memakai lebih
banyak perhiasan dari pada wanita, dan barang-barang berwarna lebih banyak dari anak
perawan; dalam kemegahan dan kebesaran dan kekuasaan, dan perak dan emas dan kain
ungu dan kehormatan, dan makanan, mereka akan dicurahkan seperti air. 3. Dan
sebab nya, mereka tidak akan memiliki pengetahuan dan kebijaksanaan, dan dengan
demikian mereka akan hancur bersama dengan harta kekayaan mereka dan dengan segala
kemuliaan dan kehormatan mereka, dan dalam cela dan pembunuhan dan dalam
kemiskinan yang besar, roh mereka akan dilemparkan ke dalam tungku perapian. 4. Aku
bersumpah kepadamu orang-orang berdosa: seperti gunung tidak akan menjadi budak,
atau bukit tidak akan menjadi hamba perempuan, demikian juga dosa tidak dikirim ke
bumi, namun manusia sendirilah yang telah menciptakannya, dan akan menjadi kutukan
yang besar bagi mereka yang melakukannya. 5. Dan kemandulan tidak diberikan kepada
seorang wanita, namun sebab perbuatan tangannyalah dia mati tanpa memiliki anak. 6.
Aku bersumpah kepadamu orang-orang berdosa, demi Dia Yang Kudus dan Benar, bahwa
semua perbuatan jahatmu terungkap di surga, dan tidak ada perbuatan kekerasanmu yang
tertutupi atau tersembunyi. 7. Dan jangan berpikir dalam jiwamu, dan jangan katakan
dalam hatimu, bahwa kamu tidak tahu dan tidak melihat, bahwa setiap dosa dicatat setiap
hari di surga di hadapan Yang Maha Tinggi. 8. Dan sekarang kamu tahu bahwa semua
kekerasan yang kamu lakukan dicatat setiap hari sampai kepada hari penghakimanmu. 9.
Celakalah kamu, hai orang-orang bodoh, sebab kamu akan dihancurkan oleh
kebodohanmu; dan kamu tidak mendengarkan orang bijak, dan kamu tidak akan
mendapatkan sesuatu yang baik! 10. Dan sekarang ketahuilah, bahwa kamu telah
dipersiapkan untuk hari kehancuran, dan jangan berharap bahwa kamu akan hidup, hai
kamu orang-orang berdosa, namun kamu akan pergi dan mati, sebab kamu tidak mengenal
tebusan; sebab kamu telah dipersiapkan bagi hari penghakiman besar, dan bagi hari
kesusahan dan aib yang besar bagi jiwamu. 11. Celakalah kamu, hai orang-orang yang
mengeraskan hati, yang berbuat jahat dan meminum darah; darimanakah kamu akan
makan yang baik dan minum dan menjadi puas? Dari semua yang baik yang telah
disebarkan Tuhan kita Yang Maha Tinggi dalam kelimpahan di atas bumi; kamu tidak akan
memiliki damai sejahtera. 12. Celakalah kamu, hai orang-orang yang menyukai perbuatan
ketidakadilan; mengapa kamu berharap kebaikan bagi dirimu sendiri? Ketahuilah bahwa
kamu akan diserahkan ke dalam tangan orang-orang benar; mereka akan memotong
lehermu dan membunuhmu, dan tidak akan berbelas-kasihan kepadamu. 13. Celakalah
kamu, hai orang-orang yang bersukacita dalam kesusahan orang benar, sebab kuburan
tidak akan digali bagimu. 14. Celakalah kamu, hai orang-orang yang menjadikan kata-kata
orang benar menjadi sia-sia, sebab harapan akan hidup tidak akan ada bagimu. 15.
Celakalah kamu, hai orang-orang yang menuliskan kata-kata kebohongan dan kefasikan;
sebab mereka menuliskan kata-kata bohong supaya mereka didengar, dan manusia tetap
tinggal dalam kebodohan mereka; tidak akan ada damai sejahtera bagi mereka, dan
mereka akan mati dengan tiba-tiba!
PASAL 99. Celakalah mereka yang bertindak fasik, dan memuliakan kata-kata bohong, dan
menghormatinya; kamu akan hancur, dan tidak akan memiliki kehidupan yang baik. 2.
