kitab yobel 2

kitab yobel 2


 ,


dan seekor anak kambing dari kawanan 

kambingnya, supaya dia dapat mengadakan pendamaian bagi 

dirinya dan anak-anaknya. 

4. Dan dia mempersiapkan anak kambing itu terlebih dahulu, dan 

menaruh sebagian darahnya pada daging yang ada di atas mezbah 

yang dia dirikan, dan seluruh lemaknya dia letakkan di atas 

mezbah di mana dia membuat kurban bakaran, dan lembu jantan 

dan domba jantan dan domba, dan dia meletakkan seluruh daging 

mereka di atas mezbah. 

5. Dan dia meletakkan seluruh persembahan mereka dicampur 

minyak di atasnya, dan sesudah itu dia memercikkan anggur ke api 

yang sebelumnya telah dia buat di mezbah. Dan dia meletakkan 

dupa di atas mezbah dan menyebabkan bau yang harum naik dan 

diterima di hadapan Adonai Elohimnya. 

6. Dan dia bersukacita dan meminum anggur ini, dia dan anak-

anaknya dengan sukacita. 

7. Dan tibalah petang, dan dia pergi ke kemahnya, dan sebab  

mabuk dia berbaring dan tidur, dan tersingkap di kemahnya 

sementara dia tidur. 

8. Dan Cham melihat Noach ayahnya telanjang, dan pergi dan 

mengatakan kepada kedua saudaranya. 

9. Dan Shem mengambil pakaiannya dan bangkit, dia dan Yepheth, 

dan mereka membentangkan pakaian di bahu mereka dan berjalan 

mundur dan menutupi kemaluan ayah mereka, dan wajah mereka 

memandang ke belakang. 

10. Maka Noach terbangun dari tidurnya dan mengetahui 

semuanya yang anak bungsunya telah perbuat kepadanya, dan dia 

mengutuk anaknya dan berkata, "Terkutuklah Kanaan; seorang 

budak dari budaklah dia bagi saudara-saudaranya." 

   

11. Dan dia memberkati Shem, dan berkata, "Diberkatilah Adonai 

Elohim Shem, dan Kanaan akan menjadi hambanya.  

12. Elohim akan memperluas Yepheth, dan Elohim akan tinggal di 

kediaman Shem, dan Kanaan akan menjadi hambanya." 

13. Dan Cham tahu bahwa ayahnya telah mengutuk anak 

bungsunya, dan dia gusar sebab  dia telah mengutuk putranya. 

Maka dia berpisah dari ayahnya, dia dan anak-anaknya 

bersamanya, Kush dan Mitzrayim dan Phut dan Kanaan. 

14. Dan dia mendirikan bagi dirinya sebuah kota dan menyebut 

namanya menurut nama istrinya Nê'êlâtamâ'ûk. 

15. Dan Yepheth melihat itu, dan menjadi iri terhadap saudaranya. 

Maka dia juga mendirikan bagi dirinya sebuah kota, dan dia 

menyebut namanya menurut nama istrinya 'Adâtanêsês. 

16. Dan Shem tinggal bersama ayahnya Noach, dan dia mendirikan 

sebuah kota dekat kepada ayahnya di pegunungan, dan dia juga 

menyebut namanya menurut nama istrinya Sêdêqêtêlĕbâb. 

17. Dan lihatlah ketiga kota ini ada di dekat Gunung Lûbâr; 

Sêdêqêtêlĕbâb menghadap pegunungan ini di sisi timurnya; dan 

Na'êlâtamâ'ûk di selatan; 'Adatanêsês ke arah barat. 

18. Dan inilah anak-anak Shem: Elam, dan Ashshur, dan 

Arpachshad –(anak) ini lahir dua tahun sesudah Air Bah– dan Lud, 

dan Aram. 

19. Anak-anak Yepheth: Gomer dan Magog dan Madai dan Yavan, 

Tubal dan Meshech dan Tiras: inilah anak-anak Noach. 

20. Dan dalam Yobel kedua puluh delapan [1324-1372 A.M.] 

Noach mulai memerintahkan kepada anak-anaknya ketetapan-

ketetapan dan perintah-perintah, dan semua keputusan-keputusan 

yang dia ketahui, dan dia menasihati anak-anaknya untuk 

memelihara kebenaran, dan untuk menutupi kemaluan tubuh 

mereka, dan untuk memberkati Pencipta mereka, dan 

menghormati ayah dan ibu, dan mengasihi sesama mereka, dan 

menjaga jiwa mereka dari percabulan dan kenajisan dan segala 

kejahatan. 

21. sebab  tiga hal inilah datang Air Bah di atas bumi, yaitu, 

sebab  percabulan di mana para Malaikat Pengawas bertentangan 

dengan hukum ketetapan-ketetapan mereka, pergi melacurkan diri 

dengan anak-anak wanita  manusia, dan mengambil bagi diri 

mereka istri-istri dari semua yang mereka pilih. Dan mereka 

mengawali permulaan kenajisan. 

22. Dan mereka melahirkan anak-anak lelaki, Nâphîdîm, dan 

mereka semuanya tidak sama, dan mereka saling memangsa satu 

sama lain: dan raksasa-raksasa membunuh Nâphîl, dan Nâphîl 

membunuh Eljô, dan Eljô umat manusia, dan manusia seorang 

akan yang lain. 

23. Dan setiap orang menjual dirinya untuk berbuat kejahatan dan 

untuk menumpahkan banyak darah, dan bumi dipenuhi dengan 

kejahatan. 

24. Dan sesudah ini mereka berdosa terhadap binatang-binatang 

dan burung-burung, dan segala yang bergerak dan berjalan di atas 

bumi. Dan banyak darah ditumpahkan di bumi, dan setiap imajinasi 


dan keinginan manusia memikirkan kesia-siaan dan kejahatan 

senantiasa. 

25. Dan Adonai menghancurkan segala sesuatu dari atas muka 

bumi; sebab  kejahatan perbuatan-perbuatan mereka, dan sebab  

darah yang mereka tumpahkan di tengah-tengah bumi, Dia 

menghancurkan segala sesuatunya. 

26. "Dan kita ditinggalkan, aku dan engkau, anak-anakku, dan 

segala sesuatu yang masuk bersama-sama kita ke dalam bahtera. 

Dan lihatlah aku melihat perbuatan-perbuatanmu di hadapanku 

bahwa engkau tidak berjalan di dalam kebenaran. sebab  di dalam 

jalan kehancuran engkau telah mulai berjalan, dan engkau 

berpisah satu sama lain, dan saling iri hati satu sama lain, dan 

(terjadilah) bahwa engkau tidak berada dalam keselarasan, anak-

anakku, masing-masing dengan saudaranya. 

27. sebab  aku melihat, dan lihatlah, iblis-iblis telah memulai 

bujuk-rayu mereka melawan engkau dan melawan anak-anakmu 

dan sekarang aku takut sebab  engkau, bahwa sesudah 

kematianku engkau akan menumpahkan darah manusia di atas 

bumi, dan bahwa engkau juga, akan dihancurkan dari muka bumi. 

28. sebab  barangsiapa menumpahkan darah manusia, dan 

barangsiapa makan darah makhluk apa pun, semuanya harus 

dihancurkan dari bumi. 

29. Dan tidak boleh tersisa seorang manusia pun yang makan 

darah, atau yang menumpahkan darah manusia di bumi. 

Tidak boleh juga tertinggal baginya benih mana pun atau 

keturunan-keturunan yang hidup di bawah surga. 

sebab  ke dalam Sheol mereka harus pergi. 

Dan ke dalam tempat penghukuman mereka harus turun. 

Dan ke dalam kegelapan di kedalaman mereka semua harus 

disingkirkan dengan kematian yang kejam. 

30. Tidak boleh ada darah terlihat di atasmu dari semua darah 

yang akan ada di seluruh hari-hari di mana engkau telah 

membunuh binatang apa pun atau ternak atau apa pun yang 

terbang di atas bumi, dan lakukanlah bagimu pekerjaan yang baik 

bagi jiwamu dengan menutupi apa yang telah ditumpahkan di atas 

muka bumi. 

31. Dan engkau tidak boleh menjadi seperti dia yang makan 

dengan darah, namun  jagalah dirimu supaya jangan seorang pun 

makan darah di hadapanmu. Tutupilah darah, sebab  demikianlah 

aku telah perintahkan untuk bersaksi kepadamu dan anak-anakmu, 

bersama-sama dengan semua makhluk. 

32. Dan jangan biarkan jiwa dimakan bersama daging, supaya 

darahmu, yaitu nyawamu, tidak dituntut di tangan makhluk apa 

pun yang menumpahkan (itu) di atas bumi. 

33. sebab  bumi tidak akan menjadi bersih dari darah yang telah 

ditumpahkan di atasnya. sebab  (hanya) melalui darah dia yang 

menumpahkannya, bumi akan dimurnikan di sepanjang generasi-

generasinya. 

