tanda akhir zaman 3
-Masih palsu,
Imam Al-Mahdi, dan kembalinya Al-Masih asli, Nabi ‘Isa putra
Perawan Maryam (‘alaihi salam). Apa penjelasan yang mungkin
untuk situasi yang benar-benar tidak menguntungkan ini? Juga
bagaimana kita menjelaskan fakta mengejutkan bahwa selain
dari satu ayat sangat menakjubkan yang menyatakan lepasnya
gerombolan Yakjuj dan Makjuj, Iqbal secara misterius dan tak
dapat dijelaskan justru diam dalam topik penting strategis ini
yang menjadi jantung konsep Islam tentang akhir zaman?
74
Pendapat saya yaitu jika Iqbal masih hidup saat ini maka
peristiwa yang terjadi di dunia dan khususnya di Tanah Suci,
akan mendorongnya untuk mengubah pandangannya
sehubungan dengan Dajjal Al-Masih palsu, Imam Al-Mahdi dan
kembalinya Nabi ‘Isa Al-Masih asli serta pendapatnya bahwa
Negara Islam republik modern dapat menggantikan Khalifah
Islam. Bukankah dia sendiri berkata: “Hanya batu yang tidak
berubah”! Ini sebab realitas Yakjuj dan Makjuj disebutkan di
dalam Al-Qur’an sehingga tidak mungkin Iqbal mengabaikan
topik ini . Akibat wajarnya yaitu jika kepercayaan pada
Yakjuj dan Makjuj tidak disebutkan di dalam Al-Qur’an, dan
hanya bergantung pada Hadits-hadits, maka Yakjuj dan Makjuj
pun mungkin mengalami hal yang sama seperti kepercayaan
pada kedatangan Imam Al-Mahdi, Dajjal, dan kembalinya Nabi
‘Isa (‘alaihi salam). Saat Iqbal mengarahkan perhatian pada kajian
tentang tokoh-tokoh ini, dia tampaknya telah mengalami
transformasi epistemologis. Kesadaran spiritual atau religius
diterapkan dalam mengenali lepasnya Yakjuj dan Makjuj ke
dunia. Cahaya Allah Subhanahu wa Ta’ala menerangi jalannya
untuk memahami kebenaran secara intuitif yang mempesona. Di
sisi lain, kesadaran teoretis-lah yang diterapkan dalam mengkaji
kebenaran-kebenaran lain yang tidak disebutkan di dalam Al-
Qur’an. Saya juga mencurigai dampak dari pelatihan ilmu
filsafat serta epistemologi Barat pada kesadaran teoretis Iqbal
saat dia mengarahkan perhatian pada kebenaran akhir zaman
yang terdapat dalam Hadits. Ini tampaknya menjadi subjek yang
layak untuk dipelajari secara serius oleh ahli psikolog yang juga
mampu mengkaji realitas spiritual.
***
75
ESAI 5
Sepuluh Tanda Besar Hari Akhir –
Apakah Satu Baru Saja Terjadi?
❖ HARI AKHIR BERARTI AKHIR ZAMAN
stilah ‘Hari Akhir’ pada kenyataannya yaitu singkatan dari
‘Akhir Zaman’, atau zaman yang akan mencapai puncaknya
pada akhir sejarah - saat Al-Masih sejati, Nabi ‘Isa putra
Maryam (bukan putra Tuhan), akan kembali untuk memerintah
dunia dari Yerusalem dengan keadilan dan pemerintahan
‘hingga akhir’. Itu akan menjadi ‘hingga akhir’ dalam arti bahwa
sejarah akan berakhir dalam peristiwa itu. Kehidupan di bumi
sesudah peristiwa itu, dan sesudah Nabi ‘Isa (‘alaihi salam)
menghadapi maut sebagaimana setiap manusia akan merasakan
maut dan dimakamkan di sebelah Nabi Muhammad (shala Allahu
‘alaihi wa salam) di Madinah, tidak akan memenuhi syarat sebagai
sejarah. Hal ini terjadi sebab tali sekuler modern akan mencapai
akhir yang dapat diprediksi dalam ketidaktuhanan total, dan
dengan konsekuensi runtuhnya moral, dan kesadaran moral,
sehingga orang akan melupakan status manusia mereka dan
“akan melakukan hubungan seksual di depan umum seperti
keledai”. Sudah cukup jelas (terutama pada saat Karnaval
Trinidad) bahwa kita cukup dekat dengan pemenuhan nubuwah
tidak menyenangkan yang disampaikan oleh Nabi Muhammad
(shala Allahu ‘alaihi wa salam).
Begitu banyak, klaim palsu dari peradaban barat Yahudi-
Kristen bermata satu dan ‘budak rumahan’ di seluruh dunia.
I
76
Mereka mengklaim bahwa umat manusia sedang menyaksikan
kemajuan yang belum pernah terjadi sebelumnya, bahwa saat ini
yaitu yang terbaik dari segala zaman, bahwa dunia terus
tumbuh lebih baik dan lebih baik, dan bahwa peradaban Barat
modern telah membuat semua peradaban sebelumnya, termasuk
Islam, hampir mati dan usang!
lalu ada begitu banyak ‘budak rumahan’ bermata satu
lokal di sini di pulau saya berasal yakni Trinidad yang bersikeras
bahwa Muslim harus tetap menjadi bagian dari ‘warga arus
utama’ - bahkan saat arus utama itu menuju api neraka.
saat sebuah kapal tenggelam dan Anda tidak dapat
mencegahnya agar tidak tenggelam, Anda harus turun dari kapal
itu, dan mendesak orang lain juga untuk melakukannya. Kapal
dunia sekarang tenggelam! Buktinya ada di sekitar kita dengan
jelas terlihat seperti terangnya matahari pada siang hari! Akan
tetapi mereka yang buta (mata hatinya) tidak dapat melihat
bahwa kapal itu sedang tenggelam. Mereka menggunakan artikel
cek mereka, atau laras senjata mereka, untuk memaksakan diri
mereka di seluruh dunia sebagai pemimpin. Orang buta
lalu menuntun orang buta lainnya sampai semuanya
hilang dan akan ditenggelamkan seperti kaum Nabi Nuh (‘alaihi
salam).
Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam)
menubuwahkan lebih banyak tanda Hari Akhir selain ‘seks
keledai’ di depan umum. Sebagian besar dikenal sebagai tanda
‘kecil’. Mari kita bahas beberapa di antaranya (dipilih secara
acak) sebelum kita beralih ke sepuluh tanda ‘besar’ di mana kita
berusaha untuk memasukkan gempa bumi besar bawah laut dan
menyebabkan Tsunami di Asia Tenggara yang terjadi pada akhir
Desember 2004.
77
❖ TANDA-TANDA KECIL
Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam) menubuwahkan
Akhir Zaman:
▪ “Orang-orang akan mengikuti jalan hidup selain saya, dan
memberi bimbingan yang berbeda dari saya” … “Saya
khawatir umat saya mendapatkan para pemimpin yang
menyesatkan” … “Sebelum Hari Kiamat akan ada pembohong
besar, jadi waspyaitu terhadap mereka” … “saat anggota
suku yang paling jahat menjadi pemimpin, dan seseorang
dihormati sebab takut akan kejahatan yang mungkin
dilakukannya, dan kepemimpinan diberikan kepada orang-orang
yang tidak pantas, maka dekatlah Hari Akhir”. Semua
peringatan ini telah dipenuhi secara dramatis dan tidak
menyenangkan. Di seluruh dunia saat ini, dengan sedikit
pengecualian, dan bahkan di sini, di pulau asal saya di
Karibia, Trinidad, orang-orang, termasuk Muslim, kini
mendapatkan pemimpin yang paling buruk. Tanda-tanda
Hari Akhir yang tidak menyenangkan ini telah terjadi,
namun ada begitu banyak yang tidak, atau tidak dapat
melihat, dan mereka secara membabi buta bergegas seperti
ternak ceroboh justru mendukung atau mengikuti para
pemimpin ini demi keuntungan pribadi, atau
ketakutan, atau semata-mata sebab ketidakpedulian;
▪ “Wanita akan mengatur rambut mereka agar terlihat seperti
punuk unta”, dan tanda ini sudah terjadi, kita melihatnya
setiap hari;
▪ “Wanita akan berpakaian seperti pria”, dan kita sudah
melihat mereka hari ini dengan celana panjang, jaket, dan,
mungkin, dasi; dan “wanita akan berpakaian namun
telanjang", nubuwah ini pun kini digenapi. saat wanita
berparade di depan umum “berpakaian, namun telanjang”,
78
seperti yang mereka lakukan pada zaman ini, dan saat
Muslim tidak dapat mencegahnya, mereka lalu harus
berusaha untuk melarikan diri dari warga arus utama
ini dibandingkan tetap menjadi bagian dari itu sampai
wanita sepenuhnya telanjang dan melakukan hubungan
seksual “seperti keledai” dipertontonkan di depan umum.
