tanda akhir zaman 7

tanda akhir zaman 7


 


i antara 

peristiwa-peristiwa yang akan terjadi pada Akhir Zaman yaitu  

kedatangan Nabi Terakhir, Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa 

salam) dan lepasnya Dajjal, Al-Masih Palsu, serta Yakjuj dan 

Makjuj ke dunia yang terjadi pada masa hidupnya (lihat artikel  

saya ‘Yerusalem dalam Al-Qur’an’). saat  mereka dilepaskan 

ke dunia, mereka akhirnya menjadi aktor dominan dalam proses 

sejarah, dan merekalah yang menjadi dalang yang mengatur 

perubahan unik dan tidak menyenangkan bagi umat manusia 

dan dunia ini. Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) menyatakan 

bahwa pada zaman Dajjal, Al-Masih Palsu (yaitu Anti-Kristus), 

akan terjadi kemunculan universal Riba dengan penindasan 

ekonomi yang ekstrem. Ini juga akan menjadi zaman kekufuran 

sebab  Dajjal memiliki tulisan ‘Kafir’ di antara kedua matanya. 

Dan itu akan menjadi zaman Syirik sebab  Dajjal akan 

‘memainkan’ peran Tuhan dan menipu umat manusia agar 

menerimanya seperti itu. Sangat jelas bagi penulis bahwa Dajjal 

yaitu  dalang di balik penciptaan negara sekuler modern yang 

pada dasarnya tidak bertuhan dengan sistem politik 

elektoralnya. 

 

211 

 

❖ ALTERNATIF SELAIN POLITIK ELEKTORAL 

NEGARA SEKULER MODERN 

 

Pembaca Yahudi, Kristen atau Muslim kemungkinan akan 

bertanya: Apakah ada alternatif (bagi orang beriman) pilihan 

selain politik elektoral di negara sekuler? Ya ada! Alternatifnya 

yaitu  berjuang untuk memulihkan kedaulatan Tuhan Yang 

Maha Esa dalam sistem politik - memperjuangkan pengakuan 

Kekuasaan-Nya sebagai Penguasa Tertinggi - dan 

memperjuangkan pengakuan Hukum-Nya sebagai Hukum 

Tertinggi. Itu yaitu  perjuangan politik tertinggi dan paling 

mulia yang pernah dilakukan oleh manusia, dan itu yaitu  

perjuangan yang harus dilakukan hingga akhir zaman. 

Sesungguhnya Allah Yang Maha Tinggi telah menjamin bahwa 

waktu tidak akan berakhir sebelum perjuangan itu berhasil.  

 

Alternatif bagi orang-orang beriman yaitu  menegakkan 

apa pun yang Allah jadikan Halal sebagai Halal, dan apa pun 

yang Allah jadikan Haram sebagai Haram, apa pun risikonya. 

Dan, saat suatu kaum melakukan Syirik, Kufur, Zalim, dan 

Fasik, maka orang-orang beriman harus mengutuk perbuatan 

seperti itu, menentangnya, memeranginya, lalu kembali kepada 

Allah Subhanahu wa Ta’ala dan berdoa kepada-Nya supaya 

memisahkan diri mereka dari orang-orang seperti itu: 

 

“… Sebab itu pisahkanlah antara kami dengan orang-orang 

pembangkang yang berdosa itu.”  

 

(Al-Qur’an Surat Al-Maidah, 5: 25) 

 

Al-Qur’an menyebut misi orang-orang beriman ini sebagai 

“amr bil ma'ruf” (memerintahkan yang benar) dan “nahi 'an al-

munkar” (menentang yang salah). Jika perjuangan untuk 

mengembalikan kedaulatan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan 

supremasi Kekuasaan dan Hukum-Nya (di wilayah manapun) 

212 

 

berhasil, maka wilayah itu menjadi Darul Islam. Muslim 

menguasai wilayah itu. Namun ada model alternatif negara 

plural di mana umat Islam berbagi kendali atas suatu wilayah 

dengan umat non-Muslim atas dasar kesetaraan politik dan 

melalui kesepakatan konstitusional yang memungkinkan umat 

Islam untuk mengakui kedaulatan Allah Subhanahu wa Ta’ala  dan 

supremasi Kekuasaan dan Hukum-Nya atas ‘mereka’. Nabi 

Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam) menetapkan model 

negara di negara kota Madinah di mana Muslim, Yahudi, dan 

Arab pagan berbagi kendali atas wilayah dan negara atas dasar 

kesetaraan politik. 

 

Umat manusia memiliki kebebasan memilih untuk 

menerima atau menolak agama Ibrahim. Namun, begitu agama 

Ibrahim diterima, orang-orang beriman tidak memiliki 

kebebasan untuk memilih antara pemerintah yang beriman atau 

pemerintah yang tidak beriman. Selama orang beriman memiliki 

kebebasan untuk melakukannya, mereka harus memilih orang 

beriman untuk memerintah mereka. saat  kebebasan mereka 

ditolak di wilayah mana pun, mereka harus mencari tempat di 

mana kebebasan itu ada dan lalu  bermigrasi ke wilayah 

seperti itu! Demikianlah Tuhannya Ibrahim, Yang Maha Tinggi, 

telah memerintahkan orang-orang beriman untuk: 

 

“Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan 

taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang 

kekuasaan) di antara kamu . . .”  

 

(Al-Qur’an Surat An-Nisa, 4: 59) 

 

saat  mereka tidak lagi memiliki kebebasan untuk 

mendirikan pemerintahan mereka sendiri di mana saja, dan 

mereka harus hidup di bawah pemerintahan yang tidak beriman, 

orang-orang yang beragama Ibrahim 'tunduk' pada aturan itu 

sampai mereka dapat sekali lagi memilih orang-orang beriman 

213 

 

untuk memerintah mereka. Akan tetapi ‘tunduk’ pada 

pemerintahan tidak beriman seperti itu tidak melibatkan 

partisipasi mereka dalam mendirikan pemerintahan tidak 

beriman itu. Kedua, orang beriman tunduk pada aturan ini  

dengan syarat kebebasan beragama, yaitu bahwa tidak ada yang 

dipaksakan kepada mereka untuk melanggar Hukum Tuhannya 

Ibrahim. Hukum seperti itu, misalnya kewajiban agama untuk 

berperang (al-Qital) dan dengan demikian menerima pelatihan 

militer! 

 

Sementara pemerintah seperti itu tidak akan menjadi 

pemerintah ‘mereka’, mereka dapat menasihati dan membantu 

pemerintah dalam segala hal yang benar, baik dan bijak, sambil 

memperingatkan, menolak dan menjauhkan diri dari semua 

yang salah, jahat dan berbahaya. Di sinilah letak peran politik 

terpenting umat Islam dalam politik Trinidad dan Tobago. 

 

Sudah menjadi sifat alami negara sekuler modern bahwa ia 

tidak akan pernah membiarkan pemilihan digunakan untuk 

mengubahnya menjadi model negara yang berbeda - seperti 

negara yang akan mengakui Kedaulatan Tuhannya Ibrahim serta 

supremasi Kekuasaan dan Hukum-Nya. Politik elektoral harus 

berfungsi menundukkan warga  pada negara sekuler yang 

tidak bertuhan. 

 

Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) menyatakan bahwa dunia 

kekufuran merupakan kesatuan yang esensial (al-kufru millatun 

wahidah). Inilah tepatnya yang sekarang muncul di dunia. 

Orang-orang Yahudi dan Kristen harus merenungkan fakta 

bahwa saat  Muslim Aljazair menggunakan ‘politik elektoral’ 

untuk berusaha memulihkan agama Ibrahim di Aljazair dan 

memenangkan 85% suara dalam pemilihan nasional, dunia 

sekuler semua datang bersama-sama dengan kejam menghukum 

85% pemilih yang berani berusaha mengubah dasar negara 

214 

 

sekuler yang tidak bertuhan. Pemaksaan tanpa ampun dan tidak 

tahu malu di Aljazair oleh seluruh dunia sekuler yang tak 

bertuhan masih berlanjut bahkan bertahun-tahun sesudah  

pemilihan yang malang itu. 