34. Dan sekarang, anak-anakku, dengarkanlah: lakukanlah 

keadilan dan kebenaran supaya engkau ditanam di dalam 

kebenaran di atas muka seluruh bumi, dan kemuliaanmu terangkat 

di hadapan Elohimku, yang menyelamatkan aku dari Air Bah. 


35. Dan lihatlah, engkau akan pergi dan mendirikan bagi dirimu 

kota-kota, dan menanam di dalamnya segala tanaman-tanaman 

yang ada di atas bumi, dan lebih lagi segala pohon-pohon yang 

menghasilkan buah. 

36. Untuk tiga tahun buah dari segala sesuatu yang dimakan tidak 

akan dikumpulkan. Dan dalam tahun keempat buahnya akan 

dianggap kudus [dan mereka akan mempersembahkan buah 

sulung], diterima di hadapan El-Elyon1, yang menciptakan surga 

dan bumi dan segala sesuatu. Hendaklah mereka 

mempersembahkannya dengan limpah anggur pertama dan 

minyak (sebagai) buah sulung di atas mezbah Adonai, yang 

menerimanya. Dan apa yang tersisa hendaklah hamba-hamba 

rumah Adonai memakannya di hadapan mezbah yang 

menerima(nya). 

37. Dan dalam tahun kelima lakukanlah pembebasan supaya 

engkau membebaskannya di dalam kebenaran dan kejujuran, dan 

engkau akan menjadi benar, dan segala yang engkau tanam akan 

subur. 

38. sebab  demikianlah Chanoch, ayah dari ayahmu 

memerintahkan Metushelach, anaknya, dan Metushelach anaknya 

Lemech, dan Lemech memerintahkan aku segala sesuatu yang 

bapa leluhurnya perintahkan kepadanya. 

39. Dan aku juga akan memberi  engkau perintah-perintah, 

anak-anakku, seperti Chanoch memerintahkan anaknya dalam 

Yobel pertama. Selagi hidup, yang ketujuh dari generasinya, dia 

memerintahkan dan bersaksi kepada anaknya dan kepada anak 

dari anaknya hingga hari kematiannya." 

Silsilah Keturunan Shem: Noach dan Anak-

anaknya Membagi Bumi (8:1-30; lih. 

Kejadian 10). 

Pasal 8 

1. Dalam Yobel kedua puluh sembilan, dalam minggu pertama, 

[1373 A.M.] pada mulanya Arpachshad mengambil bagi dirinya 

seorang istri dan namanya Râsû'ĕjâ, anak wanita  Sûsân, anak 

wanita  Elam, dan dia melahirkan baginya seorang anak laki-

laki pada tahun ketiga dalam minggu ini, [1375 A.M.] dan dia 

menyebut namanya Kâinâm. 

2. Dan anak itu bertumbuh besar, dan ayahnya mengajar dia 

menulis, dan dia pergi untuk mencari baginya suatu tempat di 

mana dia dapat menguasai bagi dirinya sebuah kota. 

3. Dan dia menemukan suatu tulisan yang oleh (generasi-generasi) 

sebelumnya diukir di batu. Dan dia membaca apa yang ada di 

atasnya, dan dia menyalinnya dan berdosa sebab  hal itu. sebab  

itu mengandung ajaran para Malaikat Pengawas yang dengannya 

mereka biasa mengamati pertanda-pertanda matahari dan bulan 

dan bintang-bintang di dalam semua tanda-tanda langit. 

4. Dan dia menuliskannya dan tidak mengatakan apa-apa tentang 

hal itu, sebab  dia takut berbicara kepada Noach mengenai itu, 

supaya jangan dia marah kepadanya sebab  hal ini . 

                                          

 

5. Dan dalam Yobel ketiga puluh, [1429 A.M.] pada minggu kedua, 

dalam tahun pertama, dia mengambil bagi dirinya seorang istri, 

dan namanya yaitu  Mêlkâ, anak wanita  Madai, anak 

Yepheth. Dan dalam tahun keempat [1432 A.M.] dia 

memperanakkan seorang anak laki-laki, dan menyebut namanya 

Shelach, sebab  katanya, "Sesungguhnya aku telah diutus." 

6. [Dan dalam tahun keempat dia dilahirkan], dan Shelach 

bertumbuh besar dan mengambil bagi dirinya seorang istri, dan 

namanya yaitu  Mû'ak, anak wanita  Kêsêd, saudara ayahnya, 

dalam Yobel ketiga puluh satu, dalam minggu kelima, dalam tahun 

pertama [1499 A.M.]. 

7. Dan dia melahirkan baginya seorang anak laki-laki dalam tahun 

kelima [1503 A.M.], dan dia menyebut namanya Eber. Dia 

mengambil bagi dirinya seorang istri, dan namanya yaitu  'Azûrâd, 

anak wanita  Nêbrôd, dalam Yobel ketiga puluh dua, dalam 

minggu ketujuh, dalam tahun ketiga [1564 A.M.]. 

8. Dan dalam tahun keenam [1567 A.M.], dia melahirkan baginya 

seorang anak laki-laki, dan dia menyebut namanya Peleg, sebab  

pada waktu dia dilahirkan, anak-anak Noach mulai membagi-bagi 

bumi di antara mereka sendiri. sebab  hal ini dia menyebut 

namanya Peleg. 

9. Dan mereka membagi-bagi (itu) secara rahasia di antara mereka 

sendiri, dan mengatakan itu kepada Noach. 

10. Dan terjadilah pada permulaan Yobel ketiga puluh tiga [1569 

A.M.], mereka membagi bumi menjadi tiga bagian, untuk Shem 

dan Cham dan Yepheth, menurut warisan masing-masing, pada 

tahun pertama dalam minggu pertama, ketika salah seorang dari 

kami yang telah diutus, ada bersama mereka. 

11. Dan dia memanggil anak-anaknya, dan mereka datang 

mendekat kepadanya. Mereka dan anak-anak mereka, dan dia 

membagi bumi menjadi bagian-bagian, yang oleh ketiga anaknya 

akan diambil sebagai warisan. Maka mereka mengulurkan tangan 

mereka, dan mengambil tulisan itu dari dekapan Noach, ayah 

mereka. 

12. Dan keluarlah pada tulisan itu bagian Shem di tengah-tengah 

bumi yang harus dia ambil sebagai warisan baginya dan bagi anak-

anaknya untuk generasi-generasi kekekalan, dari pertengahan 

pegunungan Râfâ, dari mulut air sungai Tînâ, dan bagiannya terus 

menuju barat melalui tengah-tengah sungai ini, dan itu meluas 

sampai mencapai air dari abyss, yang dari padanya sungai ini 

keluar dan mengalirkan airnya ke Laut Mê'at, dan sungai ini 

mengalir ke laut besar. Dan semua yang mengarah ke utara yaitu  

milik Yepheth, dan semua yang mengarah ke selatan menjadi milik 

Shem. 

13. Dan itu meluas hingga mencapai Kârâsô: ini ada di tengah 

semenanjung yang nampak mengarah ke selatan.  

14. Dan bagiannya meluas sepanjang laut besar, dan itu meluas 

dalam garis lurus hingga mencapai barat semenanjung yang 

nampak mengarah ke selatan: sebab  laut ini dinamai 

semenanjung Laut Mesir. 

15. Dan itu berbelok dari sini mengarah ke selatan mengarah ke 

mulut laut besar di tepi pantai perairannya, dan itu meluas ke 

26 

barat ke 'Afrâ, dan itu meluas hingga mencapai perairan sungai 

Gichon, dan ke selatan perairan Gichon1, ke tepian sungai ini. 

16. Dan itu meluas ke arah timur, hingga itu mencapai Taman 

Eden, ke sebelah selatannya, [ke selatan] dan dari timur seluruh 

tanah Eden dan seluruh daerah timur, itu berbelok ke timur dan 

terus hingga mencapai timur pegunungan yang bernama Râfâ, dan 

itu turun ke tepian mulut sungai Tînâ. 

17. Bagian ini muncul sebagai bagian untuk Shem dan anak-

anaknya, supaya mereka mewarisinya untuk selamanya hingga 

generasi-generasinya untuk selama-lamanya. 

18. Dan Noach bersukacita bahwa bagian ini muncul bagi Shem 

dan anak-anaknya, dan dia mengingat semua yang telah dia 

ucapkan dengan mulutnya dalam nubuat. sebab  dia telah berkata, 

"Diberkatilah Adonai Elohim Shem. Dan kiranya Adonai tinggal di 

dalam kediaman Shem." 

19. Dan dia tahu bahwa Taman Eden yaitu  Maha Suci, dan 

kediaman Adonai, dan Gunung Sinai pusat dari padang gurun, 

dan Gunung Zion –pusat pusar dari Bumi. Ketiganya ini diciptakan 

sebagai tempat-tempat kudus yang menghadap satu sama lain. 

20. Dan dia memberkati Elohim segala elohim, yang telah menaruh 

firman Adonai ke dalam mulutnya, dan Adonai untuk selama-

lamanya. 