Jika mereka dengan cerobohnya memilih untuk tetap
menjadi bagian dari warga yang korup dan suka
bermaksiat, maka mereka atau anak-anak mereka pada
akhirnya akan dihancurkan oleh warga seperti itu.
▪ “Pria akan berpakaian seperti wanita”, dan tanda ini pun
sudah terjadi. Hampir tidak ada yang tahu bahwa ‘dia’, yang
disebut transjender, sebenarnya laki-laki;
▪ Homoseksualitas (dan lesbianisme) akan menjadi hal yang
lumrah, dan ini sudah terjadi di depan mata kita. Penerimaan
sosial dan perlindungan hukum untuk penyimpangan
seksual yang keji ini mulai berkembang. Sesungguhnya
mereka yang berpegang teguh pada larangan ilahi atas
penyimpangan seksual semacam itu sekarang dianggap
jahat sebagai orang yang menderita penyakit yang disebut
‘homofobia’;
▪ Anak-anak yang lahir di luar pernikahan akan menjadi hal
yang lumrah, pada kenyataannya pernikahan itu sendiri
sekarang tampaknya ditakdirkan untuk menjadi usang;
▪ Perzinahan dan perselingkuhan akan menjadi hal yang
lumrah pun tampaknya sudah terpenuhi di dunia modern di
mana keperawanan dan kesetiaan dalam perkawinan
menjadi kuno;
79
▪ Ketidakseimbangan antara laki-laki dan wanita
sehingga “satu laki-laki harus menafkahi (bukan menikahi)
lima puluh wanita ”, yang belum terjadi tetapi dapat
dikaitkan dengan dampak pada produksi sperma laki-laki
seperti pencemaran lingkungan dan makanan hasil rekayasa
genetika;
▪ Konsumsi universal minuman beralkohol, “akar dari segala
kejahatan” ini telah menjadi wabah yang menghebohkan di
mana tidak ada yang aman dari pengemudi yang mabuk;
bayi yang belum lahir minum saat ibunya minum dan
sangat menderita sebab nya; orang, termasuk Perdana
Menteri, minum dan menjadi mabuk, lalu bertingkah laku
di depan umum seperti keledai;
▪ “Pengetahuan agama akan hilang”, sebab para ulama Islam
yang dibimbing dengan benar dianiaya, dipinggirkan,
“dilarang”, atau dinyatakan sebagai “risiko keamanan yang
besar”. Hanya para ulama yang dengan terampil dapat
melompat dan menari mengikuti irama orang-orang yang
mengendalikan kekuasaan yang medapatkan kebebasan
tanpa batas untuk mengkhotbahkan Islam versi modifikasi
yang dapat diterima oleh para penguasa dunia yang sekuler.
Institusi pendidikan Islam dipaksa untuk tunduk pada
kendali mereka yang berperang melawan Islam. Jika
mereka tidak tunduk, mereka akan ditutup. Mahasiswa
asing dilarang mempelajari Islam di negara-negara tertentu
yang disebut Republik Islam;
▪ “Waktu akan bergerak dengan cepat - setahun berlalu
seperti sebulan - sebulan seperti seminggu - seminggu
seperti sehari” dst., dan persepsi waktu yang bergerak cepat
merupakan pengalaman universal;
80
▪ Prevalensi pembunuhan acak, pembunuhan dan kekerasan
sehingga “seorang pembunuh tidak akan tahu mengapa dia
membunuh dan orang yang dibunuh tidak akan tahu
mengapa dia dibunuh”, dan “setiap zaman diikuti oleh
zaman yang lebih buruk” – sudah terjadi di seluruh dunia
pembunuhan acak yang tidak masuk akal dan kasusnya
terus meningkat;
▪ “Tidak ada yang tersisa dari Islam kecuali namanya, dan
tidak ada yang tersisa dari Al-Qur’an kecuali jejak
(tulisannya) (yaitu, Alquran tidak akan dipelajari, tidak ada
yang akan mengikuti petunjuknya, hanya dibaca secara
mekanis, dsb.); Masjid akan menjadi bangunan besar tetapi
tanpa petunjuk; dan ulama (ulama Islam yang mewakili
orang-orang seperti itu) akan menjadi orang terburuk di
bawah langit. Dari mereka akan muncul fitnah (cobaan) dan
mereka akan menjadi pusat fitnah (sebab mereka
mengkhianati Islam)” - Ada banyak cendekiawan Islam
terkemuka yang menyatakan bahwa nubuwah ini pun telah
digenapi. Buktinya sangat banyak. Khilafah Islam telah
lama dihancurkan, Zakat tidak lagi dikumpulkan dan
didistribusikan oleh negara, uang itu sendiri sekarang telah
rusak, Syirik universal negara modern telah merusak
seluruh umat manusia, Riba tersebar luas secara universal,
haji mungkin akan segera ditinggalkan ;
▪ Konsumsi universal Riba (yaitu, uang yang dipinjamkan
dengan bunga, dan transaksi yang ‘menipu’ melalui
penipuan dalam bisnis, dll.). Di seluruh dunia saat ini Riba
dalam perbankan dan asuransi modern, serta dalam sistem
moneter, telah mengambil kendali penuh atas pasar dan
kehidupan ekonomi.
81
Ada beberapa tanda kecil yang ditulis dalam bahasa yang penuh
teka-teki seperti,
▪ “Seorang budak wanita akan melahirkan majikannya",
dimungkinkan melalui kombinasi Riba dan revolusi feminis
modern, dan
▪ “Penggembala tanpa alas kaki akan bersaing satu sama lain
dalam pembangunan gedung bertingkat”. Ini sudah
terpenuhi saat kekayaan disia-siakan dalam proyek
pembangunan yang megah dan mahal yang ditugaskan oleh
orang-orang yang mendambakan simbol-simbol status yang
terlihat di dunia modern yang mengakui orang kaya sebagai
‘seseorang’ dan orang miskin sebagai ‘bukan siapa-siapa’
(lihat kisah orang kaya dan orang miskin dalam Al-Qur’an
Surat Al-Kahf).
Dan lalu ada tanda-tanda kecil yang belum terjadi seperti:
▪ “Kiamat tidak akan datang sampai ada kebakaran dari tanah
Hijaz (yang ada di Arab Saudi) yang akan menerangi
punggung unta-unta di Busra”. Namun untuk pertukaran
Basra dengan Hijaz, ramalan ini mungkin memperkirakan
serangan nuklir di Iran atau sekitarnya yang secara resmi
akan menegaskan Israel dalam klub negara berkekuatan
nuklir.
Begitu banyak Tanda-tanda kecil Hari Akhir ini, dan begitu
banyak lagi yang tidak disebutkan di sini, telah terjadi, sehingga
kita kini dapat beralih ke Tanda-tanda besar dengan pengakuan
yang jelas bahwa kita sudah hidup pada Akhir Zaman.
❖ TANDA-TANDA BESAR
82
Hudhayfah bin Usayd Ghifari meriwayatkan: “Rasulullah
datang kepada kami secara tiba-tiba saat kami sedang
berkumpul (dalam sebuah diskusi). Dia bertanya: Apa yang
kalian diskusikan? (Para Sahabat) berkata: Kita sedang
membahas tentang Kiamat. sesudah itu dia bersabda: Itu tidak
akan datang sampai kalian melihat sepuluh tanda dan (dalam
hubungan ini) dia menyebutkan ‘asap’, ‘Dajjal’, ‘binatang’,
‘terbitnya matahari dari Barat’, ‘turunnya Nabi ‘Isa putra
Maryam’, ‘Yakjuj dan Makjuj’, dan ‘gempa bumi di tiga
tempat, satu di timur, satu di barat dan satu di Arab, yang pada
akhirnya ‘api akan menyala dari Yaman dan akan mendorong
orang ke tempat pertemuan mereka'.