 

Jadi, dibandingkan  memberi  suara dalam pemilihan umum 

dan mengesahkan model sekuler negara yang berdasarkan 

Syirik, Muslim harus melindungi diri dari perbuatan Syirik 

dengan memutuskan hubungan dari negara sekuler. Mereka juga 

harus menanggapinya dengan berdalih bahwa model negara 

yang didirikan oleh Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam) 

yaitu  model yang lebih unggul jika dibandingkan dengan 

negara sekuler yang tidak bertuhan. Alternatif dari Syirik politik 

negara sekuler dan politik elektoralnya juga harus menjadi 

alternatif yang akan menyelamatkan umat Islam dari Riba 

ekonomi modern. Riba itu membawakan kepada seluruh umat 

manusia sebuah perbudakan baru yang canggih. Umat Islam 

juga membutuhkan alternatif dari kerusakan moral yang 

melanda seluruh umat manusia. Mungkin yang paling 

berbahaya dari semua kejahatan yang harus dihindari oleh umat 

Islam yaitu  sistem pendidikan yang mensekulerkan ilmu 

pengetahuan dengan ilmu spiritual dan, dengan melakukan itu, 

menghasilkan orang-orang yang buta secara internal dan 

spiritual. 

 

Hanya ada satu jalan di mana umat Islam dapat 

mempertahankan iman mereka di dunia saat ini dan jalan itu 

diberikan dalam Al-Qur’an Surat Al-Kahfi (Surat yang 

melindungi diri dari Dajjal). Pilihan ini yaitu memutuskan 

hubungan dari dunia tak bertuhan. 

 

Al-Qur’an sendiri mengarahkan Muslim untuk 

memutuskan hubungan dari dunia tak bertuhan: 

 

215 

 

“… Sebab itu pisahkanlah antara kami dengan orang-orang 

pembangkang yang berdosa itu.”  

 

(Al-Qur’an Surat Al-Maidah, 5: 25) 

 

Metode di mana Muslim di Trinidad dan Tobago dapat 

secara efektif memutuskan diri dari Syirik yang sekarang 

mengelilingi mereka telah disampaikan Al-Qur’an Surat Al-

Kahfi dalam kisah para pemuda. Cara ini yaitu dengan 

mendirikan Desa Muslim yang terlepas dari negara. 

 

❖ DESA MUSLIM 

 

Umat Muslim harus berkonsentrasi untuk membangun 

komunitas mikro-Islam di mana pun mereka bisa. Namun 

izinkan saya sekaligus mencatat kekaguman saya atas upaya 

yang dilakukan saudara Nazim Mohammed dalam mendirikan 

Desa Muslim di Jamaah Pemukiman Boos di Rio Claro, 

Trinidad. Saya mengunjungi Desa Muslim dan menemukan 

kebahagiaan saya bahwa dia berhasil menyatukan ras dalam 

persaudaraan. Esai ini ditulis untuk tujuan khusus mendorong 

pembaca untuk mengambil inisiatif untuk sedapat mungkin 

membangun desa multiras, multietnis, multibahasa yang akan 

bersatu dalam persaudaraan iman dalam Islam. 

 

Jika Desa Muslim yang otentik didirikan, dan ingin 

menyediakan sarana bagi umat Islam untuk mempertahankan 

iman mereka di dunia yang semakin tidak bertuhan saat ini, 

maka, selain tidak memberi  suara dalam pemilihan umum di 

negara sekuler modern, desa itu harus memenuhi persyaratan 

berikut: 

 

▪ Kehidupan warga  Desa Muslim harus dibangun di atas 

dasar-dasar Al-Qur’an dan Sunnah yang kokoh. Apa pun 

yang tidak berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah tidak dapat 

216 

 

dianggap penting untuk kelangsungan hidup. Maka praktik 

keagamaan Muslim yang diperselisihkan, terlepas dari 

seberapa bermanfaatnya, atau berapa lama umat Islam telah 

menjalankannya, itu tidak boleh dibawa ke Masjid dan ke 

dalam kehidupan publik Desa Muslim, juga tidak boleh 

dibiarkan menjadi alasan perpecahan dan konflik antar 

umat Islam. Hanya dengan demikian Desa Muslim akan 

selamat dari upaya kontemporer jahat yang diarahkan untuk 

membersihkan komunitas Muslim dari semua praktik (baik 

yang tidak berbahaya maupun yang berbahaya) yang tidak 

didasarkan pada Al-Qur’an dan Sunnah dan cara Aslaf 

(jamak dari Salaf, yaitu Muslim generasi awal). Salah satu 

implikasi dari hal di atas yaitu  bahwa Halaqa Zikr Tarekat 

Sufi Al-Qadiriyah yang saya ikuti, atau Tarekat Sufi 

lainnya, akan diadakan di tempat-tempat pribadi di dalam 

desa. 

 

▪ Kampung Muslim harus mandiri dalam produksi pangan 

dan energi. Al-Qur’an Surat Al-Kahfi menunjukkan energi 

matahari sebagai solusi untuk penyediaan energi. Surat ini 

juga memperingatkan tentang kemurnian mutlak dalam 

makanan, oleh sebab  itu pantang dari pupuk kimia, 

makanan yang direkayasa secara genetik, hormon dalam 

susu dan daging, dll. Kelebihan produksi pangan organik 

Desa Muslim ini dapat dipasarkan ke luar Desa dan ini akan 

menjadi bagian dari pondasi perekonomian Desa. Strategi 

pemasaran yang efektif dapat mencakup, misalnya, 

penjelasan tentang hubungan antara makanan, seksualitas, 

dan kejantanan. Dalam proses menghasilkan makanan yang 

murni dan sehat, Desa Muslim akan menunjukkan 

kemampuan untuk melakukan apa yang semakin tidak 

mampu dilakukan oleh orang lain. Hal yang sama akan 

berlaku bagi kapasitas Desa Muslim untuk menyembuhkan 

alkoholisme dan kecanduan narkoba, untuk membalikkan 

217 

 

penurunan moralitas seksual, untuk melestarikan unit 

keluarga pada saat runtuh di seluruh dunia, untuk 

membangun perdamaian dan keamanan dan dengan 

demikian menghilangkan kekerasan dan kejahatan, dll. 

Semua pencapaian ini akan membuat dampak yang efektif 

pada politik Trinidad dan Tobago dalam arti bahwa Desa 

Muslim akan menunjukkan kapasitas Islam untuk 

memecahkan masalah yang pemerintah dan partai politik 

sekuler tidak dapat memecahkannya. 

 

▪ Di Desa Muslim ini pasar mikro akan bertahan saat  

sistem moneter internasional yang curang berdasarkan uang 

kertas runtuh. Saya memperkirakan sistem moneter 

internasional berdasarkan uang kertas runtuh pada saat 

saat  Israel mengobarkan perang besar dalam rangka 

perluasan wilayah untuk menduduki seluruh daerah dari 

‘sungai Mesir’ (Nil?) sampai sungai ‘Eufrat’ di Irak. Perang 

itu kemungkinan besar akan segera terjadi. Salah satu 

karakteristik yang paling penting dari pasar mikro Desa 

Muslim yaitu  bahwa hal itu akan memastikan bahwa 

kekayaan beredar melalui perekonomian desa. Jadi orang 

miskin di desa tidak akan tetap miskin secara permanen dan 

orang kaya tidak akan tetap kaya secara permanen. sebab  

semua bentuk Riba akan dilarang di desa – baik lewat ‘pintu 

depan’ maupun ‘pintu belakang’ - Koperasi Kredit Muslim 

tidak akan diizinkan untuk melakukan bisnis di Desa 

Muslim.  

 

▪ Desa Muslim harus berusaha keras mencapai Al-Ihsan (atau 

Tasawuf) untuk menjangkau ilmu batin spiritual. Dengan 

demikian kehidupan desa harus berada dalam 

kesederhanaan, tawadhu dan kesalehan yang murni. Harus 

ada penegakan syari’ah yang ketat. Selain itu, Desa Muslim 

harus memastikan bahwa ia mengambil kendali penuh atas 

218 

 

pendidikan. Al-Qur’an harus tetap menjadi pusat sistem 

pendidikan pada semua tahap pendidikan. Sekolah Muslim 

di Desa Muslim akan memiliki satu keuntungan besar 

dibandingkan sekolah Muslim yang terletak di luar desa. 

Anak-anak dari sekolah Muslim seperti itu akan didukung 

oleh komunitas Muslim yang akan menghidupkan Islam! 

Hanya anak-anak seperti itu yang benar-benar dapat dilatih 

dan dididik sebagai Muslim! 