21. Dan dia tahu bahwa suatu bagian yang diberkati dan suatu 

berkat telah datang kepada Shem dan anak-anaknya hingga 

generasi-generasi untuk selamanya – seluruh tanah Eden dan 

seluruh tanah Laut Merah, dan seluruh tanah timur dan India, dan 

Laut Merah dan pegunungan-pegunungannya, dan seluruh tanah 

Bashan, dan seluruh tanah Lebanon dan pulau-pulau Kaftûr, dan 

seluruh pegunungan Sanîr dan 'Amânâ, dan pegunungan Ashshur 

di utara, dan seluruh tanah Elam, Ashshur, dan Bâbêl, dan Sûsân 

dan Mâ'ĕdâi, dan seluruh pegunungan Ararat, dan seluruh wilayah 

seberang laut, yaitu yang di luar pegunungan Ashshur ke arah 

utara, suatu tanah yang diberkati dan luas, dan segala sesuatu 

yang ada di dalamnya itu sangat baik. 

22. Dan bagi Cham muncullah bagian kedua, seberang Gichon ke 

arah selatan ke sebelah kanan Taman, dan itu meluas mengarah 

ke selatan dan itu meluas ke seluruh pegunungan api, dan itu 

meluas ke arah barat dari laut 'Atêl dan itu meluas ke arah barat 

hingga mencapai laut Mâ'ûk –laut yang ke dalamnya segala 

sesuatu yang tidak dihancurkan itu turun. 

23. Dan itu terus mengarah ke utara hingga ke batas-batas Gâdîr, 

dan itu terus ke pesisir perairan laut sampai perairan laut besar 

hingga di dekat sungai Gichon, dan terus melewati sungai Gichon 

hingga mencapai sebelah kanan Taman Eden. 

24. Dan inilah tanah yang muncul bagi Cham sebagai bagian yang 

dia duduki untuk selamanya bagi dirinya sendiri dan anak-anaknya 

hingga generasi-generasi mereka untuk selamanya. 

25. Dan bagi Yepheth muncullah bagian ketiga di seberang sungai 

Tînâ ke arah utara luapan airnya, dan itu meluas ke timur laut 

seluruh wilayah Gog, dan seluruh negeri timur. 

    l

26. Dan itu meluas ke arah utara hingga utara, dan itu meluas ke 

pegunungan Qêlt ke arah utara, dan ke arah laut Mâ'ûk, dan itu 

terus ke timur Gâdîr sejauh wilayah perairan laut. 

27. Dan itu meluas hingga mencapai barat Fârâ dan itu kembali ke 

arah 'Afêrâg, dan itu meluas ke arah timur ke perairan Laut Mê'at. 

28. Dan itu meluas ke wilayah sungai Tînâ di arah timur laut 

hingga mendekati perbatasan perairan ke arah pegunungan Râfâ, 

dan itu berbalik memutar ke arah utara. 

29. Inilah tanah yang muncul bagi Yepheth dan anak-anaknya 

sebagai bagian warisannya yang harus dia miliki bagi dirinya dan 

anak-anaknya, bagi generasi-generasi mereka selamanya; lima 

pulau-pulau besar, dan suatu tanah yang luas di utara. 

30. Namun itu dingin, dan tanah Cham itu panas, dan tanah Shem 

itu tidak panas maupun dingin, namun  itu campuran antara dingin 

dan panas. 

Pembagian dari Tiga Bagian di Antara Cucu-

cucu Noach: Sumpah Anak-anak Noach (9:1-

15; lih. Kejadian 10). 

Pasal 9  

1. Dan Cham membagi-bagi di antara anak-anaknya, dan bagian 

pertama muncul bagi Kush ke arah timur, dan ke sebelah baratnya 

bagi Mitzrayim, dan ke sebelah baratnya bagi Phut, dan ke sebelah 

baratnya [dan sebelah baratnya lagi] di laut untuk Kanaan. 

2. Dan Shem juga membagi-bagi di antara anak-anaknya, dan 

bagian pertama muncul bagi Cham dan anak-anaknya, ke sebelah 

timur sungai Tigris hingga itu mendekati timur, seluruh tanah 

India, dan di Laut Merah di pesisirnya, dan perairan Dêdân, dan 

seluruh pegunungan Mebrî dan 'Êlâ, dan seluruh tanah Sûsân dan 

semua yang ada di sebelah Pharnâk ke Laut Merah dan sungai 

Tînâ. 

3. Dan bagi Ashshur muncullah bagian kedua, seluruh tanah 

Ashshur dan Nineveh dan Shinar dan ke perbatasan India, dan itu 

naik dan menyusuri sungai. 

4. Dan bagi Arpachshad muncullah bagian ketiga, seluruh tanah 

wilayah Kasdim ke timur Perath1, di perbatasan Laut Merah, dan 

seluruh perairan padang gurun di dekat semenanjung laut yang 

mengarah ke Mesir, seluruh tanah Lebanon dan Sanîr dan 'Amânâ 

ke perbatasan Perath. 

5. Dan bagi Aram muncullah bagian keempat, seluruh tanah 

Mesopotamia di antara Tigris dan Perath ke utara Kasdim ke 

perbatasan pegunungan Ashshur dan tanah 'Arârâ. 

6. Dan muncullah bagi Lud bagian kelima, pegunungan Ashshur 

dan semua cakupannya hingga mencapai Laut Besar, dan hingga 

mencapai timur Ashshur saudaranya. 

7. Dan Yepheth juga membagi-bagi tanah warisannya di antara 

anak-anaknya. 

        

8. Dan bagian pertama muncul bagi Gomer ke timur dari sisi utara 

ke sungai Tînâ. Dan di utara muncullah bagi Magog seluruh bagian 

dalam dari utara hingga mencapai laut Mê'at. 

9. Dan bagi Madai muncullah bagiannya yang harus dia miliki dari 

sebelah barat kedua saudaranya ke pulau-pulau, dan ke pesisir 

pulau-pulau.  

10. Dan bagi Yavan muncullah bagian keempat setiap pulau dan 

pulau-pulau yang mengarah ke perbatasan Lud. 

11. Dan bagi Tubal muncullah bagian kelima di tengah-tengah 

semenanjung yang mendekat ke arah perbatasan bagian Lud ke 

semenanjung kedua, ke wilayah seberang semenanjung kedua 

hingga semenanjung ketiga. 

12. Dan bagi Meshech muncullah bagian keenam, seluruh wilayah 

seberang semenanjung ketiga hingga mendekat ke timur Gâdîr. 

13. Dan bagi Tiras muncullah bagian ketujuh, empat pulau besar di 

tengah-tengah laut, yang mencapai bagian Cham [dan pulau-pulau 

Kamâtûrî muncul dengan undian bagi anak-anak Arpachshad 

sebagai warisannya]. 

14. Dan demikianlah anak-anak Noach membagi-bagi untuk anak-

anaknya di hadapan Noach ayah mereka. Dan dia mengikat 

mereka semuanya dengan sumpah, menyumpahkan kutuk atas 

setiap orang yang berusaha merampas bagian yang tidak jatuh 

(baginya) oleh undinya. 

15. Dan mereka semua berkata, "Jadilah demikian; jadilah 

demikian" bagi diri mereka sendiri dan anak-anak mereka untuk 

selamanya di sepanjang generasi-generasi mereka sampai hari 

penghakiman, di mana Adonai Elohim akan menghakimi mereka 

dengan pedang dan dengan api untuk semua kejahatan najis dari 

kesalahan-kesalahan mereka, yang dengannya mereka telah 

memenuhi bumi dengan pelanggaran dan kenajisan dan 

percabulan dan dosa. 

Anak-anak Noach Disesatkan Roh-roh Jahat; 

Doa Noach; Mastêmâ; Kematian Noach 

(10:1-17; lih. Kejadian 9:28). 

Pasal 10 

1. Dan dalam minggu ketiga dari Yobel ini, setan-setan yang najis 

mulai menyesatkan anak-anak keturunan Noach, dan untuk 

menyebabkan mereka bersalah dan menghancurkan mereka. 

2. Dan anak-anak Noach datang kepada Noach ayah mereka, dan 

mereka mengatakan kepadanya mengenai setan-setan yang 

menyesatkan dan membutakan dan membunuh anak-anak 

cucunya. 

3. Maka dia berdoa di hadapan Adonai Elohimnya, dan berkata,  

"Elohim segala roh dari semua makhluk, yang telah menunjukkan 

belas kasihan-Nya kepadaku  

Dan telah menyelamatkan aku dan anak-anakku dari Air Bah,  

Dan yang tidak membiarkan aku binasa seperti yang Engkau 

perbuat kepada anak-anak kebinasaan; 

sebab  kasih karunia-Mu besar bagiku,  

Dan besarlah belas kasihan-Mu kepada jiwaku; 

Hendaklah anugerah-Mu terangkat ke atas anak-anakku, 

Dan jangan biarkan roh-roh jahat memerintah atas mereka,  

Supaya jangan mereka menghancurkan mereka dari bumi. 