(Sahih Muslim)
Inilah sepuluh Tanda besar Hari Akhir seperti yang
dinubuwahkan oleh Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa
salam):
▪ Dajjal – Al-Masih palsu atau Anti-Kristus,
▪ Yakjuj dan Makjuj,
▪ Kabut asap,
▪ Binatang buas di bumi atau tanah (kemungkinan besar tanah
suci),
▪ Matahari terbit dari Barat,
▪ Gempa bumi di tiga tempat – satu di timur,
▪ Satu di barat,
▪ Satu di Arab,
83
▪ Api akan menyala dari Yaman dan akan mendorong orang
ke tempat pertemuan mereka (untuk penghakiman),
▪ Putra Maryam akan turun.
Meskipun tanda-tanda ini tidak diberikan oleh Nabi (shala
Allahu ‘alaihi wa salam) yang diberkahi dalam urutan kronologis
waktu kejadiannya, saya telah berusaha untuk menempatkannya
dalam urutan itu, dengan tanda-tanda yang belum muncul di
bagian bawah daftar. Bagaimana saya sampai pada susunan di
atas? Kita tahu dari nubuwah Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam)
yang diberkahi bahwa ‘tenggelamnya bumi’ yang ketiga akan
terjadi di Arab, akan menelan pasukan yang menuju ke selatan
menuju Makkah. Tentara itu akan menyerang Imam Al-Mahdi,
keturunan Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam). Telah
dinubuwahkan bahwa dia akan merestorasi Kekhalifahan Islam
(atau model negara Islam) di Jazirah Arab. sesudah tanda itu
terjadi (yaitu, gempa besar ketiga), putra Maryam akan turun
dari langit dengan tangan bertumpu pada sayap dua malaikat,
dan akan membunuh Dajjal Al-Masih Palsu atau Anti-Kristus.
Al-Qur'an sendiri menggambarkan Nabi ‘Isa (‘alaihi salam) (yaitu,
kedatangan Nabi ‘Isa kembali) sebagai 'Ilmu (yang di sini berarti
kunci utama topik) Hari Kiamat:
Dan sungguh, dia (‘Isa) itu benar-benar menjadi pertanda
akan datangnya hari Kiamat: sebab itu, janganlah kamu ragu-
ragu tentang (Kiamat) itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang
lurus.
(Al-Quran Surat Az-Zukhruf, 43: 61)
Oleh sebab itu, kembalinya harus terjadi secara kronologis
pada akhir daftar. Kita juga tahu bahwa ‘api’ dari Yaman akan
terjadi sesudah gempa ketiga. Dan kini sesudah tampaknya gempa
84
besar di Timur sudah terjadi, kita menunggu empat tanda besar
lainnya yang masih belum terjadi. Kapan enam tanda ‘besar’
pertama muncul?
❖ DAJJAL
Saya telah berargumen dalam artikel saya, ‘Yerusalem dalam Al-
Qur’an – Pandangan Islam Mengenai Takdir Yerusalem’, bahwa
Dajjal Al-Masih palsu atau Anti-Kristus dilepaskan ke dunia
pada masa hidup Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam).
Dia telah menyelesaikan tahap pertama dari misinya yang
berlangsung selama periode “sehari seperti setahun”, dan akan
menyelesaikan tahap kedua yang berlangsung selama periode
“sehari seperti sebulan”. Tahap ketiga dan terakhir dari misinya
(peniruan identitas Al-Masih sejati) yang akan berlangsung
dalam periode “sehari seperti seminggu”, saya yakin, akan
dimulai saat Israel menggantikan AS sebagai negara adikuasa
dunia. Dan itu akan terjadi saat Israel melancarkan perang
besar yang akan mengakibatkan ekspansi teritorial yang
dramatis “dari sungai Mesir hingga sungai Eufrat". Israel
lalu akan menguasai Terusan Suez dan semua sumber
minyak di Teluk Arab.
Pada akhir tahap ketiga itu, Dajjal Al-Masih palsu atau
Antikristus akan lahir ke dunia dari orang tua Yahudi, bangkit
menjadi penguasa Israel dan, sebab nya, akan menyelesaikan
misinya untuk menguasai dunia dari Yerusalem. Dan Allah
Yang Maha Tahu!
Satu bab dari artikel itu dikhususkan untuk menjelaskan topik
Dajjal. Saya kini sedang menulis satu kuartet artikel tentang Surah
Al-Kahfi dalam Al-Qur’an, dan salah satu dari empat artikel
ini akan sepenuhnya membahas penjelasan komprehensif
85
mengenai topik Dajjal, Al-Masih palsu atau Anti-Kristus dalam
Islam Insyaa Allah.
❖ YAKJUJ DAN MAKJUJ
Saya juga berpendapat dalam artikel saya bahwa Yakjuj dan
Makjuj dilepaskan ke dunia pada masa hidup Nabi Muhammad
(shala Allahu ‘alaihi wa salam). Al-Qur’an sendiri telah
menyebutkan (Al-Qur'an Surat Al-Anbiya ', 21: 95-96) tentang
‘kota’ yang dihancurkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan
penduduk kota itu diusir, dan lalu dilarang kembali untuk
merebut kembali kota mereka sampai Yakjuj dan Makjuj tidak
hanya dibebaskan tetapi juga telah menyebar ke segala arah (ke
seluruh dunia).
“Dan ada larangan di suatu kota yang telah Kami binasakan:
bahwa mereka (penduduk kota itu) tidak akan kembali (untuk
merebutnya sebagai milik mereka); hingga apabila Yakjuj dan
Makjuj dilepaskan (keluar dari dinding penghalang), dan
mereka dengan cepat menyebar ke segala arah (mereplikasi
diri mereka sendiri di antara semua orang di dunia).”
(Al-Qur’an Surat Al-Anbiya’, 21: 95-96)
Saya mengidentifikasi ‘kota’ itu sebagai Yerusalem. Dan
sebab orang-orang Yahudi telah kembali ke Yerusalem untuk
mengklaimnya kembali sebagai milik mereka, maka Yakjuj dan
Makjuj, seperti Dajjal, juga mendekati akhir misi mereka. Dan
Allah Yang Maha Tahu!
Seluruh bab lain dari ‘Yerusalem dalam Al-Qur’an’
dikhususkan untuk menjelaskan topik Yakjuj dan Makjuj. Selain
itu, artikel kuartet keempat tentang Surah Al-Kahfi akan
dikhususkan untuk pembahasan komprehensif mengenai topik
ini Insyaa Allah.
86
❖ DUKHAN (KABUT ASAP)
Ini tampaknya merupakan totalitas pencemaran lingkungan
(bukan hanya kabut asap) yang telah mendatangkan malapetaka
di bumi itu sendiri dan menyebabkan pemanasan global dengan
dampak gempa bumi, angin topan, banjir, dll. Ekonomi industri
modern yang dirancang Dajjal, tampaknya menjadi penyebab
terbesar pencemaran lingkungan di dunia saat ini. Dengan kata
lain, kita telah ditipu untuk menyebabkan Dukhan (asap) yang
pada gilirannya menyebabkan pemanasan global dan akhirnya
bencana iklim. Dan Allah Yang Maha Tahu! Namun, penting
untuk diperhatikan bahwa ada beberapa Hadits dalam Sahih
Bukhari yang menyatakan bahwa tanda Dukhan (asap) sudah
muncul pada masa hidup Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) yang
diberkahi.
❖ DABBATUL ARD (BINATANG BUAS DI BUMI
ATAU TANAH)
Saya telah berargumen dalam ‘Yerusalem dalam Al-Qur’an’
bahwa binatang buas di bumi ini sebenarnya yaitu Negara
Penipu Israel yang sekarang menempati Tanah Suci. Syeikh
terpelajar, Safar al-Hawali, berpendapat bahwa ‘binatang’ itu
yaitu Gerakan Zionis. Dan Allah Yang Maha Tahu!