 

▪ Semua Muslim yang tinggal di Desa Muslim harus secara 

kolektif membentuk Satu Jama’ah di bawah kepemimpinan 

Satu Amir. Amir haruslah seseorang yang mengetahui Din 

(agama) dan menghidupkan Din. Dia juga harus 

mengetahui situasi dunia saat ini. Terlepas dari apakah dia 

orang Afrika atau India atau ‘Dougla’, dll., dia harus 

menegakkan Din dan anggota Jama’ah harus menanggapi 

dengan as-Sam’u wa at-Ta’atu (mendengarkan dan 

mematuhi). Hal ini akan menjaga integritas internal dan 

disiplin di Desa Muslim. Ini juga akan menyatukan 

perbedaan ras di Trinidad dan Tobago dalam tali 

persaudaraan dan dengan demikian akan membuat 

pernyataan politik yang fasih kepada Trinidad dan Tobago 

serta dunia yang terpolarisasi sebab  perbedaan ras.  

 

▪ Desa Muslim tidak bisa, dan tidak boleh, menjadi batu 

loncatan untuk akhirnya mengambil alih kendali atas 

negara. Satu-satunya tujuan Desa Muslim yaitu  untuk 

melestarikan iman orang-orang beriman. Dengan demikian, 

Desa tidak akan dipersenjatai kecuali dengan senjata yang 

dibutuhkan untuk mempertahankannya dari perampok, 

pemerkosa, dan pencuri! Ia tidak akan memiliki kapasitas 

untuk membela diri jika diserang oleh negara atau musuh-

musuh Islam. Selain itu, Desa akan mendorong umat 

Hindu, Kristen, dan lainnya untuk tinggal bersama umat 

219 

 

Muslim di Desa dengan syarat tidak memusuhi Islam dan 

setuju untuk mematuhi norma-norma warga  Desa. 

Dengan cara ini, non-Muslim sendiri dapat menghilangkan 

rumor dan ‘Thomas yang ragu’ tentang sifat damai Desa 

Muslim yang tidak mengancam. Namun Desa Muslim, 

meskipun tidak bersenjata, masih harus mengembangkan 

sarana untuk memastikan keselamatan dan keamanan 

kolektif semua penduduk desa. Ini tidak bisa menjadi Desa 

di mana orang harus hidup seperti tahanan dengan jeruji 

besi di setiap jendela rumah mereka, dan dengan sistem 

keamanan dan alarm pencuri yang mahal dipasang di setiap 

rumah. Keamanan di Desa harus terjamin sehingga bahkan 

seorang wanita dapat berjalan di dalam dan di sekitar Desa 

pada malam hari dengan jaminan keamanan dan 

keselamatan penuh. Keamanan Desa Muslim ini akan 

membuat pernyataan politik yang luar biasa kepada seluruh 

bangsa yang merasa terkepung. 

 

▪ Seluruh pedoman yang muncul berdasarkan Al-Qur’an dan 

Sunah dan harus diterapkan pada tugas membangun 

komunitas mikro-Muslim di Desa Muslim, perlu digali dan 

diklasifikasikan. Dan inilah tepatnya tugas yang telah 

diselesaikan oleh Maulana Dr. Ansari dalam karyanya yang 

istimewa berjudul ‘Landasan dan Struktur warga  

Muslim Berdasarkan Al-Qur’an’. Dia juga telah 

menjelaskan konsep spiritualitas Islam dengan sangat hati-

hati dan dengan beberapa detail, dan dengan demikian dia 

telah menjawab kritik yang bahkan belum muncul pada saat 

artikel  itu ditulis. Namun ‘spiritualitas’ tidak dapat dicapai 

kecuali didahului dengan perjuangan moral untuk kesucian. 

Salah satu pencapaian utama artikel nya yaitu  eksposisi 

rinci dan klasifikasi kode moral Islam dan penjelasan indah 

dan bimbingan yang diberikannya tentang metodologi 

Tazkiyah (yaitu penyucian moral) dan Zikir (yaitu 

220 

 

mengingat yang hanya bisa dilakukan dengan cinta sejati. 

Zikir yang memenuhi hati dalam ingatan yang terus-

menerus terhadap Dzat yang dicintai). 

 

▪ ‘Landasan dan Struktur warga  Muslim Berdasarkan 

Al-Qur’an’ merupakan artikel  teks, artikel  kerja dan manual 

yang benar-benar untuk kelangsungan hidup umat Islam 

pada zaman sekarang. Saya bermaksud menggunakan artikel  

ini sebagai panduan saya untuk membangun komunitas 

Muslim otentik Desa Muslim di mana pun saya bisa. Saya 

berdoa agar pembaca juga terinspirasi untuk melakukan hal 

yang sama. Aamiin! 

 

Sebelum esai ini berakhir ada peringatan yang harus 

dimasukkan sebagai catatan. Negara sekuler dan sistem politik 

sekuler yang diwarisi umat Islam dari Inggris dan Eropa yaitu  

salah satu yang membutuhkan homogenitas esensial dari 

sekulerisme dalam pemerintahan agar dapat bekerja. Peradaban 

Eropa mencapai homogenitas itu dengan munculnya cara hidup 

sekuler yang pada dasarnya tidak bertuhan. Seluruh dunia belum 

memiliki homogenitas esensial itu. Maka tidak mengherankan 

bahwa politik yang memecah belah rasial dan suku seharusnya 

menjangkiti politik non-Eropa sejak awal pemerintahan sendiri. 

Memang sekarang telah menemui jalan buntu dan ada 

kemungkinan yang jelas bahwa hal itu dapat menyebabkan 

kerusuhan rasial. Jika umat Islam tetap menjadi bagian dari 

sistem politik elektoral dan mengidentifikasi diri mereka secara 

politis dengan partai ras mereka, mereka akan tetap menjadi 

kelompok yang paling rentan menjadi sasaran saat  kerusuhan 

rasial dimulai. saat  mereka mengangkat tangan mereka dalam 

doa pada saat pertumpahan darah dan pembunuhan itu, dan 

merasa cemas bahwa mereka tidak menerima bantuan dari atas, 

mereka mungkin lalu  memahami ayat Al-Qur’an yang 

memperingatkan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan 

221 

 

mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka (rakyat) 

berinisiatif, menggunakan petunjuk Allah Subhanahu wa Ta’ala, 

untuk mengubah kondisi mereka sendiri (Al-Qur’an Surat Ar-

Ra’d, 13: 11). Itulah fungsi dasar yang ingin disampaikan 

melalui esai ini. 

 

❖ KESIMPULAN 

 

Penulis mendasarkan argumennya pada Al-Qur’an, Hadits, dan 

Sunah Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam) yang 

diberkahi, bahwa partisipasi dalam politik elektoral di negara-

negara sekuler modern merupakan Syirik dan Kufur. Jika terjadi 

ketidaksepakatan dengan pandangan yang diungkapkan dalam 

esai ini, para ulama harus menanggapi dengan argumen yang 

didasarkan pada Al-Qur’an, Hadits, dan Sunah Nabi (shala Allahu 

‘alaihi wa salam) yang diberkahi. Mereka harus menyatakan 

kondisi khusus di mana halal bagi orang beriman untuk memilih 

dalam pemilihan umum nasional. Misalnya, dapatkah seorang 

mukmin memilih Hindu yang menyembah berhala, atau musuh 

Islam, pembohong, pemabuk, pencuri, pezina, rentenir, yang 

memiliki saham di bank atau direktur bank, dll.? Dapatkah dia 

memberi  suara dalam pemilihan berdasarkan solidaritas 

rasial atau atas dasar transaksi: “Kami akan memilih Anda 

dengan syarat kami mendapatkan ini dan itu dari Anda.” 

Bolehkah dia memilih partai politik yang berkomitmen untuk 

mendukung Negara Zionis Israel dalam pendudukannya yang 

berkelanjutan, dan penindasan di Tanah Suci dan Masjid Al-

Aqsha? Bisakah dia memilih partai politik yang mendukung 

legalisasi peminjaman uang dengan bunga, lotere, 

homoseksualitas, dan aborsi? 

 

Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) yang diberkahi 

menyatakan: Yang halal (diizinkan) sudah jelas! Dan apa yang 

Haram (dilarang) sudah jelas! Jauhi apa pun yang meragukan! 