4. Namun Engkau benar-benar memberkati aku dan anak-anakku, 

sehingga kami bisa bertambah-tambah dan berlipat-ganda dan 

memenuhi Bumi. 

5. Dan Engkau tahu bagaimana para Malaikat Pengawas-Mu, para 

ayah dari roh-roh ini, bertindak dalam zamanku. Dan sebagaimana 

roh-roh ini hidup, penjarakanlah mereka dan ikatlah mereka kuat-

kuat di tempat penghukuman, dan jangan biarkan mereka 

membawa kehancuran kepada anak-anak hamba-Mu, Elohimku. 

sebab  mereka ini sangat jahat, dan diciptakan untuk tujuan 

menghancurkan. 

6. Dan jangan biarkan mereka berkuasa atas roh-roh yang hidup; 

sebab  hanya Engkau sendiri yang dapat menjalankan kekuasaan 

atas mereka. Dan jangan biarkan mereka memiliki kuasa atas 

anak-anak kebenaran mulai sekarang sampai selama-lamanya. 

7. Dan Adonai Elohim kami memerintahkan kami untuk mengikat 

mereka semuanya. 

8. Dan pemimpin roh-roh itu, Mastêmâ, datang dan berkata, 

"Adonai, Pencipta, biarkanlah sebagian dari mereka tetap ada di 

hadapanku, dan biarkan mereka mendengarkan perkataanku, dan 

melakukan semua yang aku katakan kepada mereka. sebab  jika 

sebagian dari mereka tidak disisakan bagiku, aku tidak akan dapat 

menjalankan kekuasaan kehendakku atas anak-anak manusia. 

sebab  mereka ini untuk merusak dan menyesatkan sebelum 

penghakimanku, sebab  besarlah kejahatan anak-anak manusia 

itu." 

9. Dan Dia berfirman, "Biarkan sepersepuluh bagian dari mereka 

tersisa di hadapannya, dan biarlah sembilan per sepuluh bagian 

turun ke dalam tempat penghukuman." 

10. Dan salah seorang dari kami Dia perintahkan supaya kami 

mengajar Noach segala macam obat-obatan mereka, sebab  Dia 

tahu bahwa mereka tidak akan berjalan di dalam kejujuran, 

ataupun berjuang di dalam kebenaran. 

11. Dan kami bertindak sesuai seluruh firman-Nya. Semua 

makhluk-makhluk jahat yang ganas kami ikat di dalam tempat 

penghukuman dan sepersepuluh bagian dari mereka kami sisakan 

supaya mereka dapat dikuasai di hadapan Satan di atas bumi. 

12. Dan kami menjelaskan kepada Noach semua obat-obatan dari 

penyakit-penyakit mereka, bersamaan dengan godaan-godaannya, 

bagaimana dia dapat menyembuhkan mereka dengan tumbuh-

tumbuhan di bumi. 

13. Dan Noach menuliskan semua hal-hal ini dalam sebuah buku 

seperti yang kami ajarkan kepadanya mengenai setiap jenis obat. 

Demikianlah roh-roh jahat dapat dihindarkan dari (menyakiti) anak-

anak Noach. 

14. Dan dia memberi  semua yang telah dia tuliskan kepada 

Shem, anak sulungnya; sebab  dia amat sangat mengasihinya 

15. Kemudian Noach tidur bersama bapa leluhurnya, dan 

dikuburkan di Gunung Lûbâr di tanah Ararat. 

16. Sembilan ratus lima puluh tahun dia menggenapkan hidupnya, 

sembilan belas Yobel dan dua minggu dan lima tahun. [1659 A.M.] 

17. Dan dalam hidupnya di bumi dia mengungguli anak-anak 

manusia kecuali Chanoch1 sebab  kebenarannya, di mana dia 

sempurna. sebab  kedudukan Chanoch ditetapkan sebagai suatu 

kesaksian bagi generasi-generasi dunia, supaya dia menceritakan 

seluruh perbuatan-perbuatan generasi ke generasi, sampai hari 

penghakiman. 

Menara Babel dan Kekacauan Bahasa 

(10:18-27; lih. Kejadian 11:1-9). 

18. Dan dalam Yobel ketiga puluh tiga, pada tahun pertama dalam 

minggu kedua, Peleg mengambil bagi dirinya sendiri seorang istri, 

yang bernama Lômnâ, anak wanita  Sînâ'ar, dan dia melahirkan 

baginya seorang anak laki-laki dalam tahun keempat dari minggu 

ini. Dan dia menyebut namanya Reu2, sebab  katanya, "Lihatlah 

anak-anak manusia telah menjadi jahat sebab  rancangan jahat 

membangun bagi diri mereka sendiri sebuah kota dan sebuah 

menara di tanah Shinar." 

19. sebab  mereka telah pergi dari tanah Ararat di timur ke Shinar. 

sebab  dalam hari-harinya mereka membangun kota dan menara, 

katanya, "Pergilah, marilah kita naik dengan jalan itu ke surga." 

20. Dan mereka mulai membangun, dan dalam minggu keempat 

mereka membuat batu bata dengan api, dan batu bata itu dipakai 

mereka sebagai batu. Dan perekat yang mereka gunakan untuk 

menyatukan bersama-sama yaitu  aspal yang berasal dari laut, 

dan yang keluar dari mata air-mata air di tanah Shinar. 

21. Dan mereka membangunnya: empat puluh tiga tahun [1645-

1688 A.M.] mereka membangunnya. Lebarnya 203 batu bata, dan 

tinggi (sebuah batu bata) yaitu  sepertiga. Tingginya berjumlah 

5433 hasta dan 2 jengkal, dan (luas satu tembok yaitu ) tiga belas 

stadia (dan yang lainnya tiga puluh stadia). 

22. Dan Adonai Elohim kami berfirman kepada kami, "Lihatlah, 

mereka ini satu bangsa, dan (beginilah) mereka mulai bertindak, 

dan sekarang tidak ada yang akan ditahan dari mereka. Pergilah, 

marilah Kita turun dan mengacaukan bahasa mereka, supaya 

mereka tidak dapat mengerti perkataan satu dengan yang lainnya, 

dan mereka dapat terserak ke kota-kota dan bangsa-bangsa, dan 

satu tujuan tidak akan lagi ada dalam mereka sampai hari 

penghakiman." 

23. Dan Adonai turun, dan kami turun bersama-Nya untuk melihat 

kota dan menara yang telah anak-anak manusia dirikan. 

24. Dan Dia mengacaukan bahasa mereka, dan mereka tidak lagi 

mengerti perkataan satu dengan yang lainnya, dan mereka 

berhenti membangun kota dan menara. 

25. sebab  hal ini seluruh tanah Shinar disebut Babel, sebab  

Adonai di sana mengacaukan seluruh bahasa anak-anak manusia, 

            

dan sejak saat itu mereka terserak ke kota-kota mereka, masing-

masing menurut bahasanya dan bangsanya. 

26. Dan Adonai mengirim angin dahsyat terhadap menara itu dan 

merobohkannya ke bumi, dan lihatlah itu ada di antara Ashshur 

dan Babel di tanah Shinar, dan mereka menyebut namanya 

"Kacau-balau". 

27. Dalam minggu keempat dalam tahun pertama [1688 A.M.], 

pada permulaannya dalam Yobel ketiga puluh empat, mereka 

terserak dari tanah Shinar. 

Anak-anak Noach Memasuki Daerah 

Mereka; Kanaan Menduduki Palestina; 

Madai Menerima Media (10:28-36). 

28. Dan Cham dan anak-anaknya pergi ke tanah yang seharusnya 

dia duduki, yang dia peroleh sebagai bagiannya di tanah selatan. 

29. Dan Kanaan melihat tanah Lebanon sampai ke sungai Mesir, 

bahwa itu sangat baik, dan dia tidak pergi ke tanah warisannya di 

barat (yang mengarah ke) laut, dan dia tinggal di tanah Lebanon, 

ke arah timur dan ke arah barat dari perbatasan Yarden dan dari 

perbatasan laut. 

30. Dan Cham, ayahnya, dan Kush dan Mitzrayim saudaranya 

berkata kepadanya, "Engkau berdiam di tanah yang bukan 

milikmu, dan yang tidak jatuh bagi kita oleh undi. Jangan berbuat 

demikian; sebab  jika engkau berbuat seperti itu, engkau dan 

anak-anakmu akan mati di tanah itu dan terkutuk sebab  

kedurhakaan. sebab  oleh kedurhakaan engkau telah 

mendiaminya, dan oleh kedurhakaan anak-anakmu akan mati, dan 

engkau akan dimusnahkan untuk selamanya. 

31. Jangan tinggal di kediaman Shem; sebab  bagi Shem dan bagi 

anak-anaknya itu datang sebagai bagian mereka. 