❖ MATAHARI TERBIT DARI BARAT
Mereka yang menafsirkan tanda ini secara harfiah berasumsi
bahwa tatanan alam akan terbalik meskipun ada pernyataan Al-
Qur’an bahwa tidak ada perubahan dalam ciptaan Allah (dari
tatanan alam itu):
“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama
(Islam); (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah
87
menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada
perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus,
tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”
(Al-Qur’an Surat Rum, 30: 30)
Mereka juga melakukannya meskipun ada pernyataan
khusus dari Nabi Ibrahim (‘alaihi salam) bahwa Tuhan-Nya
menyebabkan matahari terbit dari Timur. Ibrahim lalu
melanjutkan untuk menantang Sang Raja untuk menyebabkan
matahari terbit dari Barat jika dia memiliki kekuatan yang lebih
besar dari Allah Subhanahu wa Ta’ala:
Tidakkah kamu memperhatikan orang yang mendebat
Ibrahim mengenai Tuhannya, sebab Allah telah memberinya
kerajaan (kekuasaan). saat Ibrahim berkata, “Tuhanku
ialah Yang menghidupkan dan mematikan,” dia berkata,
“Aku pun dapat menghidupkan dan mematikan.” Ibrahim
berkata, “Allah menerbitkan matahari dari timur, maka
terbitkanlah ia dari barat.” Maka bingunglah orang yang
kafir itu. Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang
zalim.
(Al-Qur’an Surat Al-Baqarah, 2: 258)
Maka mereka menunggu matahari terbit dari barat itu
sebagai peristiwa yang benar-benar terjadi secara harfiah, sambil
mengabaikan aturan dasar bahwa tidak ada Hadits yang dapat
bertentangan dengan Al-Qur’an.
Meski demikian tanda ini memprovokasi banyak
interpretasi non-harfiah lainnya, yang semuanya setuju bahwa
tanda ini telah terjadi. Pandangan kami yaitu bahwa terbitnya
matahari dari Barat melambangkan dunia yang terbalik di mana
umat manusia dipimpin menuju jalan hidup yang akan sangat
berlawanan dengan cara alami yang ditetapkan oleh Allah
88
Subhanahu wa Ta’ala. Uang alami, misalnya, yang diidentifikasi
dalam Al-Qur’an, berasal dari logam mulia. saat uang
semacam itu kekurangan pasokan di pasar seperti di Madinah,
maka pengganti dalam bentuk komoditas seperti gandum,
kurma, garam, dll., dapat menggantikannya untuk sementara. Di
seluruh dunia saat ini uang alami dengan nilai intrinsik telah
digantikan oleh uang artifisial tanpa nilai intrinsik dan
digunakan sebagai instrumen penindasan. Cara hidup yang
terbalik dan tidak wajar itu telah diterima oleh sebagian besar
umat manusia. Oleh sebab itu, dalam pengertian ini, matahari
sudah terbit dari Barat. Dan Allah Yang Maha Tahu!
❖ TIGA GEMPA BUMI
Banyak gempa bumi dahsyat telah terjadi dalam sejarah. Mereka
tidak memiliki relevansi dengan topik bahasan kita. Kami
memberi perhatian pada tiga ‘tenggelamnya bumi’ utama yang
terjadi pada momen tertentu dalam sejarah, yakni, akan terjadi
pada waktu yang akan menandai kembalinya Nabi ‘Isa, Al-
Masih, putra Maryam, dan Rasulullah (‘alaihi salam). Yang satu
terjadi di Timur, yang kedua di Barat, dan yang ketiga di Arab.
saat yang ketiga terjadi, dunia Islam secara tiba-tiba dan
dengan mempesona akan kembali memasuki urusan wilayah
semenanjung Arab, serta dunia, dengan cara revolusioner yang
sama seperti yang terjadi pada masa hidup Nabi Muhammad
(shala Allahu ‘alaihi wa salam). Ini tampaknya menjadi makna
penting dari tanda-tanda utama terakhir (sebelum kembalinya
Nabi ‘Isa (‘alaihi salam)) yang disebutkan oleh Nabi (shala Allahu
‘alaihi wa salam), yaitu, api akan keluar dari Yaman dan membawa
orang ke tempat pertemuan mereka (yakni, untuk penghakiman)
yang merupakan Arafah di Arab.
❖ GEMPA BUMI DI TIMUR
89
Saya percaya bahwa gempa bumi besar baru-baru ini dan
mengakibatkan tsunami di Asia Tenggara yang telah merenggut
lebih dari 100.000 nyawa, yaitu gempa bumi di Timur yang
disebutkan oleh Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam)
dalam sepuluh Tanda utama Hari Kiamat. Dengan demikian, ini
bisa menjadi yang pertama dari tiga gempa bumi yang menandai
kembalinya Nabi ‘Isa (‘alaihi salam). Saya sampai pada
kesimpulan ini sebab beberapa alasan berikut:
Pertama, Nubuwah Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) yang
diberkahi yaitu bahwa 'khasf' akan terjadi di Timur, yaitu, bumi
tenggelam atau gua-gua. ‘Tsunami’ didefinisikan sebagai
gelombang laut yang berasal dari dekat atau jauh yang
dihasilkan oleh perpindahan dasar laut berskala besar yang
terkait dengan gempa bumi besar, longsoran bawah laut yang
besar, atau lava vulkanik yang meledak. saat perpindahan
bumi baru-baru ini terjadi di bawah laut, dan akibatnya
mengakibatkan Tsunami besar-besaran, ini memastikan bahwa
mereka yang dengan jahat menyembunyikan Kebenaran berkali-
kali dalam sejarah tidak dapat menyembunyikan Tanda Besar
Hari Kiamat ini. Besarnya peristiwa, yaitu, parahnya gempa
bumi (9 skala Richter) dan, yang lebih penting, kerusakan besar
yang sudah terjadi dan masih berlangsung, menjadikannya
benar-benar unik bagi umat manusia saat ini.
Kedua, saya terkesan dengan lokasi kejadian - itu terjadi di
Timur yang jelas di sebelah timur Madinah.
Ketiga, dan yang paling penting dari semuanya, saya ingin
mengarahkan perhatian pada waktu terjadinya. Ini terjadi sesudah
pembebasan Tanah Suci (1917), dan kembalinya orang-orang
Yahudi untuk merebut kembali Tanah Suci sebagai milik
mereka (1918-1948). Itu juga terjadi sesudah pemulihan Negara
Israel di Tanah Suci (1948) dan pertumbuhan Israel menjadi
90
negara adidaya di dunia (yaitu, saat ini). Akhirnya terjadi tepat
pada saat itu saat Israel akan melancarkan perang besar dalam
rangka ekspansi teritorial besar-besaran sebab Israel akan
menggantikan AS sebagai negara yang berkuasa di dunia. Nabi
‘Isa (‘alaihi salam) tidak dapat kembali hingga semua hal ini
terjadi. Itu pun terjadi pada saat nubuwah Nabi (shala Allahu ‘alaihi
wa salam) tentang ibadah haji yang ditinggalkan tampaknya akan
terpenuhi. Ibadah haji akan menjadi ancaman keamanan yang
sangat besar bagi elit penguasa Saudi saat ini jika Israel
melancarkan perang besar dan mengambil alih kekuasaan atas
dunia. Dan itu terjadi tepat pada saat dolar AS telah memulai
penurunannya yang mungkin tidak dapat dicegah dan mungkin
berujung pada keruntuhannya. Keruntuhan semacam itu juga
akan menjatuhkan semua uang kertas di dunia dan lalu
uang elektronik, yang dikendalikan oleh sistem perbankan yang
dikuasai oleh Yahudi, akan mengontrol segala peredaran uang
dalam sistem keuangan dunia.
Tanda penting di Timur yang terjadi pada akhir Desember
2004 ini tampaknya menjadi tanda peringatan bagi umat
manusia bahwa perubahan berbahaya di dunia akan segera
terjadi.
Tampaknya ini yaitu yang pertama dari tiga gempa bumi
besar, atau ‘tenggelamnya bumi’, seperti yang dinubuwahkan
oleh Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam), yang akan
menandai kembalinya Al-Masih sejati, Nabi ‘Isa putra Maryam,
Rasulullah (‘alaihi salam). Jika kita benar, dan Allah Yang Maha
Tahu, maka dunia hanya harus menunggu dua peristiwa besar
lagi sebelum putra Maryam (‘alaihi salam) kembali untuk
membebaskan kita dari penindas yang sekarang menguasai
dunia.