222 

 

Sekarang tinggal para ulama Islam, yang merupakan 

pembimbing orang-orang beriman, untuk menyatakan apakah 

halal bagi umat Islam untuk berpartisipasi dalam politik 

elektoral di negara sekuler modern. Untuk memberi  jawaban 

yang jelas dan positif, para ulama harus menunjukkan, pertama, 

tidak Haram untuk melakukannya, dan kedua, tidak ‘diragukan' 

untuk melakukannya. Dan mereka harus membangun tanggapan 

mereka di atas dasar-dasar ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits 

sahih. Jika tidak melakukannya, dan masih bersikeras bahwa 

umat Islam dapat memilih dalam pemilihan, maka ulama seperti 

itu yaitu  orang yang sangat berbahaya dan harus dihindari 

seperti wabah. Mereka yang bersikeras mengikuti ulama 

ini  harus berhenti sejenak untuk merenungkan teror Hari 

Pembalasan: 

 

“Dari Abu Hurairah: Rasulullah bersabda, Orang-orang akan 

bercucuran keringat pada Hari Kebangkitan sehingga keringat 

mereka akan merembes sampai tujuh puluh hasta jauh ke 

dalam bumi, dan itu akan naik sampai mencapai mulut dan 

telinga mereka.” 

 

(Sahih, Bukhari) 

 

 

*** 

 

 

 

 

 

 

 

 

223 

 

ESAI 16 

 

Islam dan Terorisme - Tanggapan Muslim 

terhadap Serangan di London 

 

 

 

 

 

❖ KATA PENGANTAR 

 

ita mulai dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi 

Maha Penyayang. Kami memuja dan memuliakan-Nya 

sebagaimana Dia selayaknya dipuja dan dimuliakan. 

Dan kami berdoa untuk keselamatan dan keberkahan bagi semua 

Nabi dan Rasul-Nya yang mulia, dan khususnya bagi yang 

terakhir dari mereka, yaitu Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi 

wa salam). 

 

Nabi terakhir memperingatkan bahwa “sebelum Hari 

Kiamat akan ada golongan pendusta besar - jadi waspyaitu  

terhadap mereka” (Sahih Muslim). Kami mengakui ini sebagai 

Zaman Terakhir, dan kami memohon perlindungan dan 

penjagaan Allah Subhanahu wa Ta’ala dari pengganggu 

internasional yang bersembunyi di balik segunung kebohongan 

dan penipuan untuk merencanakan dan melaksanakan serangan 

9/11 di Amerika, serta serangan 7/7 di London (yakni 7 Juli 

2005), lalu menyalahkan umat Muslim yang tidak bersalah. 

Mereka melakukannya, pertama, untuk memanfaatkan 

kesempatan secara brutal menyerang dan menjajah Afghanistan 

dan Irak (dengan bersembunyi di balik segunung kebohongan) 

lalu  menguasai sungai-sungai besar sumber air dan lautan 

224 

 

sumber minyak Irak. Serangan kedua yaitu  terhadap agama 

Islam itu sendiri, lembaga-lembaga pembelajaran Islam, dan 

para ulama Islam yang mendapat petunjuk.  

 

Kita sekarang harus mempersiapkan diri untuk serangan 

terhadap ulama Islam yang akan difitnah sebagai homoseksual, 

atau diekspos dalam foto-foto buatan mereka di tempat tidur 

dengan pelacur. Kita dapat memperkirakan email palsu atau 

rekaman palsu dari percakapan telepon fiktif dengan teroris, atau 

obat-obatan terlarang yang ditempatkan di rumah mereka. Kami 

menjadi sasaran musuh yang telah membunuh ulama terkenal 

Islam, Prof. Dr. Ismail Faruqi, dan para penguasa Muslim yang 

berani, Raja Faisal bin Abdul ‘Aziz dari Arab Saudi, Jenderal 

Ziaul Haq dari Pakistan; menyingkirkan Perdana Menteri 

Pakistan Nawaz Shareef, dan yang akan menggunakan segala 

cara demi mencapai tujuan mereka untuk memerintah dunia dari 

Yerusalem.  

 

Semoga Allah melindungi kita dari musuh-musuh terampil 

yang menyusup ke jajaran Muslim (termasuk situs web Islam) 

dan berusaha untuk mendiskreditkan para ulama dan penulis kita 

yang berani mengungkap kebohongan dan penipuan yang 

terkandung dalam hal yang disebut perang melawan teror. Dan 

semoga Dia melindungi kita dari tindakan terorisme yang 

pengecut, memalukan dan tercela yang membunuh orang yang 

tidak bersalah, dan lalu  kesalahan dilimpakan kepada 

umat Muslim yang tidak bersalah. Aamiin!  

 

Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) berdoa kepada Allah 

Subhanahu wa Ta’ala dengan meminta: “Ya Allah (mohon) 

tunjukkan kebenaran sebagai kebenaran dan berilah kekuatan 

agar saya mengikutinya, dan (mohon) tunjukkan yang batil 

sebagai kebatilan dan berikan kekuatan agar saya menolaknya”. 

Kami juga berdoa memohon diberikan mata yang dapat 

225 

 

digunakan untuk melihat sehingga kami dapat dilindungi dari 

kebutaan para ulama Islam buta yang menelan semua 

kebohongan yang diperingatkan oleh Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa 

salam), dan lalu  dengan penuh nafsu bergabung dalam 

paduan suara zalim yang mencemarkan nama baik umat Muslim 

yang tidak bersalah. Mereka yaitu  orang-orang yang tidak akan 

pernah mengakui atau mengakui bahwa Negara Euro-Yahudi 

Israel palsu telah menjadi penerima manfaat utama dari hal yang 

disebut ‘perang melawan teror’ (di Timur Tengah) dan tindakan 

terorisme dengan melimpahkan kesalahan kepada umat Islam. 

Namun para ulama itu menawarkan diri mereka (tidak diragukan 

lagi dengan restu dari pemerintah Inggris dan Amerika) sebagai 

juru bicara Islam dan sebagai pemandu bagi umat Islam pada 

zaman sekarang. Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) mengutuk 

segolongan ulama Islam tertentu sebagai “orang-orang terburuk 

di bawah langit” (Sunan Tirmidzi). Dia (shala Allahu ‘alaihi wa 

salam) tentunya mengacu pada mereka. Umat Muslim harus 

menghindari mereka seperti mereka menghindari wabah. 

 

Allah Subhanahu wa Ta’ala memilih untuk memulai Al-Qur’an 

(Surat Al-Baqarah) dengan pernyataan tentang orang-orang 

beriman, kafir dan munafik. Dia memberitahu kita bahwa Dia 

menutup hati orang-orang kafir, serta pendengaran mereka, dan 

bahwa Dia menempatkan selubung di depan mata mereka, 

akibatnya mereka yaitu  orang-orang yang memiliki ‘mata’ 

namun tidak dapat melihat, ‘telinga’ namun tidak dapat 

mendengar, ‘hati’ namun tidak dapat memahami kebenaran (Al-

Qur’an Surat Al-Baqarah, 2: 7). Selain itu, Nabi Muhammad 

(shala Allahu ‘alaihi wa salam) memperingatkan datangnya suatu 

zaman di mana “akan ada keyakinan sesat yang akan membuat 

orang buta menjadi dan tuli terhadap kebenaran” (Sunan Abu 

Daud).  

 

226 

 

Ada orang-orang yang akan membaca esai ini dan 

sepenuhnya menentang semua yang tertulis di dalamnya. 

Mereka tidak akan merasakan kebenaran sama sekali di 

dalamnya sebab  mereka sama sekali tidak mampu memahami 

kebenaran, baik sebab  hati mereka tertutup, ataupun sebab  

mereka telah dicuci otaknya secara total. Pemerintah Inggris, 

Amerika, dan Israel serta media yang mereka kendalikan untuk 

tujuan mencuci otak manusia tepat seperti itu, dan justru orang-

orang yang telah dicuci otaknya itulah yang sekarang 

mengendalikan, di antara banyak lainnya, pemerintah Pakistan. 

Mereka bahkan memiliki ulama Islam yang menari mengikuti 

irama apa pun yang mereka mainkan! 

 

lalu  ada orang lain yang hatinya masih hidup dan 

yang mau menerima kebenaran. Mereka akan dengan mudah 

menyadari kebenaran dalam hal yang telah kami tulis, dan akan 

tertarik untuk lebih memperdalam kebenaran itu dengan 

masukan, pengamatan, dan analisis lebih lanjut. Dan jika mereka 

menemukan sesuatu yang keliru dalam esai ini, mereka akan 

berusaha memperbaikinya tanpa mengurangi kebenaran yang 

telah mereka temukan di tempat lain dalam esai ini . Esai 

ini ditulis untuk orang-orang seperti itu. 