32. Terkutuklah engkau, dan terkutuklah kiranya engkau melebihi 

semua anak-anak Noach, oleh kutuk yang dengannya kita 

mengikatkan diri oleh sumpah di hadapan Hakim yang Kudus, dan 

di hadapan Noach ayah kita." 

33. namun  dia tidak mendengarkan mereka, dan tinggal di tanah 

Lebanon mulai dari Chamath1 hingga masuk ke Mesir, dia dan 

anak-anaknya sampai hari ini. 

34. Dan sebab  hal ini tanah itu dinamai Kanaan. 

35. Dan Yepheth dan anak-anaknya pergi ke arah laut dan tinggal 

di tanah bagian mereka. Dan Madai melihat tanah lautan dan itu 

tidak menyukakan dia. Dan dia memohon sebuah (bagian) dari 

Cham dan Ashshur dan Arpachshad, saudara istrinya, dan dia 

tinggal di tanah Media, di dekat saudara istrinya sampai hari ini. 

36. Dan dia menyebut tempat kediamannya, dan tempat kediaman 

anak-anak-nya, Media, menurut nama ayah mereka Madai. 

                                          


Riwayat Bapa Leluhur dari Reu sampai 

Abraham (lih. Kejadian 11:20-30); 

Kerusakan Manusia (11:1-15). 

Pasal 11 

1. Dan dalam Yobel ketiga puluh lima, dalam minggu ketiga, dalam 

tahun pertama [1681 A.M.], Reu1 mengambil bagi dirinya seorang 

istri, dan namanya yaitu  'Ôrâ, anak wanita  'Ûr, anak laki-laki 

Kêsêd, dan dia melahirkan baginya seorang anak laki-laki, dan dia 

menyebut namanya Sêrô, dalam tahun ketujuh dari minggu ini 

dalam Yobel ini. [1687 A.M.] 

2. Dan anak-anak Noach mulai berperang satu sama lain, 

mengambil tawanan dan membunuh satu sama lain, dan 

menumpahkan darah manusia di bumi, dan minum darah, dan 

membangun kota-kota yang kuat, dan benteng-benteng, dan 

menara-menara. Dan masing-masing (mulai) meninggikan diri 

mereka sendiri di atas bangsa-bangsa, dan mendirikan permulaan 

kerajaan-kerajaan, dan pergi berperang kaum melawan kaum, dan 

bangsa melawan bangsa, dan kota melawan kota. Dan semua 

(mulai) melakukan kejahatan, dan memperoleh persenjataan, dan 

mengajar anak-anak mereka berperang, dan mereka mulai 

merebut kota-kota, dan menjual budak-budak laki-laki dan 

wanita . 

3. Dan 'Ûr, anak Kêsêd, membangun kota 'Arâ di Kasdim, dan 

menyebut namanya menurut namanya sendiri dan nama ayahnya. 

Dan mereka membuat bagi diri mereka sendiri patung-patung 

tuangan, dan mereka menyembah masing-masing ilah, patung 

tuangan yang mereka buat bagi diri mereka sendiri.  

4. Dan mereka mulai membuat patung-patung pahatan dan figur-

figur najis, dan roh-roh jahat membantu dan memikat (mereka) 

untuk melakukan pelanggaran dan kenajisan. 

5. Dan raja Mastêmâ mengerahkan dirinya untuk melakukan 

semuanya ini, dan dia mengirim roh-roh lain, mereka yang 

diberikan ke bawah kuasanya, untuk melakukan segala macam 

penyesatan dan dosa, dan segala macam pelanggaran, untuk 

merusak dan menghancurkan, dan untuk menumpahkan darah di 

bumi. 

6. sebab  hal ini dia menyebut nama Sêrô, Serug, sebab  setiap 

orang berbalik melakukan segala macam dosa dan pelanggaran. 

7. Dan dia bertumbuh besar, dan tinggal di Ur Kasdim, di dekat 

ayah dari ibu istrinya, dan dia menyembah ilah-ilah. Dia mengambil 

bagi dirinya sendiri seorang istri dalam Yobel ketiga puluh enam, 

dalam minggu kelima, dalam tahun pertama, [1744 A.M.] dan 

namanya yaitu  Mêlkâ, anak wanita  Kâbêr, anak wanita  

dari saudara ayahnya. 

8. Dan dia melahirkan baginya Nachor, dalam tahun pertama dari 

minggu ini. Dia bertumbuh besar dan tinggal di Ur Kasdim, dan 

ayahnya mengajarkan dia telaah-telaah Kasdim untuk meramal dan 

nujum, menurut tanda-tanda langit. 

9. Dan dalam Yobel ketiga puluh tujuh dalam minggu keenam, 

dalam tahun pertama, [1800 A.M.] dia mengambil bagi dirinya 

     

seorang istri, dan namanya yaitu  ''Îjâskâ, anak wanita  

Nêstâg dari Kasdim. 

10. Dan dia melahirkan baginya Terach dalam tahun ketujuh dari 

minggu ini. [1806 A.M.] 

11. Dan raja Mastêmâ mengirim burung-burung gagak dan 

burung-burung untuk memakan benih yang ditaburkan di tanah, 

dengan maksud untuk menghancurkan negeri itu, dan merampok 

anak-anak manusia dari jerih payah mereka. Sebelum mereka 

dapat memasukkan benih, burung-burung gagak mematuknya dari 

permukaan tanah. 

12. Dan sebab  hal ini dia menyebut namanya Terach, sebab  

burung-burung gagak dan burung-burung membuat mereka 

melarat dan menghabiskan benih mereka. 

13. Dan tahun-tahun mulai menjadi tandus, sebab  burung-burung 

itu. Mereka melahap seluruh buah-buahan dari pohon-pohonan. 

Hanya dengan usaha keras mereka dapat menyelamatkan sedikit 

dari seluruh buah-buahan di bumi dalam hari-hari mereka. 

14. Dan dalam Yobel ketiga puluh sembilan, dalam minggu kedua 

dalam tahun pertama, [1870 A.M.] Terach mengambil bagi dirinya 

seorang istri, dan namanya yaitu  'Êdnâ, anak wanita  'Abrâm, 

anak wanita  dari saudari ayahnya.  

15. Dan dalam tahun ketujuh dari minggu ini [1876 A.M.] dia 

melahirkan baginya seorang anak laki-laki, dan dia menyebut 

namanya Abram, menurut nama ayah dari ibunya; sebab  dia mati 

sebelum anak wanita nya mengandung seorang putra. 

Pengenalan Abram akan Elohim dan 

Perbuatan-perbuatan Ajaib (11:16-24). 

16. Dan anak itu mulai memahami kesesatan-kesesatan bumi, 

bahwa semuanya sesat mengejar patung-patung pahatan dan 

mengejar kenajisan. Ayahnya mengajar dia menulis, dan dia 

berumur dua minggu dari tahun-tahun [1890 A.M.]. Dia 

memisahkan diri dari ayahnya, supaya dia tidak menyembah ilah-

ilah bersamanya. 

17. Dan dia mulai berdoa kepada Pencipta segala sesuatu supaya 

Dia menyelamatkannya dari kesesatan-kesesatan anak-anak 

manusia, dan supaya bagiannya tidak jatuh ke dalam kesesatan 

sebab  kenajisan dan kejijikan. 

18. Dan musim menabur tiba untuk menaburkan benih di tanah, 

dan mereka semuanya pergi bersama-sama untuk melindungi 

benih mereka dari burung-burung gagak. Abram ikut pergi 

bersama mereka yang pergi, dan anak itu seorang pemuda 

berumur empat belas tahun. 

19. Dan sekawanan burung-burung gagak datang untuk memakan 

benih. Abram berlari menghadang mereka sebelum mereka 

hinggap di tanah, dan berteriak kepada mereka sebelum mereka 

hinggap di tanah untuk memakan benih, dan berkata, "Jangan 

turun. Kembalilah ke tempat dari mana kamu datang," dan mereka 

berbalik dan kembali. 

20. Dan dia menyebabkan kawanan burung-burung gagak berbalik 

hari itu tujuh puluh kali, dan semua burung-burung gagak di 

34 

 

seluruh tanah di mana Abram ada di sana, tidak ada satu pun yang 

hinggap. 

21. Dan semua yang ada bersamanya di seluruh tanah itu melihat 

dia berteriak, dan semua burung-burung gagak itu berbalik. Maka 

namanya menjadi besar di seluruh tanah Kasdim. 

22. Dan datang kepadanya tahun ini mereka semua yang ingin 

menabur, dan dia pergi bersama mereka hingga musim menabur 

berakhir. Mereka menaburi tanah mereka, dan tahun itu mereka 

membawa cukup gandum pulang ke rumah, dan makan dan 

dipuaskan. 