Celakalah kamu, hai orang-orang yang membengkokkan kata-kata yang lurus, dan yang
melanggar hukum kekekalan, dan menyatakan diri mereka tidak berdosa; mereka akan
diinjak-injak di atas bumi. 3. Dan pada hari-hari itu, persiapkanlah dirimu, hai kamu
orang-orang benar, untuk menaikkan doa-doa sebagai ingatan, dan menempatkannya
sebagai kesaksian di hadapan para malaikat, supaya mereka dapat meletakkan dosa
orang-orang berdosa sebagai ingatan di hadapan Yang Maha Tinggi. 4. Pada hari-hari itu,
bangsa-bangsa akan terguncang, dan bangsa-bangsa akan bangkit pada hari kehancuran.
5. Dan pada hari-hari itu, buah kandungan akan mengalami keguguran, dan mereka akan
mengoyak-ngoyak anak-anak mereka sendiri dan akan membuangnya; mereka akan
melemparkan bayi-bayi mereka yang masih menyusu, dan tidak akan kembali kepada
mereka, dan tidak akan mengasihani bayi-bayi mereka. 6. Aku bersumpah kepadamu
orang-orang berdosa, bahwa dosa telah disiapkan bagi hari penumpahan darah yang tidak
akan berakhir. 7. Dan mereka akan menyembah batu; dan yang lainnya akan membuat
patung emas dan perak dan kayu dan tanah liat, yang lainnya akan menyembah roh-roh
jahat dan setan dan segala macam berhala, bahkan di kuil-kuil berhala; namun tidak akan
ada pertolongan yang akan mereka dapatkan dari padanya. 8. Dan mereka akan menjadi
fasik dalam kebodohan hati mereka, dan mata mereka akan dibutakan oleh rasa takut
dalam hati mereka dan melalui penglihatan dalam mimpi-mimpi mereka. 9. Melalui hal-hal
tersebut mereka akan menjadi fasik dan takut, sebab mereka melakukan semua
perbuatan mereka di dalam ketidakbenaran, dan menyembah batu-batu; mereka akan
dihancurkan dalam sekejap. 10. Tapi pada hari-hari itu, berbahagialah mereka yang
menerima kata-kata bijak dan mengenalnya, dan hidup di jalan Yang Maha Tinggi, dan
berjalan di jalan keadilan, dan tidak bertindak fasik dengan mereka yang bertindak fasik;
sebab mereka akan diselamatkan. 11. Celakalah kamu, hai kamu orang-orang yang
menyebarkan kejahatan kepada sesamanya, sebab kamu akan dibunuh di neraka. 12.
Celakalah kamu, hai orang-orang yang mendirikan dasar untuk dosa dan penipuan, dan
yang menimbulkan kepahitan di bumi, sebab hal ini mereka akan berakhir. 13. Celakalah
kamu, hai orang-orang yang membangun rumahmu dengan jerih payah orang lain, dan
yang bahan bangunannya dari batu bata dan batu dosa. Aku berkata kepadamu, kamu tidak
akan memiliki damai sejahtera. 14. Celakalah mereka yang menolak ukuran dan warisan
kekal dari nenek moyang mereka, dan yang jiwanya mengikuti berhala-berhala; tidak akan
ada perhentian bagi mereka. 15. Celakalah mereka yang menjalankan ketidakadilan dan
membantu penindasan, dan yang membunuh sesama mereka, sampai hari penghakiman
besar! 16. sebab Dia akan mencampakkan kemuliaanmu, dan menempatkan kejahatan
dalam hatimu, yang akan membangkitkan roh amarah-Nya, dan menghancurkan kamu
semua dengan pedang; dan semua orang benar dan kudus akan mengingat dosa-dosamu.