 

Terakhir kali sapi melompat ke bulan, pada 11 September 

2001, hanya butuh sedikit waktu sebelum sebagian besar umat 

Islam dapat melihat dan menyadari fiksi luar biasa dalam 

penjelasan resmi peristiwa ini . Mereka tahu betul bahwa 

pembunuh sebenarnya yang akan diseret ke pengadilan Allah 

Subhanahu wa Ta’ala pada Hari Penghakiman untuk bertanggung 

jawab atas pembunuhan ribuan orang di Menara Kembar New 

York, yaitu  orang-orang selain orang-orang yang secara resmi 

dipersalahkan atas perbuatan jahat itu. Hanya sedikit orang yang 

percaya bahwa sapi itu melompat ke bulan lagi, seperti yang 

terjadi di London pada 7 Juli 2005. 

227 

 

 

Iman dalam Islam memberi  kepada umat Islam jaminan 

bahwa kebohongan dan kepalsuan tidak akan pernah bisa 

bertahan selamanya, dan bahwa kebenaran suatu hari akan 

menang atas fiksi, dan perilaku benar atas perbuatan jahat yang 

batil. Ada badai jahat yang bertiup di dunia saat ini, dan itu akan 

menyapu ke dalam api neraka bagi orang-orang yang tidak 

memiliki pegangan yang kuat pada kebenaran, dan orang-orang 

yang tidak menunjukkan perilaku yang baik.  

 

Dunia saat ini dikendalikan oleh kekuatan tak bertuhan yang 

belum pernah ada dalam sejarah sebelumnya. Akibat serangan 

tanpa henti dari kekuatan jahat tak bertuhan itu, dunia saat ini 

dapat disamakan seperti sebuah bahtera yang tenggelam 

bersama seluruh umat manusia di dalamnya, secara misterius 

mengglobal untuk pertama kalinya dalam sejarah sebagai satu 

warga , tanpa ada yang mampu mencegahnya tenggelam. 

Hal yang menakjubkan yaitu sangat sedikit di antara umat 

manusia yang memiliki mata untuk melihat dan menyadari 

bahwa kapal itu sedang tenggelam, sementara sebagian besar, 

terutama mereka yang mengendalikan surat kabar, televisi dan 

radio, baik membawa orang lain atau diri mereka sendiri untuk 

melihat penampilan dunia yang mengaburkan dan 

menyembunyikan kenyataan suram itu. Perbedaan di dunia 

antara ‘penampilan’ luar yang disebut  demokratis yang bebas 

dan beradab dengan ‘realitas’ brutal yang tak bertuhan dengan 

perbudakan terbesar tidak pernah sejauh ini! 

 

Kecanggihan luar biasa mereka sehingga mereka 

mempesona dan merayu umat manusia, kekuatan mereka yang 

belum pernah ada sebelumnya dan semakin meningkat sehingga 

mereka mengendalikan dan memerintah umat manusia, 

kejahatan mengerikan mereka sehingga mereka melakukan 

serangan brutal dan menindas umat manusia, dan kekuatan tipu 

228 

 

daya mereka yang luar biasa sehingga mereka menipu, 

menyesatkan, merusak dan menghancurkan akhlak manusia, 

maka kekuatan jahat tak bertuhan yang saat ini menguasai dunia 

yaitu  unik. Sebenarnya Islamlah yang dapat membimbing kita 

pada ‘realitas’ sehingga kita dapat menyadari dan memahami 

Yakjuj & Makjuj serta Dajjal Al-Masih palsu atau Anti Kristus, 

sebagai kekuatan jahat tak bertuhan yang telah merebut dunia 

dengan kuat pada saat ini dalam genggaman destruktif. 

 

Penulis telah berupaya menjelaskan dua hal yang sangat 

penting ini (yaitu Yajuj & Majuj dan Dajjal Al Masih Palsu atau 

Anti Kristus) dalam artikel nya yang berjudul ‘Yerusalem dalam 

Al-Qur’an – Pandangan Seorang Ulama Islam Mengenai 

Takdir Yerusalem’. Mereka merupakan bagian dari topik yang 

lebih besar, yaitu ‘Tanda-tanda Hari Akhir’, yang harus dikaji 

dengan sangat hati-hati bagi yang ingin memahami dunia saat 

ini dan, khususnya, mengenai pemerintah dunia-Eropa yang 

melakukan ‘perang melawan teror’ di Timur Tengah. artikel  itu 

pula yang memaparkan sebagian besar bukti yang mendukung 

klaim dasar yang dibuat dalam esai ini. 

 

Persis seperti yang dinyatakan dalam Al-Qur’an Surat Al-

Kahfi, dan seperti yang dinubuwahkan oleh Nabi Muhammad 

(shala Allahu ‘alaihi wa salam), para penguasa jahat yang tidak 

bertuhan di dunia ini semakin meneror umat manusia pada 

umumnya (istilah yang digunakan dalam Al-Qur’an yaitu  

Fasad) dan umat Muslim pada khususnya. Akan tetapi mereka 

mencurahkan penindasan terbesar mereka kepada Muslim Arab, 

dan Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) pun menubuwahkan itu 

pula. 

 

Berikut yaitu  metode kampanye teror mereka yang jahat 

dan menipu: 

 

229 

 

▪ Mereka melakukan tindakan terorisme yang disponsori 

negara dan lalu  membenarkannya sebagai 

penggunaan kekuatan yang sah terhadap orang-orang yang 

mereka tuduh sebagai teroris. 

 

▪ Kadang-kadang mereka melakukan aksi terorisme yang 

spektakuler secara sembunyi-sembunyi terhadap rakyat 

mereka sendiri, seperti di New York, misalnya, dan 

lalu  dengan jahat menyalahkan Islam dan Muslim 

atas dasar bukti palsu bahwa mereka sendiri terampil, dan 

kadang-kadang kurang terampil. 

 

▪ Di lain waktu mereka menipu atau membayar golongan 

Muslim yang mudah tertipu untuk melakukan tindakan 

terorisme, dan membantu mereka dalam merencanakan dan 

melaksanakan tindakan ini , dan lalu  mereka 

berbalik dan memberi  informasi yang mengarah pada 

penangkapan mereka sementara mereka, dalangnya, tetap 

bersembunyi dengan hati-hati dan keluar dari perhatian. 

 

Akhirnya, mereka terus meneror Muslim dengan:  

 

▪ memiskinkan mereka melalui sistem ekonomi penghisap 

darah yang dibangun di atas pinjaman berbunga (yaitu 

Riba); 

 

▪ mengobarkan perang terhadap agama Islam dengan 

mengubah kurikulum di lembaga-lembaga pendidikan 

Islam; 

 

▪ melecehkan mereka secara seksual di penjara Abu Ghraib 

di Irak, di pangkalan militer AS di Guantanamo dan di 

tempat lainnya; 

 

230 

 

▪ mengejek mereka dengan mengencingi salinan Al-Qur’an 

dan membuang salinan Kitab Suci ke toilet; 

 

▪ menyerang daerah mereka dan tanpa ampun membantai 

mereka dalam serangan yang merupakan genosida dan 

‘pembersihan etnis’ di Afghanistan, Irak dan wilayah 

lainnya; 

 

▪ mendukung rezim diktator dan menindas di Pakistan, Mesir, 

Arab Saudi dan di negara-negara Muslim lainnya, sehingga 

pada akhirnya, melepaskan teror kepada umat Muslim yang 

tidak bersalah; 

 

▪ mendirikan penjara rahasia di seluruh dunia, terutama di 

Eropa, di mana Muslim yang tidak bersalah dengan profil 

perlawanan dapat dipenjarakan tanpa proses hukum dan 

bahkan disiksa. 

 

Akhirnya beberapa Muslim didorong ke keadaan marah dan 

frustrasi sehingga mereka membalas dengan menyerang balik 

penyiksa mereka dengan tindakan terorisme. Orang-orang 

Muslim itu lalu  ditangkap dan itu, pun, memberi  

amunisi tambahan kepada penguasa jahat dunia yang tidak 

bertuhan untuk meningkatkan perang melawan Islam sambil 

bersembunyi di balik tabir asap. 

 

Kami belum mengetahui profil terorisme pada serangan 7 

Juli 2005 di London, akan tetapi kami tahu bahwa itu bisa jadi 

salah satu dari mereka. Saya menduga bahwa keempat pemuda 

yang telah dikaitkan dengan ledakan sebagai tersangka dijebak 

dan dibunuh. Dan sebab  orang mati tidak berbicara, keempat 

Muslim yang tidak bersalah ini tidak dapat membela diri. 