❖ GEMPA BUMI KEDUA DI BARAT
91
saat gempa bumi besar kedua (dengan tenggelamnya, runtuh,
atau perpindahan bumi) akhirnya terjadi di barat, sesudah gempa
bumi yang baru-baru ini terjadi di timur, itu akan semakin
mengkonfirmasi analisis yang disajikan dalam esai ini. Kita
begitu dekat dengan peristiwa itu sehingga kita sudah bisa
merasakan panasnya api itu. Meskipun apa yang tampaknya
menjadi yang pertama dari tiga gempa besar terjadi di bawah air
dan mengakibatkan Tsunami besar di Asia Tenggara, bukan
berarti gempa kedua yang akan terjadi di barat akan serupa.
Meski demikian, kita tahu bahwa gempa besar ketiga dan
terakhir akan berpusat di daratan di utara Mekah di Arab. Namun
tampaknya Atlantik tengah (bukan Pasifik) mungkin menjadi
lokasi gempa besar di barat yang akan datang. Jika gempa besar
kedua terjadi di Atlantik tengah, pulau-pulau di Karibia dan
pantai timur AS dan Kanada serta Amerika Selatan
kemungkinan besar akan terpengaruh. Bisa juga gempa besar di
California di sepanjang patahan ini .
❖ GEMPA KETIGA DI ARAB
Diriwayatkan oleh Aisya: Rasulullah bersabda, “Sebuah
pasukan akan menyerang Ka’bah dan saat penyerang
mencapai Al-Baida’, semua tanah akan tenggelam dan menelan
seluruh pasukan.” Aku bertanya, “Wahai Rasulullah!
Bagaimana mereka akan tenggelam ke dalam tanah sementara di
antara mereka ada pasar (dengan orang-orang yang bekerja
dalam bisnis dan bukan penyerang) dan orang-orang yang bukan
termasuk golongan penyerang?” Nabi menjawab, “Semua orang
itu akan tenggelam tetapi mereka akan dibangkitkan dan
dihakimi sesuai dengan perbuatan mereka.”
(Sahih Bukhari)
92
Diriwayatkan Ummu Salamah, Ummul Mukminin: Nabi
bersabda: “Perselisihan akan terjadi pada saat kematian seorang
Khalifah dan seorang dari Madinah akan terbang ke Makkah.
Beberapa orang Mekah akan datang kepadanya, membawanya
keluar bertentangan dengan keinginannya, dan bersumpah setia
padanya antara Sudut dan Maqam. Pasukan ekspedisi lalu
akan dikirim untuk melawannya dari Suriah tetapi akan ditelan
di gurun antara Mekah dan Madinah.”
(Sunan Abu Daud)
Cukup jelas dari nubuwah Nabi Muhammad (shala Allahu
‘alaihi wa salam) di atas bahwa gempa bumi ketiga akan terjadi
pada saat kedatangan Imam Al-Mahdi. Tetapi Imam tidak dapat
muncul untuk membebaskan jantung Arab Islam sampai Israel
menjadi negara adikuasa di dunia. Dan Allah Yang Maha Tahu!
❖ KEMBALINYA AL-MASIH ASLI, NABI ‘ISA PUTRA
MARYAM
Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam) telah berbicara
secara ekstensif dan terperinci tentang peristiwa kembalinya
Nabi ‘Isa (‘alaihi salam). Namun peristiwa itu begitu luas dan
kompleks sehingga berada di luar cakupan esai ini. Meski
demikian, artikel saya, ‘Yerusalem dalam Al-Qur’an’ telah
membahas topik ini secara mendetail, dan artikel itulah yang saya
sarankan supaya dijadikan referensi bagi para pembaca yang
terhormat.
❖ SATU PESAN TERAKHIR
93
Takdir Yerusalem yaitu seperti memberi umat Islam
kepercayaan terbesar dan harapan bahwa Kebenaran akan
menang atas kebatilan dan penindasan. ‘Yerusalem dalam Al-
Qur’an’ ditulis tepatnya untuk tujuan ini – yaitu untuk
menjelaskan kepada umat Muslim dunia aneh di mana kita hidup
pada saat ini. Ini yaitu dunia di mana tujuan Islam tampaknya
menjadi tujuan yang merugikan. Tetapi sesudah membaca artikel
itu, pembaca akan tahu, jika dia belum mengetahuinya, bahwa
kenyataannya sangat berbeda. saat mereka mengetahui
dengan pasti bahwa takdir Yerusalem untuk memberi
validasi spektakuler atas klaim Islam atas kebenaran, Muslim
harus mampu mengumpulkan kekuatan untuk menghadapi
perang melawan Islam saat ini di mana dunia sekuler sedang
berusaha semaksimal mungkin untuk menghancurkan keimanan
mereka kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
***
94
ESAI 6
New Orleans dan Tanda-tanda Hari Akhir
ada bulan Desember lalu, ‘tenggelamnya’ dasar laut di
wilayah Asia Tenggara menimbulkan Tsunami yang
menyebabkan lebih dari seratus ribu kematian,
kebanyakan dari mereka yaitu penduduk Provinsi Aceh yang
beragama Islam di Indonesia. Hal ini pun mendorong saya untuk
menulis esai berjudul “Sepuluh Tanda Besar Hari Akhir –
Apakah Satu Baru Saja Terjadi?” Esai itu mengarahkan
perhatian pada tiga ‘tenggelamnya’ bumi, seperti yang
dinubuwahkan oleh Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa
salam), yang akan menandai kembalinya Nabi ‘Isa (‘alaihi salam),
Al-Masih sejati. Pertama, sabdanya, akan terjadi di Timur (yaitu,
di wilayah sebelah timur dari kota Madinah Arab), kedua di
Barat, lalu ketiga dan terakhir di Arab sendiri.
Saya berpendapat pada saat itu bahwa peristiwa-peristiwa
yang kini terjadi secara dramatis di dunia berkaitan dengan
‘kembalinya Al-Masih’ yang penting dan dengannya sejarah
akan mencapai puncaknya, maka Tsunami bulan Desember
kemungkinan besar yaitu yang pertama dari tiga tanda yang
disebutkan di atas, yaitu tenggelamnya bumi di Timur. Dan
Allah Yang Maha Tahu! Pendapat saya itu langsung diterima di
antara banyak Muslim di berbagai belahan dunia, namun sejauh
ini gagal menimbulkan tanggapan yang serius, baik positif
maupun negatif, dari para ulama Islam.
Kini saya menulis untuk mengarahkan perhatian pada fakta
bahwa kota New Orleans tenggelam sekitar dua puluh kaki (dan
P
95
masih tenggelam) sebelum mengalami kehancuran besar-
besaran pada akhir Agustus 2005 oleh banjir yang dipicu oleh
badai Katrina, dan saya ingin menyarankan agar dunia mungkin
baru saja menyaksikan yang kedua dari tiga tenggelamnya bumi
dengan drama tak terlupakan yang sama persis dengan yang
pertama. Dan Allah Yang Maha Tahu!
Jika saya benar, maka di seluruh dunia semua mata sekarang
harus terfokus kepada wilayah Arab untuk memantau
‘tenggelamnya bumi’ ketiga dan terakhir yang harus terjadi
sebelum Nabi ‘Isa (‘alaihi salam) kembali. Dan bahkan jika saya
keliru, saya tidak akan melenceng jauh dari target, dan harus ada
berkah berharga bagi mereka yang mengarahkan perhatian umat
manusia saat ini pada topik ini.
Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) yang diberkahi
memberi informasi yang tepat mengenai tanda ketiga yang
kini hendak kami bagikan kepada para pembaca. Namun
sebelum kita melakukannya, akan sangat membantu jika kita
dapat melihat kembali bukti yang membuat kita menyimpulkan
bahwa Tsunami bulan Desember di timur, mungkin, yang
pertama dari tiga ‘tenggelamnya’ bumi, dan bahwa
tenggelamnya dan kehancuran di New Orleans di barat mungkin
yang kedua.
Pertama, nubuwah Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) yang
diberkahi yaitu bahwa 'khasf' (yakni, bumi tenggelam atau
longsor) akan terjadi di Timur, dan yang lain di Barat, dst.