23. Dan dalam tahun pertama dari minggu kelima [1891 A.M.] 

Abram mengajar mereka yang membuat peralatan untuk lembu 

jantan, para tukang kayu. Mereka membuat sebuah bejana di atas 

tanah, menghadap rangka bajak, dengan maksud untuk 

meletakkan benih di dalamnya. Dan benih itu jatuh dari dalamnya 

ke atas mata bajak, dan tersembunyi di dalam tanah, dan mereka 

tidak lagi takut akan burung-burung gagak. 

24. Dan menurut cara ini mereka membuat (bejana-bejana) di atas 

tanah pada semua rangka-rangka bajak. Mereka menabur dan 

mengerjakan seluruh tanah, seperti yang diperintahkan Abram 

kepada mereka, dan mereka tidak lagi takut akan burung-burung. 

Abram Berusaha Mengubah Terach dari 

Penyembahan Berhala; Keluarga Terach 

(lih. Kejadian 11:27-30). Abram Membakar 

Berhala-berhala. Kematian Haran (lih. 

Kejadian 11:28)(12:1-14). 

Pasal 12 

1. Dan terjadilah dalam minggu keenam, dalam tahun ketujuh, 

[1904 A.M.] Abram berkata kepada Terach ayahnya, katanya, 

"Bapa!" 

2. Dan dia berkata, "Lihatlah, ini aku, anakku," Dan dia berkata, 

"Pertolongan dan keuntungan apa yang kita dapatkan dari ilah-ilah 

yang engkau sembah itu, 

Dan yang di hadapannya engkau bersujud menyembah? 

3. sebab  tidak ada roh di dalam mereka, 

sebab  mereka patung-patung bisu, dan menyesatkan hati. 

Jangan menyembah mereka. 

4. Sembahlah Elohim surgawi, 

Yang membuat hujan dan embun turun ke bumi, 

Dan yang melakukan segala sesuatu di atas bumi, 

Dan yang telah menciptakan segala sesuatu oleh firman-Nya, 

Dan segala kehidupan berasal dari hadapan wajah-Nya. 

5. Mengapa engkau menyembah hal-hal yang tidak mempunyai roh 

di dalam mereka? 

sebab  mereka yaitu  pekerjaan tangan-tangan (manusia), 

Dan di atas bahumu engkau memikul mereka, 

Dan engkau tidak mendapatkan pertolongan dari mereka, 

35 

 

Namun mereka menyebabkan aib yang besar bagi mereka yang 

membuatnya, 

Dan menyesatkan hati mereka yang menyembahnya. 

Jangan menyembah mereka." 

6. Dan ayahnya berkata kepadanya, "Aku juga tahu itu, anakku. 

Tapi apa yang harus aku perbuat dengan orang-orang yang 

membuat aku melayani di hadapan mereka? 

7. Dan jika aku mengatakan kepada mereka kebenaran, mereka 

akan membunuh aku. sebab  jiwa mereka melekat kepadanya 

untuk menyembah mereka dan menghormati mereka. 

8. Tetaplah diam, anakku, supaya jangan mereka membunuh 

engkau," Dan kata-kata ini dia ucapkan kepada kedua saudaranya, 

dan mereka marah kepadanya dan dia tetap diam. 

9. Dan dalam Yobel keempat puluh, dalam minggu kedua, dalam 

tahun ketujuh, [1925 A.M.] Abram mengambil bagi dirinya seorang 

istri, dan namanya yaitu  Sarai, anak wanita  ayahnya, dan dia 

menjadi istrinya. 

10. Dan Haran, saudaranya, mengambil bagi dirinya seorang istri 

dalam tahun ketiga dari minggu ketiga, [1928 A.M.]. Dia 

melahirkan baginya seorang anak laki-laki dalam tahun ketujuh 

dari minggu ini, [1932 A.M.] dan dia menyebut namanya Lot. 

11. Dan Nachor, saudaranya, mengambil bagi dirinya seorang istri. 

12. Dalam tahun keenam puluh dari hidup Abram, yaitu dalam 

minggu keempat, dalam tahun keempat, [1936 A.M.] Abram 

bangun pada waktu malam, dan membakar rumah patung-patung 

berhala. Dan dia membakar semua yang ada di dalam rumah itu 

dan tidak ada orang yang mengetahuinya. 

13. Dan mereka bangun pada malam itu dan berusaha 

menyelamatkan ilah-ilah mereka dari tengah-tengah api. 

14. Dan Haran bergegas menyelamatkan mereka, namun  api 

menyambarnya, dan dia terbakar di dalam api. Dia mati di Ur 

Kasdim di hadapan Terach ayahnya, dan mereka menguburkan dia 

di Ur Kasdim. 

Keluarga Terach di Charan; Pengalaman 

Abram; Perjalanannya ke Kanaan (12:15-31; 

lih. Kejadian 11:31-12:3). 

15. Dan Terach pergi dari Ur Kasdim, dia dan anak-anaknya, untuk 

pergi ke tanah Lebanon dan ke tanah Kanaan. Dia tinggal di tanah 

Charan, dan Abram tinggal bersama Terach ayahnya di Charan 

selama dua minggu dari tahun-tahun. 

16. Dan dalam minggu keenam, dalam tahun kelima, [1951 A.M.] 

Abram duduk sepanjang malam pada bulan baru dari bulan 

ketujuh untuk mengamati bintang-bintang dari petang hingga pagi, 

dengan maksud untuk mengetahui ciri-ciri tahun yang 

berhubungan dengan hujan. Dia sendirian sementara dia duduk 

dan mengamati. 

17. Dan suatu perkataan masuk ke dalam hatinya dan dia berkata, 

"Semua tanda-tanda bintang-bintang, dan tanda-tanda bulan dan 

36 

matahari semuanya ada di dalam tangan Adonai. Mengapa aku 

mencari (mereka)? 

18. Jika Dia berkehendak, Dia membuatnya hujan, pagi dan 

petang; 

Dan jika Dia berkehendak, Dia menahannya, 

Dan segala sesuatu ada di dalam tangan-Nya." 

19. Dan dia berdoa malam itu dan berkata, 

"Elohimku, El-Elyon, Engkau sajalah Elohimku, 

dan Engkau dan kekuasaan-Mu telah aku pilih. 

Dan Engkau telah menciptakan segala sesuatu, 

Dan segala sesuatu yaitu  pekerjaan tangan-Mu. 

20. Lepaskanlah aku dari tangan roh-roh jahat yang memiliki 

kekuasaan atas pikiran-pikiran hati manusia, 

Dan jangan biarkan mereka membuat aku tersesat dari Engkau, 

Elohimku. 

Dan Engkau tegakkan aku dan keturunanku untuk selamanya, 

Supaya kami tidak tersesat mulai dari sekarang dan untuk selama-

lamanya." 

21. Dan dia berkata, "Haruskah aku kembali ke Ur Kasdim yang 

mencari wajahku supaya aku dapat kembali kepada mereka, 

ataukah aku harus tetap di sini di tempat ini? Jalan yang benar di 

hadapan-Mu, jadikanlah itu berhasil di dalam tangan hamba-Mu 

supaya dia dapat menggenapi(nya) dan supaya aku tidak berjalan 

di dalam kecurangan hatiku, ya Elohimku."  

22. Dan dia menyelesaikan perkataan dan doanya, dan lihatlah 

firman Adonai diutus kepadanya melalui aku, demikian, "Pergilah 

engkau dari negerimu, dan dari sanak saudaramu dan dari rumah 

ayahmu ke suatu negeri yang akan Aku tunjukkan kepadamu, dan 

Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar dan sangat 

banyak. 

23. Dan Aku akan memberkati engkau, 

Dan Aku akan membuat namamu besar, 

Dan engkau akan diberkati di bumi, 

Dan di dalam engkau semua kaum keluarga di bumi akan diberkati, 

Dan aku akan memberkati mereka yang memberkati engkau, 

Dan mengutuk mereka yang mengutuk engkau. 

24. Dan Aku akan menjadi Elohim bagimu dan anakmu, dan bagi 

anak-cucumu, dan bagi semua keturunanmu. Jangan takut, mulai 

sekarang dan sampai seluruh generasi-generasi di bumi Akulah 

Elohim-mu." 

25. Dan Adonai Elohim berfirman, "Bukalah mulutnya dan 

telinganya, supaya dia dapat mendengar dan berbicara dengan 

mulutnya, dengan bahasa yang sudah dinyatakan." sebab  itu 

sudah berhenti dari mulut-mulut semua anak-anak manusia sejak 

hari dikacau-balaukannya (Babel). 

26. Dan aku membuka mulutnya, dan telinganya dan bibirnya, dan 

aku mulai berbicara dengan dia dalam bahasa Ibrani, di dalam 

bahasa penciptaan. 

27. Dan dia mengambil buku-buku bapa leluhurnya, dan ini 

dituliskan dalam Ibrani, dan dia menuliskannya, dan dia mulai 

sejak saat itu mempelajarinya. Dan aku menyatakan kepadanya 


apa yang dia tidak dapat (mengerti), dan dia mempelajarinya 

selama enam bulan musim hujan. 