Penipuan yang dijalin pada peristiwa 9/11 begitu kikuk sehingga 

butuh sedikit waktu sebelum orang-orang melihat kebohongan 

231 

 

dalam penjelasan resmi mengenai peristiwa ini . Namun 

penipuan yang kini terungkap pada peristiwa serangan di 

London sedikit lebih canggih. Hal itu seharusnya tidak 

mengejutkan umat Islam sebab  meskipun demikian, Inggris 

yaitu  pulau yang disebutkan dalam Hadits Tamim ad-Dari 

(lihat bagian berjudul ‘Pulau itu yaitu  Inggris’ Bab 8 artikel  

‘Yerusalem dalam Al-Qur’an’), dan hadits itu menjelaskan 

kemampuan mata-mata (dengan demikian tipu daya) yang 

dimiliki pulau itu. Namun kami sebagai umat Muslim percaya 

bahwa bumi itu sendiri suatu hari nanti akan berbicara dan akan 

mengungkapkan semua rahasia yang sekarang tersembunyi dari 

publik. Pada hari saat  penipuan terungkap dan kebenaran 

terungkap, pihak yang menang terakhir akan mendapatkan 

kemenangan yang paling baik! 

 

Kami juga belum tahu siapa yang bertanggung jawab atas 

serangan 12 Juli di Port of Spain di pulau asal saya, Trinidad, di 

mana alat peledak “tingkat rendah” dijatuhkan ke tempat 

sampah di pusat bisnis ibu kota. Sekitar selusin orang - 

kebanyakan pedagang kaki lima dan pejalan kaki - terluka saat 

ledakan itu terjadi. Insiden ini terjadi tepat sesudah  serangan 

London dan tampaknya telah diatur waktunya untuk 

memanfaatkan longsoran propaganda anti-Muslim yang 

mengikuti serangan London. Ada banyak predator penghisap 

darah yang kaya di Port of Spain, seperti rekan sedarah mereka 

di tempat lain, yang hidup dalam ketakutan akan komitmen 

Islam yang tak kenal kompromi untuk keadilan dan perjuangan 

untuk pembebasan kaum tertindas. Mereka yaitu  tipe orang 

yang akan mengidentifikasi diri sebagai tuan budak di dunia saat 

ini, dan yang dengan antusias akan bergabung dengan mereka 

dalam perang melawan Islam. Mereka tetap menjadi tersangka 

utama dalam serangan di Port of Spain. Tujuan langsung mereka 

tampaknya yaitu  menciptakan kondisi yang akan memfasilitasi 

232 

 

pengesahan undang-undang anti-terorisme di Trinidad dan 

Tobago.  

 

❖ SIAPA YANG MENGOBARKAN PERANG 

MELAWAN TEROR? SIAPA ITU ‘ABDUL? 

 

Saya telah memperingatkan satu tahun yang lalu bahwa tindakan 

terorisme dapat terjadi di Trinidad yang pada akhirnya 

menghasilkan bukti yang akan menyalahkan Islam dan umat 

Muslim. Benar saja, sebuah surat ditemukan di sebuah pusat 

perbelanjaan tepat sesudah  ledakan di Port of Spain, di mana 

penulisnya mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu dan 

memperingatkan akan ada lebih banyak lagi yang nanti terjadi. 

Dan itu ditandatangani oleh ‘Abdul’ (yaitu ‘hamba’, yang bisa 

menjadi bagian dari nama Arab seperti ‘Abdullah, yaitu hamba 

Allah). 

 

Kami mengingatkan pembaca di Trinidad bahwa ‘Penghenti 

Kejahatan’ menawarkan hadiah untuk informasi yang mengarah 

pada penangkapan dan penghukuman penjahat sebagaimana 

penulis surat. Kami berharap ‘Abdul akan ditemukan sebab  

kami perlu mencari tahu apakah: 

 

▪ ‘Abdul dibayar oleh elit predator untuk menaruh bom 

dengan meniru apa yang telah dilakukan tuan mereka di 

tempat lain di dunia sebagai bagian dari perang mereka 

melawan Islam, 

 

▪ ‘Abdul yaitu  seorang Muslim sesat yang tergabung dalam 

salah satu dari tiga Organisasi Muslim ‘Amerika’ yang kami 

miliki di komunitas Muslim lokal kami - yang para 

pemimpinnya telah menjadi kesayangan rumah media yang 

dimiliki dan dikendalikan oleh elit predator, 

 

233 

 

▪ ‘Abdul yaitu  orang Muslim sesat yang ditipu untuk 

melakukan tindakan seperti itu, 

 

▪ ‘Abdul yaitu  orang Hindu yang mengambil nama Muslim, 

 

▪ ‘Abdul yaitu  orang Kristen yang telah mengambil nama 

Muslim, atau  

 

▪ ‘Abdul dibayar oleh CIA atau Mossad Israel untuk menjadi 

‘Abdul, dll. 

 

Siapa itu ‘Abdul? yaitu  pertanyaan yang ingin kami jawab 

sebab  penggunaan nama ‘Abdul pasti dimaksudkan untuk 

mencemarkan nama baik Islam dan umat Muslim! 

 

❖ PENJELASAN RESMI 9/11 PENUH DENGAN 

KEJANGGALAN 

 

Waktu yang cukup telah berlalu sejak serangan 9/11 di Amerika 

bagi para pembaca kami untuk menyadari dengan jelas bahwa 

penjelasan resmi dari peristiwa itu memiliki lebih banyak lubang 

di dalamnya dibandingkan  keju Swiss. Banyak situs internet 

memberi  lebih dari cukup informasi dalam bentuk fakta dan 

analisis yang tak terbantahkan sehingga berdasarkan fakta-fakta 

ini  dapat menimbulkan keraguan besar tentang kebenaran 

penjelasan resmi. Namun tidak satu pun dari fakta dan analisis 

ini  pernah dipublikasikan di media arus utama yang 

dimiliki dan dikendalikan oleh mereka yang mendukung 

pendirian ini . Mereka tetap tidak akan mempublikasikan 

materi seperti itu meskipun faktanya mayoritas rakyat Amerika 

sekarang berpandangan bahwa pemerintah mereka sendiri 

berbohong sehubungan dengan penjelasan 9/11. 

 

234 

 

Tampaknya sangat mungkin bahwa Mossad Israel, bekerja 

sama dengan CIA Amerika, dan menyamar sebagai Al-Qaeda, 

bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan tindakan 

terorisme 9/11 yang sangat jahat itu. Pemerintah Amerika 

dengan gembira mengeksploitasi segunung kebohongan tentang 

9/11 untuk melancarkan ‘perang melawan teror’ yang telah 

direncanakan dengan zalim sebelumnya. Sebenarnya apa yang 

dilancarkan itu sendiri yaitu  ‘perang melawan teror’ yang pada 

akhirnya dilancarkan demi kepentingan Negara Euro-Yahudi 

Israel. Siapa pun yang berani mempertanyakan versi resmi dari 

peristiwa ini , (yaitu bahwa orang Arab dan Muslim 

bertanggung jawab atas tindakan terorisme itu), dengan cepat 

dan tanpa malu-malu dianggap sebagai teroris! 

 

Perang Inggris-Amerika-Israel jelas-jelas zalim dan jahat 

dan pasti akan berakhir dengan kegagalan dan kutukan sebab  

dunia ini pada akhirnya yaitu  tatanan moral. Dan dengan 

tatanan moral sehingga kebenaran dan keadilan pada akhirnya 

pasti menang atas kebohongan, kezaliman, dan penindasan. 

Tatanan dunia ‘hiu dan sarden’ suatu hari akan dihancurkan. Dan 

Islam ditakdirkan untuk memimpin perjuangan yang berhasil 

itu. Al-Qur’an tegas dalam pernyataannya, di mana Allah 

Subhanahu wa Ta’ala bersumpah:  

 

“Demi masa, sungguh, manusia berada dalam kerugian, 

kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan 

kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling 

menasihati untuk kesabaran (dalam perjuangan itu).” 

 

(Al-Qur’an Surat Al-‘Asr, 103: 1-3) 

 

 

 

 

235 

 

▪ TUJUAN STRATEGIS PERANG MELAWAN 

TEROR 

 

Mereka yang mengobarkan ‘perang melawan teror’ yang zalim 

berupaya mencapai beberapa tujuan strategis. Di antaranya yang 

paling penting tampaknya yaitu sebagai berikut: 

 

Pertama, perang dilancarkan dengan tujuan untuk 

menjelek-jelekkan Islam dan Muslim dengan propaganda palsu 

sehingga hati mereka yang menelan kebohongan dan kekeliruan 

akan dipenuhi dengan kebencian terhadap Islam dan umat 

Muslim. Kebencian universal terhadap Islam dan umat Muslim 

akan menjadi keuntungan strategis bagi Israel sebab  Islam dan 

umat Muslim sekarang merupakan satu-satunya kekuatan 

signifikan di dunia yang menentang kekuasaan Israel atas umat 

manusia. 