PASAL 100. Dan pada hari-hari itu, ayah akan saling bunuh dengan anak-anaknya di satu
tempat, dan saudara dengan saudara akan jatuh mati bersama-sama, sampai darah
mereka mengalir seperti sungai1. 2. sebab manusia tidak akan berbelas kasihan, dan
tidak akan menahan tangannya untuk membunuh anak-anaknya dan keturunan anak-
anaknya; dan orang berdosa tidak akan menahan tangannya dari saudaranya yang
dihormati; mereka akan saling membunuh dari fajar menyingsing sampai matahari
terbenam. 3. Dan kuda akan berjalan dengan dadanya dalam darah orang-orang berdosa,
dan kereta akan tenggelam dalam ketinggiannya.2 4. Dan pada hari-hari itu, para
malaikat akan datang ke tempat-tempat rahasia, dan akan mengumpulkan di satu tempat
semua orang yang membantu dosa; dan Yang Maha Tinggi akan muncul pada hari itu
untuk menjalankan penghakiman yang besar atas semua orang berdosa. 5. namun atas
semua orang benar dan orang kudus, Dia akan menempatkan para malaikat kudus
sebagai penjaga untuk mengawasi mereka seperti biji mata, sampai Dia membuat suatu
akhir bagi semua kejahatan dan semua dosa; dan bahkan jika orang kudus itu tidur
panjang, tidak akan ada yang perlu ditakutkan. 6. Dan orang-orang bijak diantara manusia
akan melihat kebenaran, dan anak-anak manusia di bumi akan mengerti semua perkataan
dari buku ini, dan tahu bahwa kekayaan mereka tidak akan dapat menyelamatkan mereka
pada waktu dosa-dosa mereka ditunggangbalikkan.3 7. Celakalah kamu, hai orang-orang
berdosa, kamu menindas orang benar pada hari kesusahan besar dan kamu membakar
mereka dengan api; kamu akan dibalaskan sesuai dengan perbuatanmu. 8. Celakalah kamu,
hai orang-orang yang mengeraskan hati, yang merancangkan kejahatan: kegentaran akan
tiba bagimu, dan tidak akan ada yang dapat menyelamatkan kamu. 9. Celakalah kamu, hai
orang-orang berdosa, sebab kata-kata mulutmu, dan sebab perbuatan tanganmu, yang
telah kamu lakukan, kamu yang bertindak fasik akan dibakar di dalam perapian yang
menyala-nyala dengan api. 10. Dan sekarang ketahuilah bahwa malaikat akan menyelidiki
perbuatanmu, di surga dan dari matahari dan bulan dan bintang-bintang sebab dosa-
dosamu, sebab kamu menghakimi orang-orang benar di bumi. 11. Dan Dia akan memanggil
setiap awan dan kabut dan embun dan hujan untuk bersaksi melawan kamu, dan mereka
tidak akan turun atasmu; dan tidakkah mereka memikirkan dosa-dosamu? 12. Dan
sekarang, berilah hadiah kepada hujan, agar mungkin dia tidak ditahan turun atasmu, atau
kepada embun saat telah menerima emas atau perakmu. 13. saat embun es dan salju
dan hawa dingin mereka turun ke atasmu, dan semua badai salju dengan semua
malapetakanya turun ke atasmu, pada hari-hari itu kamu tidak akan tahan berdiri di
hadapan mereka.
PASAL 101. Perhatikanlah langit, hai kamu semua anak-anak surga, dan semua perbuatan
Yang Maha Tinggi, dan takutlah akan Dia, dan janganlah melakukan kejahatan dihadapan-
Nya. 2. saat Dia menutup jendela-jendela langit, dan menahan hujan dan embun untuk
turun di bumi sebab kamu, apa yang akan kamu lakukan? 3. Dan saat Dia mengirimkan
amarah-Nya atasmu dan atas semua perbuatanmu, kamu tidak dapat memohon kepada-
Nya, sebab kamu telah berbicara melawan keadilan-Nya dengan angkuh dan berani;
1 Mat 10:21 Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan
anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
2 Why 14:20 Dan buah-buah anggur itu dikilang di luar kota dan dari kilangan itu mengalir darah, tingginya sampai
ke kekang kuda dan jauhnya dua ratus mil.
3 Zep 1:18 Mereka tidak dapat diselamatkan oleh perak atau emas mereka pada hari kegemasan TUHAN, dan
seluruh bumi akan dimakan habis oleh api cemburu-Nya; sebab kebinasaan, malah kebinasaan dahsyat diadakan-
Nya terhadap segenap penduduk bumi.
kamu tidak akan memiliki damai sejahtera. 4. Tidakkah kamu melihat nahkoda kapal,
bagaimana kapal mereka diombang-ambingkan gelombang, dan diguncangkan angin, dan
kesusahan? 5. Dan sebab nya mereka takut, sebab semua harta mereka tenggelam ke
dalam laut bersama mereka, dan mereka gentar dalam hati mereka bahwa laut mungkin
akan menelan mereka dan mereka binasa di dalamnya. 6. Tidakkah semua lautan dan
semua air dan segala pergerakannya yaitu karya Yang Maha Tinggi, dan tidakkah Dia
telah memeteraikannya dan mengikat semuanya di pasir? 7. Oleh hardik-Nya mereka
menjadi kering dan takut, semua ikannya mati, dan semua yang ada di dalamnya;