‘Tsunami’ didefinisikan sebagai gelombang laut yang berasal
dari dekat atau jauh yang dihasilkan dari perpindahan dasar laut
berskala besar yang terkait dengan gempa bumi dahsyat,
longsoran bawah laut yang hebat, atau lava vulkanik yang
meledak. Tsunami bulan Desember disebabkan oleh
tenggelamnya dasar laut yang demikian ini. Parahnya gempa
96
bumi (9 skala Richter) yang memicu ‘tenggelamnya’ itu,
kerusakan besar yang ditimbulkan oleh Tsunami yang
diakibatkannya, dan liputan langsung dan dramatis di televisi
mengenai kerusakan itu, menjadikannya peristiwa yang benar-
benar unik dalam sejarah modern. Itu pasti membangunkan
dunia yang terletak di timur!
New Orleans, di sisi lain, terletak di atas sebuah delta rawa
yang terbuat dari material yang tidak terkonsolidasi yang telah
menghanyutkan Sungai Mississippi selama ribuan tahun. Jika
sebuah kota dibangun di atas spons, dan air dikeluarkan dari
spons, wajar jika kota itu akan tenggelam. Informasi yang kini
sampai kepada kami memberi tahu kami bahwa saat kota itu
pertama kali dibangun, tingginya sepuluh kaki di atas
permukaan laut. Tetapi pada saat badai baru-baru ini melanda,
kota itu sudah tenggelam hingga sepuluh kaki di bawah
permukaan laut dan masih tenggelam. Sementara itu, insinyur
AS telah masuk ke dalam ‘artikel catatan orang-orang sesat’.
Banyaknya intervensi mereka dengan Sungai Mississippi
mengakibatkan spons terkuras dengan begitu banyak air
sehingga kota itu tenggelam. Liputan televisi dramatis tentang
tenggelam dan hancurnya seluruh kota di Amerika dengan
korban jiwa yang signifikan - hampir semuanya berkulit hitam -
juga menjadikan ini peristiwa yang benar-benar unik dalam
sejarah modern. Itu pasti membangunkan dunia yang terletak di
barat!
Tanda-tanda Hari Kiamat harus mencap diri mereka sendiri
pada kesadaran dunia, dari timur ke barat, sedramatis yang telah
dilakukan kedua peristiwa ini!
Kedua, saya terkesan dengan lokasi kejadian. Yang pertama
itu terjadi di Timur yang jelas di sebelah timur Madinah dan
97
yang kedua terjadi di barat yaitu di sebelah barat Madinah
sebagaimana yang pertama di timur!
Ketiga, saya ingin mengarahkan perhatian pada fakta bahwa
kedua peristiwa tenggelamnya bumi ini terjadi tepat pada waktu
saat Israel akan melancarkan perang besar yang akan
mengakibatkan perluasan wilayah yang dramatis dari negara
Euro-Yahudi “dari sungai Mesir hingga sungai Eufrat”. Taurat telah
menyatakan:
“Setiap tempat yang diinjak oleh telapak kakimu, kamulah
yang akan memilikinya: mulai dari padang gurun sampai
gunung Libanon, dan dari sungai itu, yakni sungai
Eufrat, sampai laut sebelah barat, akan menjadi daerahmu.
Tidak ada yang akan dapat bertahan menghadapi kamu:
Tuhan, Allahmu, akan membuat seluruh negeri yang kau
injak itu menjadi gemetar dan takut kepadamu, seperti yang
dijanjikan Tuhan kepadamu.”
(Ulangan: 11: 24-25)
Siapapun yang menulis di atas, dan lalu menyatakan
bahwa ini yaitu firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, menanam
benih palsu dan jahat yang kini tumbuh menjadi pohon yang
sangat jahat. Umat Muslim tahu bahwa saat Al-Masih sejati
kembali maka dia akan menebang pohon jahat itu.
saat Israel mengobarkan perang besar itu, ia tidak hanya
akan merebut Terusan Suez tetapi juga semua sumber minyak di
Teluk Persia, dan dengan kenaikan misterius harga minyak yang
tidak lagi misterius bagi pembaca kami (sesudah membaca esai
ini), dan penurunan nilai dolar AS yang tidak dapat dipulihkan
tidak lagi begitu mengejutkan (sebab ‘harga’ dan
‘perdagangan’ minyak berkaitan dengan dolar AS), Israel akan
menguasai ekonomi dunia untuk menggantikan AS sebagai
98
negara adikuasa di dunia. Runtuhnya dolar AS yaitu masalah
yang sangat penting bagi Israel sebab keruntuhan itu akan
menjatuhkan semua uang kertas di dunia. Uang elektronik, yang
dikendalikan oleh sistem perbankan yang dikuasai oleh Yahudi,
lalu akan menggantikan uang kertas untuk mengantarkan
dunia pada sistem tanpa uang tunai di mana pertukaran dan
transfer uang secara anonim tidak lagi memungkinkan. Dan
dengan undang-undang anti terorisme yang memberi otoritas
penuh kepada Israel atas segala peredaran uang dalam sistem
keuangan dunia itu, maka jalan pun akan terbuka bagi
pembentukan kediktatoran mesianik yang jahat atas seluruh
umat manusia. Namun pemerintah Trinidad dan Tobago sama
sekali tidak memahami topik ini, dan tampaknya terlalu
sombong untuk belajar dari ‘ulama pribumi’.
❖ KEILMUAN SEKULER DAN HARI AKHIR
Ulama sekuler modern telah memperlakukan topik ‘Tanda-tanda
Hari Akhir’ untuk waktu yang paling lama dengan jijik. Dua
pandangan terhadap dunia – berlandaskan agama dan sekuler -
terpisah sejauh Timur dari Barat. Namun saat ‘tanda-tanda’ dan
peristiwa-peristiwa terus berkembang, dan saat keilmuan
Islam menunjukkan kapasitas yang semakin meningkat untuk
menjelaskan pergerakan sejarah dengan benar, para ulama
sekuler pada akhirnya akan menyesali penghinaan epistemologis
mereka terhadap ilmu pengetahuan yang diturunkan (atau
diilhamkan) dari alam sakral. Biarlah mereka mencatat fakta
bahwa ulama religiuslah yang kini memberi peringatan akan
kediktatoran politik universal dan perbudakan ekonomi yang
melanda umat manusia. Mereka mungkin berteriak, “Massa day
done!” (Yaitu, periode majikan Eropa telah berakhir), namun
menurut persepsi kami, sebagai konsekuensi dari dua ‘tanda’
utama yang dinubuwahkan oleh Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam)
yang diberkahi, yaitu periode majikan paling jahat sudah dekat.
99
❖ TENGGELAMNYA BUMI YANG KETIGA DI ARAB
Kini mari kita kembali ke pembahasan ‘Khasf’ ketiga, yaitu
tenggelamnya bumi ketiga yang kita tunggu terjadi di Arab, dan
yang akhirnya akan menandai kembalinya Nabi ‘Isa (‘alaihi
salam) Al-Masih sejati. Informasi apa yang diberikan Nabi
Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam) tentang peristiwa ketiga
ini ?
Tenggelamnya yang ketiga hanya akan terjadi sesudah
tanda-tanda perbedaan pendapat politik yang meluas muncul di
Arab, yang disebabkan oleh pengkhianatan yang kini harus kita
jelaskan. Aliansi Saudi-Wahabi yang tidak suci telah menguasai
jantung tanah Arab Islam sejak 1924. Keluarga ‘Kerajaan’ Saudi
(tidak ada kerajaan dalam Islam) dan gerakan religius Wahhabi
‘Protestan’ (Protestan merampas jantung spiritualnya) telah
melakukan pengkhianatan terhadap Islam dalam menjalin
persahabatan sebagai negara-klien dan persekutuan dengan
Aliansi Kristen-Yahudi yang saat ini menguasai dunia dari
Washington. Al-Qur’an sendiri telah melarang perilaku seperti
itu sampai mengucilkan Muslim semacam itu dari Islam. Ini
telah memperingatkan orang-orang Muslim yang menjalin
hubungan persahabatan dan persekutuan dengan aliansi Kristen-
Yahudi bahwa mereka akan diakui sebagai anggota aliansi
Kristen-Yahudi alih-alih komunitas Muslim. Oleh sebab itu,
Allah Subhanahu wa Ta’ala menganggap perilaku seperti itu
sebagai pengkhianatan terhadap Islam.
sebab perbedaan pendapat mengenai pengkhianatan itu
telah dimulai di Arab, kini kita dapat memperkirakan penolakan
dan protes yang meluas terhadap pemerintahan Saudi-Wahabi
saat ini di jantung tanah Islam.