 

Kedua, perang dilancarkan dengan tujuan memperkuat 

kendali Amerika atas seluruh dunia, dan dalam prosesnya, 

memaksa manusia tunduk pada Pax Amerikana yang unik, tak 

tertahankan, dan sangat jahat, yang pada kenyataannya akan 

menjadi kediktatoran Amerika universal. 

 

Presiden Bush menggambarkan 9/11 sebagai serangan 

terhadap “kebebasan dan demokrasi”. sesudah  Kongres 

melanjutkan fungsi normalnya, Bush berpidato di sesi gabungan 

Kongres dan berjanji: “Perang kami melawan teror dimulai 

dengan Al-Qaeda, tetapi tidak berakhir di sana. Itu tidak akan 

berakhir sampai setiap kelompok teroris dengan jangkauan 

global ditemukan, dihentikan, dan dikalahkan.” 

 

Tujuan mereka yaitu  agar AS, bersama sekutunya, Inggris, 

dan negara-negara di Eropa, Australia, Israel, dll., diakui sebagai 

penguasa mutlak dunia, dan siapa pun yang menentang 

236 

 

pemerintahan tuan diktator akan dipaksa untuk menanggung 

balasan yang mengerikan untuk pembangkangan itu. Itu 

menjelaskan penderitaan Haiti yang menyedihkan! 

 

Ketiga, kediktatoran dunia tidak mungkin terjadi kecuali 

umat manusia terlebih dahulu dirampas hak-hak 

fundamentalnya seperti keamanan pribadi dan properti, 

kebebasan berbicara dan bergerak, hak atas privasi rumah. Di 

seluruh dunia saat ini, salah satu karakteristik dasar undang-

undang anti-terorisme yaitu  terkikisnya hak-hak fundamental 

ini . sebab  hak-hak dasar diambil dari rakyat, Polisi dan 

Militer diberikan izin untuk membunuh secara acak dan dengan 

kekebalan hukum sehingga Polisi Inggris baru-baru ini 

membunuh orang Brasil yang tidak bersalah. Pria tak bersalah 

itu tertembak sekitar lima kali di kepala, selain dari peluru lain 

yang mengenai tubuhnya. Perdana Menteri Inggris, tentu saja, 

telah meminta maaf atas tragedi itu, tetapi dia belum 

mengumumkan perubahan apa pun dalam kebijakan yang akan 

mencegah lebih banyak pembunuhan terhadap orang-orang yang 

tidak bersalah ini . Ini merupakan bentuk teror yang paling 

keji! 

 

Keempat, perang ‘melawan teror’ dirancang untuk tidak 

hanya mengintimidasi mereka yang mengecam aliansi tidak suci 

Inggris/Amerika/Israel terhadap tindakan terorisme yang 

disponsori negara, khususnya yang terjadi di Tanah Suci, tetapi 

lebih penting lagi, untuk meredam suara mereka. Di seluruh 

dunia saat ini, surat kabar, radio, dan televisi berpartisipasi 

dengan antusias dalam konspirasi yang jelas-jelas tidak 

demokratis untuk menolak suara Islam pada khususnya, dan 

mereka pada umumnya yang menentang kediktatoran. Lebih 

dari itu, media digunakan untuk menyiarkan propaganda jahat 

yang memfitnah Islam. Bahkan jika seribu rekaman Bin Laden 

‘buatan’ (atau wakilnya yang diproduksi) muncul secara 

237 

 

misterius pada interval yang nyaman, televisi Al-Jazeerah akan 

dengan tepat waktu dan patuh menyiarkan semuanya tanpa perlu 

melakukan upaya yang tepat untuk menyelidiki kejelasan dan 

keraguan asal rekaman ini . Dan lalu  media di seluruh 

dunia akan tepat waktu dan patuh mereproduksi sampah dan 

menyatakannya sebagai berita! saat  publik dibanjiri hanya 

dengan versi peristiwa tuan budak, dan pandangan lain yang 

sangat berbeda ditutup, wajar jika banyak orang yang pada 

akhirnya melupakan semua kejanggalan dan menerima 

kepalsuan sebagai kebenaran. Umat Muslim sejati, meski 

demikian, tidak akan tertipu. 

 

Kelima, perang melawan teror melakukan hal yang paling 

strategis dari semua fungsi dalam menarik perhatian populer di 

seluruh dunia secara berkala dengan aksi terorisme yang 

spektakuler (misalnya 9/11 pada tahun 2001 dan serangan di 

London pada Juli 2005), dan lalu  mengalihkan perhatian 

dari perbudakan jenis baru yang menimpa warga  luas. 

Dibutuhkan sedikit usaha untuk menyadari bahwa sejumlah 

besar orang dalam angkatan kerja saat ini di banyak bagian dunia 

tidak dapat memperoleh mata pencaharian mereka, atau hanya 

mendapatkan upah minimum ataupun kurang dari itu. Jumlah 

mereka terus bertambah. Mereka yang bekerja dengan upah 

minimum kemungkinan besar akan tetap dipenjara selamanya 

dalam upah budak seperti itu. Orang-orang Afrika tampaknya 

paling menderita dalam perbudakan jenis baru ini. 

 

Keenam, perang melawan teror bertindak sebagai taktik 

pengalih perhatian untuk mengalihkan perhatian umat manusia 

dari kehancuran total warga  yang sekarang tampak di 

depan kita. wanita  yang bekerja tidak dapat menjalankan 

peran ibu dengan baik, dan anak-anak lalu  tumbuh 

bersama televisi yang memprogram mereka untuk menjalani 

kehidupan pergaulan bebas dan kekerasan. Saat unit keluarga 

238 

 

hancur, dunia semakin berubah menjadi Neraka. Namun mereka 

yang hidup dari darah dan keringat massa dengan terampil 

menyembunyikan dan menutupi semua bukti bahwa neraka 

telah tiba (terutama bagi mereka yang bekerja dengan upah 

budak), dan, sebaliknya, menggunakan pesta, tarian, karnaval, 

acara olahraga, televisi dan keajaiban teknologi seperti telepon 

seluler untuk menggambarkan ‘neraka’ seolah-olah seperti 

‘surga’. Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) menubuwahkan bahwa 

Dajjal Al-Masih palsu atau Anti Kristus akan datang dengan 

“api dan sungai, akan tetapi apinya sebenarnya yaitu  sungai 

dan sungainya sebenarnya yaitu  api”. Jadi dalam semua hal 

yang berkaitan dengan Dajjal, segala sesuatunya tidak akan 

pernah seperti yang terlihat. Bahkan ‘penampilan’ dan 

‘kenyataan’ akan selalu berbeda satu sama lain setiap kali Dajjal 

menyerang umat manusia. 

 

Ketujuh, perang melawan teror juga dimaksudkan untuk 

mengalihkan perhatian saat  Israel bersiap untuk mengobarkan 

perang besar yang zalim untuk perluasan wilayah yang akan 

membuka jalan baginya untuk menggantikan Amerika Serikat 

sebagai negara adikuasa di dunia dan kepala resmi kediktatoran 

dunia. Mereka yang menjadi sasaran perbudakan jenis baru tidak 

akan mampu memberi  perlawanan apa pun terhadap 

penindasan mengerikan Israel. Saya memperkirakan perang 

besar Israel akan segera terjadi. Jika itu benar-benar terjadi, 

maka itu akan memvalidasi secara spektakuler bukti dan analisis 

yang disajikan dalam ‘Yerusalem dalam Al-Qur’an’ dan dengan 

demikian membungkam para kritikus kami yang menuntut 

bukti, tetapi tidak mau membaca artikel  itu. 

 

Kedelapan, perang melawan teror berusaha mematahkan 

keinginan kaum tertindas untuk melawan penindasan meskipun 

Al-Qur’an memerintahkan demikian (Al-Qur’an Surat Al-Hajj, 

22: 39). Apa yang dilakukan oleh perang melawan teror yang 

239 

 

cerdik dari tuan budak yaitu  menjelek-jelekkan semua orang 

yang melakukan perjuangan bersenjata sebagai teroris. 

 

Akhirnya, perang melawan teror dilancarkan untuk 

mengejar tujuan-tujuan agar banyak orang akan begitu 

memusuhi umat Islam sehingga umat Islam pada akhirnya akan 

terdorong untuk mengangkat senjata membela Islam. Itu 

lalu  akan digunakan untuk membenarkan perang besar 

Israel. 