28. Dan terjadilah dalam tahun ketujuh dari minggu keenam [1953 

A.M.] dia berbicara kepada ayahnya dan memberitahu dia, bahwa 

dia akan meninggalkan Charan untuk pergi ke tanah Kanaan untuk 

melihatnya dan kembali kepadanya. 

29. Dan Terach ayahnya berkata kepadanya, "Pergilah dalam 

shalom. 

Kiranya Elohim kekekalan membuat jalanmu lurus. 

Dan Adonai [beserta dengan engkau, dan] melindungi engkau 

dari segala kejahatan, 

Dan menganugerahkan kepadamu kasih karunia, belas kasihan dan 

kemurahan di hadapan mereka yang melihat engkau, 

Dan kiranya tidak satu pun anak-anak manusia memiliki kuasa 

atasmu untuk mencelakai engkau; 

Pergilah dalam shalom. 

30. Dan jika engkau melihat suatu negeri yang menyukakan 

matamu untuk didiami, maka bangkitlah dan bawalah aku 

kepadamu dan bawalah Lot bersama engkau, anak Haran 

saudaramu sebagai putramu sendiri. Adonai beserta dengan 

engkau. 

31. Dan Nachor saudaramu, tinggalkanlah bersamaku hingga 

engkau kembali dalam shalom, dan kami akan pergi bersama 

engkau semuanya bersama-sama." 

Abram dan Lot di Kanaan dan Mesir (lih. 

Kejadian 12:4-20). Abram Berpisah dari Lot 

(lih. Kejadian 13:11-18)(13:1-21). 

Pasal 13 

1. Dan Abram pergi dari Charan1, dan dia membawa Sarai, istrinya, 

dan Lot, anak saudaranya Haran, ke tanah Kanaan, dan dia datang 

ke Ashshur2, dan melanjutkan ke Shechem3, dan berdiam di dekat 

sebuah pohon tarbantin yang besar. 

2. Dan dia memandang, dan lihatlah, negeri itu sangat 

menyenangkan sejak memasuki Chamath4 hingga ke pohon 

tarbantin besar. 

3. Dan Adonai berfirman kepadanya, "Kepadamu dan kepada 

keturunanmu akan Aku berikan negeri ini." 

4. Dan dia mendirikan sebuah mezbah di sana, dan dia 

mempersembahkan di atasnya kurban bakaran kepada Adonai, 

yang telah menampakkan diri kepadanya. 

5. Dan dia pindah dari sana ke pegunungan . . . Bethel ada di 

sebelah barat dan Ai di sebelah timur, dan memasang kemahnya di 

sana. 

              

6. Dan dia memandang dan lihatlah, negeri itu sangat luas dan 

baik, dan segala sesuatu tumbuh di situ –pohon anggur dan pohon 

ara dan pohon delima, pohon ek dan cemara, dan tarbantin dan 

pohon minyak, dan aras dan pohon saru dan pohon kurma, dan 

segala pohon-pohon di padang, dan ada air di pegunungan. 

7. Dan dia memberkati Adonai yang telah memimpinnya keluar 

dari Ur Kasdim, dan telah membawanya ke negeri ini. 

8. Dan terjadilah dalam tahun pertama, dalam minggu ketujuh, 

pada bulan baru dari bulan pertama, [1954 A.M.] dia mendirikan 

sebuah mezbah di pegunungan ini, dan memanggil nama Adonai, 

"Engkau, Elohim yang kekal, yaitu  Elohimku." 

9. Dan dia mempersembahkan di atas mezbah itu kurban bakaran 

kepada Adonai supaya Dia menyertainya dan tidak meninggalkan 

dia seumur hidupnya. 

10. Dan dia berpindah dari sana dan pergi ke arah selatan, dan dia 

pergi ke Chebron dan Chebron telah didirikan pada waktu itu, dan 

dia tinggal di sana dua tahun, dan dia pergi (kemudian) ke tanah 

selatan, ke Bealoth, dan sedang terjadi kelaparan di negeri itu. 

11. Dan Abram pergi ke Mesir dalam tahun ketiga dari minggu itu, 

dan dia tinggal di Mesir lima tahun sebelum istrinya direbut dari 

padanya. 

12. Sekarang Tanais di Mesir pada waktu itu didirikan – tujuh 

tahun sesudah Chebron. 

13. Dan terjadilah ketika Firaun mengambil Sarai, istri Abram, 

maka Adonai menulahi Firaun dan seisi rumahnya dengan tulah-

tulah yang hebat sebab  Sarai, istri Abram. 

14. Dan Abram sangatlah mulia sebab  memiliki kambing domba, 

dan ternak, dan keledai, dan kuda, dan unta, dan hamba-hamba 

lelaki, dan hamba-hamba wanita , dan perak dan emas 

berlimpah-limpah. Dan juga Lot anak saudaranya, sangatlah kaya. 

15. Dan Firaun mengembalikan Sarai, istri Abram, dan dia 

menyuruhnya keluar dari tanah Mesir. Maka dia melakukan 

perjalanan ke tempat di mana dia memasang kemahnya pada 

mulanya, ke tempat mezbah, dengan Ai di sebelah timur, dan 

Bethel di sebelah barat. Dia memberkati Adonai Elohimnya yang 

telah membawanya kembali dalam shalom. 

16. Dan terjadilah dalam Yobel keempat puluh satu dalam tahun 

ketiga dari minggu pertama, [1963 A.M.] dia kembali ke tempat ini 

dan mempersembahkan di atasnya kurban bakaran, dan 

memanggil nama Adonai, dan berkata, "Engkau, El-Elyon, yaitu  

Elohimku untuk seterusnya dan selamanya." 

17. Dan dalam tahun keempat dari minggu ini [1964 A.M.] Lot 

berpisah dari padanya, dan Lot tinggal di Sodom. Orang-orang 

Sodom yaitu  para pendosa hebat. 

18. Dan itu mendukakan dia dalam hatinya sebab  anak 

saudaranya telah berpisah dari padanya; sebab  dia tidak memiliki 

anak. 

19. Dalam tahun itu ketika Lot ditawan, Adonai berfirman kepada 

Abram, sesudah Lot berpisah dari padanya, dalam tahun keempat 

dari minggu ini, "Angkatlah matamu dari tempat di mana engkau 

berdiam, ke utara dan ke selatan, dan ke barat dan ke timur. 


20. sebab  seluruh negeri yang engkau lihat akan Aku berikan 

kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selamanya, dan Aku 

akan membuat keturunanmu seperti pasir di laut. Meskipun 

seorang manusia bisa menghitung debu tanah, namun 

keturunanmu tidak akan dapat dihitung. 

21 Bangkit, berjalanlah (melewati negeri itu) menurut panjangnya 

dan lebarnya, dan lihatlah itu semuanya. sebab  kepada 

keturunanmu akan Aku berikan itu." Dan Abram pergi ke Chebron, 

dan tinggal di sana. 

Peperangan Kedorlaomer (13:22-29; lih. 

Kejadian 16). 

22. Dan dalam tahun ini datanglah Kedorlaomer, raja Elam, dan 

Amraphel, raja Shinar, dan Aryoch raja Sêllâsar, dan Têrgâl, raja 

Goyim, dan membunuh raja Amorah, dan raja Sodom melarikan 

diri, dan banyak yang gugur sebab  luka-luka di lembah Siddim, di 

tepi Laut Asin. 

23. Dan mereka merebut Sodom dan Admah dan Tseboiym, dan 

mereka menawan Lot juga, anak saudara Abram, dan seluruh 

harta kekayaannya, dan mereka pergi ke Dan. 

24. Dan salah seorang yang meloloskan diri datang dan 

mengatakan kepada Abram bahwa anak saudaranya telah ditawan. 

Maka (Abram) mempersenjatai hamba-hamba seisi rumahnya . . . 

25. . . . bagi Abram, dan bagi keturunannya, sepersepuluh dari 

buah sulung bagi Adonai, dan Adonai menetapkan itu sebagai 

suatu ketetapan untuk selamanya bahwa mereka harus 

memberi  itu kepada para imam yang melayani di hadapan-Nya, 

supaya mereka mewarisinya untuk selamanya. 

26. Dan untuk hukum ini tidak ada batas hari-hari; sebab  Dia 

telah menetapkan itu untuk generasi-generasi untuk selamanya, 

bahwa mereka harus memberi  kepada Adonai sepersepuluh 

dari segala sesuatu, dari benih dan anggur dan minyak dan ternak 

dan kambing domba. 

27. Dan Dia memberi  (itu) kepada imam-imam-Nya untuk 

dimakan dan untuk diminum dengan sukacita di hadapan-Nya. 

28. Dan raja Sodom datang kepadanya dan bersujud di 

hadapannya, dan berkata, "Tuan kami Abram, berikanlah kepada 

kami jiwa-jiwa yang telah engkau selamatkan, namun biarlah 

jarahan itu menjadi milikmu." 