100
Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam) telah
menginformasikan kepada kita bahwa kematian seorang
penguasa Muslim akan memicu peristiwa yang berujung pada
‘tenggelamnya bumi’ di Arab. Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam)
menubuwahkan bahwa akan ada ketidaksepakatan mengenai
suksesi pemerintahan, dan ini persis skenario yang mungkin
muncul pada saat kematian Raja Saudi saat ini, dan menjadi
bertambah rumit pada saat kematian penggantinya.
Pada saat ketidaksepakatan mengenai suksesi, kata Nabi
(shala Allahu ‘alaihi wa salam), seorang pria akan keluar dari
Madinah dan akan melakukan perjalanan dengan cepat ke
Mekah di mana dia akan dielu-elukan sebagai Khalifah (yaitu,
penguasa duniawi dan spiritual) umat Islam. Dia akan menjadi
Imam Al-Mahdi, keturunan Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi
wa salam) yang, telah dinubuwahkan, akan menghancurkan
model sekuler negara tak bertuhan saat ini dengan memulihkan
model negara suci yang pertama kali didirikan oleh Daud dan
Sulaiman (‘alaihima salam) dan direstorasi oleh Muhammad (shala
Allahu ‘alaihi wa salam). Kekhalifahan Islam (atau model negara
Islam) dengan demikian akan menggantikan negara sekuler
Saudi Wahhabi modern di semenanjung Arab.
Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) bersabda bahwa pasukan
dari Suriah akan ke selatan menuju Mekah untuk menyerang
Imam Al-Mahdi, tetapi bumi akan menelan pasukan itu sesudah
melewati Madinah dalam perjalanannya ke Selatan menuju
Makkah. Itulah, alih-alih hilangnya sebagian tentara Irak baru-
baru ini, yang akan menjadi ‘Kashf’ atau tenggelamnya bumi
ketiga. Teks Hadits ini dapat ditemukan dalam Sunan Abu Daud.
saat tenggelamnya bumi yang ketiga benar-benar terjadi,
umat Islam tiba-tiba akan memasuki kembali urusan jazirah
Arab, serta dunia, dengan cara revolusioner yang sama seperti
101
yang terjadi pada masa Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa
salam). Ini tampaknya menjadi makna dari tanda-tanda utama
terakhir (sebelum kembalinya Nabi ‘Isa (‘alaihi salam)) yang
disebutkan oleh Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam), yaitu, api akan
keluar dari Yaman dan membawa orang ke tempat pertemuan
mereka (yaitu, untuk penghakiman) yang merupakan Arafah di
Arab. Saya memahami api yang mendorong orang menjadi
simbol perjuangan revolusioner. Dan Allah Yang Maha Tahu.
Tidak ada undang-undang anti-terorisme yang akan
menghentikan laju revolusi itu.
Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam) telah
menubuwahkan bahwa tak lama sesudah tanda itu terjadi, Al-
Masih asli, Nabi ‘Isa putra Perawan Maryam (‘alaihi salam), akan
turun dari langit dengan tangan bertumpu pada sayap dua
malaikat, dan akan membunuh Dajjal Al-Masih Palsu atau Anti-
Kristus. Peristiwa menakjubkan yang lalu akan terjadi di
Tanah Suci, dan implikasinya, bagi dunia, berada di luar
cakupan esai ini untuk dibahas lebih lanjut.
Akan tetapi kembalinya Nabi ‘Isa (‘alaihi salam) tidak dapat
terjadi hingga datangnya Imam Al-Mahdi. Dan Imam Al-Mahdi
sendiri tidak dapat muncul dengan misi membebaskan Arab dari
hegemoni Inggris-Amerika-Israel, dan memulihkan Darul
Islam, atau model pemerintahan Islam yang otentik, hingga
Dajjal Al-Masih Palsu atau Anti-Kristus berhasil menyelesaikan
misinya untuk menyamar sebagai Al-Masih sejati, dan oleh
sebab nya hingga Israel menjadi ‘negara adikuasa'’ di dunia dan
memerintah dunia selama periode ‘sehari seperti seminggu’.
Jadi masih ada waktu tersisa sebelum tenggelamnya bumi yang
ketiga itu terjadi. Dan Allah Yang Maha Tahu!
***
102
ESAI 7
Yakjuj dan Makjuj dalam Al-Qur’an
atu golongan saat ini mendominasi dan mengendalikan
seluruh dunia, politik, ekonomi, budaya, berita, olahraga,
hiburan, mode, perjalanan, dll. Mereka memiliki kekuatan
absolut yang tidak dapat ditantang oleh kombinasi pesaing yang
ada sekarang. Selain itu, tidak ada bukti sekuler yang
menunjukkan bahwa cengkeraman kuat mereka atas seluruh
dunia dapat berhasil ditandingi. Mereka melakukan lebih dari
sekedar mengontrol dunia. Mereka mengubah, membuka, dan
menemukan kembali diri mereka sendiri, dan lalu
mengubah dunia juga, hingga dunia menjadi salinan diri mereka.
Mereka telah meruntuhkan semua penghalang yang selama
berabad-abad telah memisahkan satu bangsa dengan yang
lainnya, dan satu warga global pun telah muncul untuk
pertama kalinya dalam sejarah manusia dengan satu bahasa,
bahasa Inggris. Mereka yaitu pemerintah dunia-Eropa Yahudi-
Kristen (yaitu, peradaban Barat sekuler modern), dan mereka
yaitu fenomena yang benar-benar unik dalam sejarah.
Mereka yaitu ‘pemerintah dunia’ yang tidak
menyenangkan, tidak menyenangkan bagi bangsa Arab dan
Muslim pada khususnya, dan bagi orang non-Eropa pada
umumnya. Tetapi bahkan orang-orang Eropa yang hidup dalam
kesalehan, iman dan kebenaran pun tidak luput. ‘Pemerintah
dunia’ melakukan perang tanpa henti terhadap cara hidup
religius secara umum, dan Islam pada khususnya. Mereka
menggunakan kekuatan absolut mereka untuk merusak,
menindas, dan terlibat dalam tindakan kezaliman dan kejahatan
S
103
yang tidak ada bandingannya dalam sejarah. Kejahatan perang
Kristen-Yahudi ‘kulit putih’ yang sekarang menimpa Muslim
Arab Irak hanyalah kelanjutan dari apartheid ‘kulit putih’ yang
ditimpakan terhadap Kristen Afrika kulit hitam. Keserakahan
mereka tak tergambarkan. Mereka menyerap kekayaan seluruh
umat manusia melalui pencurian yang dilegalkan, dan mereka
bahkan mengambil dari orang miskin meski sedikit yang mereka
miliki. Akhirnya mereka memenjarakan semua umat manusia
dalam perbudakan ekonomi baru. Mereka pada dasarnya sekuler
dan suka berbuat maksiat, dan memiliki daya tipu sehingga
‘penampilan’ dan ‘kenyataan’ selalu berlawanan satu sama lain
dalam segala hal yang mereka lakukan.
Akhirnya, mereka yaitu pemerintah dunia yang secara
aneh dan misterius terobsesi untuk membebaskan Tanah Suci.
Eropa masuk agama Kristen lalu mengobarkan Perang
Suci ‘kulit putih’ yang disebut ‘perang salib’ selama seribu
tahun sampai akhirnya mencapai hasil saat tentara Inggris,
yang dipimpin oleh Jenderal Allenby, mengalahkan tentara
Kekaisaran Islam Utsmaniyah dan dengan penuh kemenangan
memasuki Yerusalem pada tahun 1917. Allenby lalu
menyatakan “hari ini perang salib telah berakhir”. Nyatanya
perang salib tidak akan berakhir selama umat Islam melawan
penindasan di Tanah Suci.
Eropa juga masuk agama Yahudi dan mendirikan Gerakan
Zionis ‘kulit putih’ yang lalu secara fanatik mengejar
tujuan kembalinya bangsa Yahudi ke Tanah Suci dan restorasi
Negara Israel. Bangsa Yahudi Eropa merupakan penduduk asli
suku Khazar Eropa Timur yang masuk agama Yahudi. Mereka
bukan orang Israel. Namun orang-orang Yahudi Eropa berhasil
memimpin, menggunakan cara yang licik, untuk merestorasi
Negara Israel di Tanah Suci. Mereka menggunakan cara yang
sama untuk secara harfiah memaksa bangsa Yahudi Israel,
104
penduduk lama di negeri-negeri Muslim, untuk bermigrasi ke
Negara Israel sekuler itu.
Pemerintah dunia Kristen-Yahudi Eropa telah melindungi
dan memperkuat Israel sehingga kini menjadi negara adidaya.
Bahkan Israel ini akan segera menjadi ‘negara adikuasa’ di
dunia.
Bisakah semua ini terjadi secara kebetulan dalam sejarah?
Bisakah ini menjadi sesuatu tanpa makna dan penjelasan?
Ada ulama dan penulis yang mungkin mengangkat bahu
mereka dan menganggap semua hal di atas sebagai kebetulan
belaka. Dan lalu ada orang lain yang akan diyakinkan oleh
bukti yang disajikan dari Al-Qur’an bahwa pemerintah dunia
yang aneh saat ini yaitu Yakjuj dan Makjuj. Dajjal
(Antikristus) menipu orang-orang Yahudi sehingga menentang
setiap hukum moral dan agama dengan tak henti-hentinya
mengejar upaya untuk menjadikan Israel sebagai ‘negara
penguasa' di dunia. Namun mereka melakukan upaya itu sambil
menunggangi ‘pemerintah dunia Yakjuj dan Makjuj’. Pada
akhirnya mereka akan menghadapi Al-Masih yang telah mereka
tolak, dan penyaliban yang mereka tuntut. Allah Yang Maha
Tinggi, Yang menciptakan Yakjuj dan Makjuj, dan memberi
mereka kekuatan tak tertandingi, Diri-Nya Sendiri Yang akan
menghancurkan Yakjuj dan Makjuj. Pasukan Muslim lalu
akan menyerang dan menghancurkan Negara Euro-Yahudi
Israel, dan orang-orang Yahudi di Tanah Suci lalu akan
menghadapi, di tangan pasukan Muslim itu, hukuman terbesar.
‘Penindas’ akan dihukum, dan sejarah dengan demikian akan
berakhir dengan kemenangan Kebenaran atas kebatilan.
105
Kini kami sajikan ringkasan, bukti dari Al-Qur'an yang
mendukung identifikasi Yakjuj dan Makjuj sebagai pemerintah
dunia saat ini.
❖ YAKJUJ, MAKJUJ, DAN YERUSALEM
Dalam Surah Al-Kahfi (Surat ke-18 yang berarti ‘Gua’), serta
dalam tafsir (Hadits) Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam), Yakjuj
dan Makjuj digambarkan sebagai dua bangsa keturunan bapak
Adam dan yang diciptakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan
diberikan kekuatan besar. “Tidak ada kecuali Aku Yang bisa
menghancurkan mereka”, firman Allah (Sahih Muslim). Surat
Al-Kahfi menggambarkan bagaimana mereka dikurung di balik
dinding penghalang besi sebab mereka menggunakan
kekuatannya untuk melakukan tindakan Fasad (perbuatan jahat,
penindasan, kerusakan). Surat ini pun menyiratkan bahwa
mereka akan menggunakan kekuatan untuk berperang terhadap
orang-orang yang menjalani hidup dalam iman dan kebenaran,
dan bahwa mereka akan bertindak jahat terhadap orang-orang
yang hidup dengan cara hidup primitif, atau yang mencari
nafkah dengan hidup dari alam (seperti di Haiti). Dengan
demikian muncul gambaran tentang orang-orang yang benar-
benar sekuler dan kejam yang memiliki hati binatang.
Surat ini selanjutnya menginformasikan bahwa saat
Akhir Zaman dimulai, “Allah akan merobohkan dinding
penghalang” dan Yakjuj dan Makjuj (yang merupakan tanda
utama Akhir Zaman) pun dilepaskan ke dunia. Surat Al-Anbiya’
lalu mengungkapkan bahwa mereka pada akhirnya akan
“menyebar ke segala arah” - menunjukkan bahwa dengan
kekuatan tak terkalahkan, mereka akan menguasai seluruh dunia
dan bahwa, untuk pertama kalinya dalam sejarah, satu golongan
akan memerintah seluruh umat manusia:
106
Dia (Zulkarnain) berkata, “(Dinding) ini yaitu rahmat dari
Tuhanku, maka apabila janji Tuhanku sudah datang, Dia akan
menghancurluluhkannya (maka Yakjuj dan Makjuj akan
dilepaskan ke dunia); dan janji Tuhanku itu benar.”
(Al-Qur’an Surat Al-Kahfi, 18: 98)
“Dan ada larangan di suatu kota yang telah Kami binasakan:
bahwa mereka (penduduk kota itu) tidak akan kembali (untuk
merebutnya sebagai milik mereka); hingga apabila Yakjuj dan
Makjuj dilepaskan (keluar dari dinding penghalang), dan
mereka dengan cepat menyebar ke segala arah
(mengembangbiakkan diri mereka sendiri di antara semua
orang di dunia).”
(Al-Qur’an Surat Al-Anbiya’, 21: 95-96)
Namun sebab pemerintah dunia itu akan melakukan
penindasan dan perang terhadap agama, maka akan sangat
bertentangan dengan tatanan surgawi di atas. Tidak ada orang
beriman yang merasa nyaman dengan ‘warga arus utama’
di dunia seperti itu.
Dalam Surat Al-Anbiya’ di atas, Al-Qur’an sekali lagi
menyebutkan Yakjuj dan Makjuj dengan menyebutkan ‘kota’
yang dihancurkan Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan penduduknya
diasingkan dan lalu dilarang kembali untuk merebut
kembali ‘kota’ itu sebagai milik mereka sampai Yakjuj dan
Makjuj dibebaskan dan menyebar ke segala penjuru. Mereka
yang penglihatan spiritualnya diterangi oleh ‘cahaya’ yang
berasal dari Allah Subhanahu wa Ta’ala dapat mengenali ‘kota’ dan
tatanan dunia Yakjuj dan Makjuj. Cahaya itu memberi mereka
kemampuan untuk menjangkau ‘kenyataan internal’.
‘Kota’ itu yaitu Yerusalem. Allah Subhanahu wa Ta’ala
menghancurkan ‘kota’ itu dan mengusir orang-orang Yahudi
107
darinya. Mereka lalu dilarang kembali ke sana untuk
mengklaimnya kembali sebagai milik mereka. Tetapi mereka
justru melakukannya dengan menunggangi orang-orang yang
pada dasarnya sekuler yang kekuatannya sedemikian besar
sehingga mereka telah mengambil kendali penuh atas seluruh
dunia, dan mereka tanpa henti menggunakan kekuatan itu untuk
menindas umat manusia, dan untuk berperang melawan Islam
secara umum dan Arab pada khususnya.
Sejak zaman Kristen Eropa abad pertengahan hingga zaman
peradaban Barat sekuler, Eropa semakin menunjukkan
karakteristik tatanan dunia Yakjuj dan Makjuj, dan juga telah
memenuhi misi dasar mereka. Orang-orang Eropa di Eropa,
Amerika Utara, Australia, dan di Tanah Suci saat ini
mendominasi seluruh dunia. Mereka menggunakan kekuasaan
untuk menindas dan merusak.
Mereka membebaskan Tanah Suci, dan membawa orang-
orang Yahudi kembali untuk mengklaimnya sebagai milik
mereka. Mereka menciptakan Negara-Eropa Israel sekuler yang
tidak bertuhan dan mempersembahkannya kepada orang-orang
Yahudi non-Eropa sebagai Israel Suci milik Nabi Daud (‘alaihi
salam). Ini yaitu indikasi dari kebutaan spiritual total orang-
orang Yahudi non-Eropa sehingga mereka membiarkan diri
mereka ditipu dan dibawa ke jalan menuju kehancuran terakhir
mereka oleh Yakjuj dan Makjuj.
Nabi Muhammad (shal