29. Dan Abram berkata kepadanya, "Aku mengangkat tanganku 

kepada El-Elyon, bahwa mulai dari sehelai benang hingga alas 

sepatu, aku tidak akan mengambil apa pun dari milikmu, supaya 

jangan engkau berkata, 'Aku telah membuat Abram kaya,' kecuali 

apa yang dimakan orang-orang muda ini, dan bagian orang-orang 

yang pergi bersamaku –Aner, Eshkol, dan Mamre. Mereka akan 

mengambil bagian mereka." 


Perjanjian Elohim dengan Abram (14:1-20; 

lih. Kejadian 15). 

Pasal 14 

1. Sesudah hal-hal ini, dalam tahun keempat dari minggu ini, pada 

bulan baru dari bulan ketiga, firman Adonai datang kepada Abram 

dalam sebuah mimpi, demikian, "Jangan takut, Abram. Akulah 

pembelamu, dan upahmu akan sangat besar." 

2. Dan dia berkata, "Adonai, Adonai, apakah yang akan Engkau 

berikan kepadaku, sebab  aku akan pergi tanpa mempunyai anak. 

Dan anak Mâsêq, anak dari hambaku wanita , yaitu  

Dammasek Eliezer. Dia akan menjadi pewarisku, dan kepadaku 

Engkau tidak memberi  keturunan." 

3. Dan Dia berfirman kepadanya, "(Orang) ini tidak akan menjadi 

pewarismu, namun  seseorang yang akan keluar dari perutmu 

sendiri. Dia akan menjadi pewarismu." 

4. Dan Dia membawanya keluar, dan berfirman kepadanya, 

"Pandanglah ke langit dan hitunglah bintang-bintang jika engkau 

dapat menghitung mereka." 

5. Dan dia memandang ke langit, dan melihat bintang-bintang. 

Dan Dia berfirman kepadanya, "Seperti itulah nanti keturunanmu." 

6. Dan dia percaya di dalam Adonai, dan itu diperhitungkan 

kepadanya sebagai kebenaran. 

7. Dan Dia berfirman kepadanya, "Akulah Adonai yang membawa 

engkau keluar dari Ur Kasdim, untuk memberi  kepadamu 

negeri orang Kanaan supaya mewarisinya untuk selamanya. Dan 

Aku akan menjadi Elohim bagimu dan keturunanmu sesudah 

engkau." 

8. Dan dia berkata, "Adonai, Adonai, bagaimana aku tahu bahwa 

aku akan mewarisi(nya)?" 

9. Dan Dia berfirman kepadanya, "Ambillah bagi-Ku seekor lembu 

betina berumur tiga tahun, dan seekor kambing berumur tiga 

tahun, dan seekor domba berumur tiga tahun, dan seekor burung 

perkutut, dan seekor merpati." 

10. Dan dia mengambil semuanya ini di pertengahan bulan dan dia 

tinggal di pohon tarbantin Mamre, yang di dekat Chebron. 

11. Dan dia mendirikan di sana sebuah mezbah, dan 

mengurbankan semuanya ini. Dia mencurahkan darah mereka di 

atas mezbah, dan membelah mereka di tengah-tengah, dan 

meletakkan bagian-bagiannya saling berseberangan, namun  burung-

burung tidaklah dia belah. 

12. Dan burung-burung turun menghinggapi potongan-potongan 

itu, dan Abram mengusir mereka pergi, dan tidak membiarkan 

burung-burung menyentuhnya. 

13. Dan terjadilah, ketika matahari telah terbenam, suatu tidur 

yang lelap menguasai Abram, dan lihatlah! Suatu kengerian 

kegelapan besar turun ke atasnya, dan itu berkata kepada Abram, 

"Ketahuilah dengan pasti bahwa keturunanmu akan menjadi orang 

asing di sebuah negeri (yang) bukan milik mereka, dan mereka 

akan menempatkan mereka ke dalam perbudakan, dan menindas 

mereka empat ratus tahun. 

14. Dan juga bangsa kepada siapa mereka menjadi budak akan 

Aku hakimi, dan sesudah itu mereka akan pergi dari sana dengan 

banyak harta benda. 

15. Dan engkau akan pergi kepada bapa leluhurmu dalam shalom, 

dan dikuburkan dalam umur lanjut.  

16. namun  dalam generasi keempat mereka akan kembali ke sini, 

sebab  kefasikan orang Emori belumlah genap." 

17. Dan dia terbangun dari tidurnya, dan dia bangkit, dan matahari 

telah terbenam. Dan di sana ada nyala api, dan lihatlah! Sebuah 

tungku perapian yang berasap, dan lidah api melintas di antara 

potongan-potongan itu. 

18. Dan pada hari itu Adonai membuat sebuah perjanjian dengan 

Abram, demikian, "Kepada keturunanmu akan Aku berikan negeri 

ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai besar, sungai Perath1, 

orang Qeyni, orang Qenizzi, orang Qadmoni, orang Perizzi2, orang 

Rephaim, orang Phakori, orang Chivvi, orang Emori, dan orang 

Kanaan, dan orang Girgashi, dan orang Yebusi. 

19. Dan hari itu berlalu, dan Abram mempersembahkan potongan-

potongan itu, dan burung-burung, dan persembahan panenan, dan 

persembahan curahan, dan api menghabiskan mereka. 

20. Dan pada hari itu kami membuat sebuah perjanjian dengan 

Abram, seperti yang telah kami perjanjikan dengan Noach dalam 

bulan ini. Dan Abram memperbaharui perayaan dan ketetapan bagi 

dirinya sendiri untuk selamanya. 

Kelahiran Ishmael (14:21-24; lih. Kejadian 

16:1-4,11). 

21. Dan Abram bersukacita, dan menceritakan semua hal ini 

kepada Sarai istrinya. Dan dia percaya bahwa dia akan memiliki 

keturunan, namun dia tidak menanggapinya. 

22. Dan Sarai menasihati suaminya Abram, dan berkata 

kepadanya, "Pergi hampirilah Hagar, hambaku wanita  Mesir. 

Mungkin aku akan membangkitkan keturunan bagimu oleh dia."  

23. Dan Abram mendengarkan suara Sarai istrinya, dan berkata 

kepadanya, "Baiklah." Dan Sarai mengambil Hagar, hambanya 

wanita , orang Mesir, dan memberi nya kepada Abram, 

suaminya, untuk menjadi istrinya. 

24. Dan dia menghampirinya, dan dia mengandung dan melahirkan 

baginya seorang anak laki-laki, dan dia menyebut namanya 

Ishmael, dalam tahun kelima dari minggu ini [1965 A.M.]. Ini 

yaitu  tahun kedelapan puluh enam dari kehidupan Abram. 


Perayaan Penyunatan Buah Sulung 

Ditetapkan. Janji Kelahiran Yitschaq. Sunat 

Ditetapkan bagi Seluruh Yisrael (15:1-34; 

lih. Kejadian 17). 

Pasal 15 

1. Dan dalam tahun kelima dari minggu keempat dari Yobel ini, 

[1979 A.M.] dalam bulan ketiga, di pertengahan bulan, Abram 

merayakan perayaan buah sulung tuaian gandum. 

2. Dan dia mempersembahkan persembahan-persembahan baru di 

atas mezbah, buah sulung hasil, kepada Adonai, seekor lembu 

betina dan seekor kambing dan seekor domba di atas mezbah 

sebagai kurban bakaran bagi Adonai; persembahan panenan 

mereka dan persembahan curahan, dia persembahkan di atas 

mezbah dengan kemenyan. 

3. Dan Adonai menampakkan diri kepada Abram, dan berfirman 

kepadanya, "Akulah El-Shadday, hiduplah benar di hadapan-Ku dan 

jadilah engkau sempurna.  

4. Dan Aku akan membuat perjanjian-Ku antara Aku dan engkau, 

dan Aku akan melipatgandakan engkau sangat banyak." 

5. Dan Abram tersungkur dengan wajahnya, dan Elohim berbicara 

dengan dia, dan berfirman, 

6. "Lihatlah, ketetapan-Ku yaitu  dengan engkau, 

Dan engkau akan menjadi bapa banyak bangsa. 

7. Tidak juga namamu akan disebut lagi Abram, 

namun  namamu mulai dari sekarang, bahkan untuk selamanya, 

yaitu  Abraham. 

sebab  bapa banyak bangsa telah Aku jadikan engkau. 

8. Dan Aku akan membuat engkau sangat besar, 

Dan Aku akan membuat engkau menjadi bangsa-bangsa, 

Dan raja-raja akan keluar dari padamu. 

9. Dan Aku akan menegakkan perjanjian-Ku antara Aku dan 

engkau, dan keturunanmu sesudah engkau, di sepanjang generasi-

generasi mereka, sebagai perjanjian kekal, supaya Aku menjadi 

Elohim bagimu, dan kepada keturunanmu sesudah engkau. 

10. <Dan Aku akan memberi  kepadamu dan kepada 

keturunanmu sesudah en