 

❖ PERANG MELAWAN TEROR DAN AKHIR 

ZAMAN 

 

Meskipun selalu ada diktator dan pemerintahan kekaisaran 

dalam sejarah, pandangan Islami kami menyadari untuk pertama 

kalinya umat manusia menjadi sasaran kediktatoran yang 

mutlak, universal, dan mengerikan. Perang melawan teror 

dimaksudkan untuk membuka jalan bagi kemunculan 

kediktatoran itu. Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam) 

tidak hanya menubuwahkan munculnya kediktatoran Yakjuj dan 

Makjuj yang aneh dan tak tertandingi, tetapi juga 

memperingatkan kekuatan, kezaliman, penindasan, kerusakan 

akhlak, dan kejahatannya. Dia (shala Allahu ‘alaihi wa salam) juga 

memperingatkan bahwa hal itu merupakan ujian tersulit bagi 

semua umat manusia. Penulis memperingatkan bahwa umat 

manusia kini berada pada saat kediktatoran kejahatan universal 

yang mengerikan itu telah menunjukkan kemunculannya dan 

bahwa kejahatan yang jauh lebih besar akan segera melingkupi 

dunia. 

 

Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) menyampaikan kepada kita 

berita yang diterima dari Allah Subhanahu wa Ta’ala bahwa 

sembilan ratus sembilan puluh sembilan (999) dari setiap seribu 

(1000) umat manusia akan tunduk pada kediktatoran Yakjuj dan 

240 

 

Makjuj yang jahat dan dengan demikian akan membentuk 

bagian (sub-sistemik) dari tatanan dunia mereka. Mayoritas 

besar itu, yang merupakan ‘warga  arus utama’ di seluruh 

dunia, dengan demikian akan gagal dalam ujian tersulit ini , 

dan sebagai akibatnya Allah Subhanahu wa Ta’ala akan 

menghukum mereka dengan api neraka. Namun Nabi (shala 

Allahu ‘alaihi wa salam) melanjutkan untuk menyampaikan berita 

gembira bahwa ‘satu’ dari ‘seribu’ yang akan masuk surga 

sebab  menunjukkan kesabarannya pada waktu badai Yakjuj 

dan Makjuj yang jahat bertiup ke seluruh dunia yaitu  pengikut 

(sejati) baginda Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam): 

 

Diriwayatkan oleh Abu Said: Nabi bersabda, “Allah 

akan berfirman, ‘Wahai Adam!’ Adam akan menjawab, 

‘Labbaik dan Sa’daik (Saya menanggapi panggilan-Mu, 

saya patuh pada perintah-Mu), wal Khair fiYadaik (dan 

semua kebaikan ada di tangan-Mu)!’ lalu  Allah 

akan berfirman (kepada Adam), ‘Bawa orang-orang 

menuju Api.’ Adam akan bertanya, ‘Apa (berapa 

banyak) orang-orang yang menuju Api itu?’ Allah akan 

berfirman, ‘Dari setiap seribu (mengambil) sembilan 

ratus sembilan puluh sembilan (orang).’ Pada saat itu 

anak-anak akan menjadi beruban dan setiap wanita 

hamil akan menjatuhkan kandungannya (yaitu 

keguguran) dan kamu akan melihat orang-orang seolah-

olah mereka mabuk, padahal mereka tidak mabuk; akan 

tetapi azab Allah akan sangat berat.” Berita itu sangat 

menggelisahkan para sahabat Nabi, dan mereka 

bertanya, “Wahai Rasulullah! Siapa di antara kita yang 

akan menjadi orang itu (yang beruntung dari seribu yang 

akan diselamatkan dari api Neraka)?” Dia bersabda, 

“Berita baiknya yaitu bahwa (sementara) sembilan ratus 

sembilan puluh sembilan akan berasal dari Yakjuj dan 

241 

 

Makjuj, dan yang (yang akan diselamatkan yaitu ) dari 

kalian.” 

 

(Sahih Bukhari) 

 

Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam) tidak hanya 

berbicara tentang tatanan dunia Yakjuj dan Makjuj, tetapi juga 

tentang Dajjal, Al-Masih palsu atau Anti Kristus. sebab  Nabi 

‘Isa (‘alaihi salam), Al-Masih sejati, harus memerintah dunia dari 

Yerusalem dengan pemerintahan hingga akhir zaman, maka 

Dajjal, Al-Masih palsu, agar berhasil meniru Al-Masih sejati, 

juga harus melakukan hal yang sama, yaitu, ia harus menguasai 

dunia dari Yerusalem (dengan demikian dari Negara Israel 

palsu) dengan apa yang tampaknya menjadi pemerintahan yang 

bertahan hingga akhir zaman. 

 

Kita kini berada pada saat yang menarik saat  Dajjal al-

Masih palsu akan memasuki tahap akhir misinya di mana 

Negara Euro-Yahudi Israel akan menggantikan Amerika Serikat 

sebagai negara adikuasa di dunia. (Apa bukti yang menguatkan 

pernyataan yang benar-benar mengejutkan itu? Silahkan lihat 

artikel  ‘Yerusalem dalam Al-Qur’an’). Dan tampaknya itulah 

alasan sebenarnya dari perang melawan Islam yang disamarkan 

sebagai perang melawan teror. Para pengikut Nabi Muhammad 

(shala Allahu ‘alaihi wa salam) merupakan satu-satunya kendala 

signifikan yang kini dihadapi Israel di dunia. Tidak ada Muslim 

sejati yang akan mengkhianati Nabi yang memerintahkan para 

pengikutnya: “saat  engkau melihat bendera hitam datang dari 

arah Khurasan, pergilah dan bergabunglah dengan pasukan itu.” 

Dia melanjutkan dengan bersikeras bahwa Muslim 

melakukannya “bahkan jika kamu harus merangkak di atas es, 

sebab  tidak ada yang bisa menghentikan pasukan itu sampai 

mencapai Aelia (yaitu Yerusalem)!” Khurasan yaitu  semua 

wilayah Muslim yang terletak di sebelah timur sungai Eufrat. 

242 

 

Maka Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam) telah 

menubuwahkan bahwa pasukan Muslim yang keluar dari 

Khurasan akan membebaskan Tanah Suci. Tetapi perintah Nabi 

(shala Allahu ‘alaihi wa salam) ini kepada semua Muslim untuk 

bergabung dengan pasukan itu akan begitu menyekat di 

tenggorokan tatanan dunia-Eropa sehingga mereka pada 

akhirnya akan menyatakan bahwa Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa 

salam) sebagai seorang teroris. 

 

Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) memperingatkan bahwa 

senjata pamungkas Dajjal, yang akan dia gunakan saat 

menjalankan misinya untuk menguasai dunia dari Yerusalem, 

yaitu  memaksa manusia untuk mengkhianati Allah Subhanahu 

wa Ta’ala dengan menyembahnya (yaitu tunduk pada 

kekuasaannya atas umat manusia) dibandingkan  Tuhan Yang Maha 

Esa. Bahwa penyembahan selain Allah Subhanahu wa Ta’ala 

yaitu  perbuatan penghujatan (Syirik), satu dosa yang tidak 

akan pernah Dia ampuni.  

 

Dan dalam konteks penggunaan senjata pamungkas Dajjal 

itulah orang Muslim menyadari bahwa perang Amerika 

melawan teror di Timur Tengah sebenarnya yaitu  perang teror 

yang didalangi oleh Al-Masih palsu atau Anti Kristus dengan 

tujuan yang jelas untuk memaksa tunduknya dunia Islam pada 

kekuasaan mutlaknya atas mereka. 

 

❖ TARGET UTAMA PERANG MELAWAN TEROR: 

AL-QUR'AN DAN NABI MUHAMMAD 

 

Target awal dari apa yang disebut ‘perang melawan teror’ 

pimpinan AS yaitu  orang-orang Muslim yang akan 

mengangkat senjata untuk membela diri, istri dan anak-anak 

mereka, dan komunitas mereka, sesudah  mereka menjadi sasaran 

agresi, penindasan, dan pendudukan yang dipimpin AS di 

243 

 

wilayah Irak dan Afghanistan dan penindasan Euro-Yahudi 

yang terus meningkat tanpa henti di Tanah Suci.  

 

Tapi di luar target awal itu, ‘perang melawan teror’ juga 

berusaha menjelek-jelekkan institusi pendidikan Islam yang 

mendidik umat Islam dan menginspirasi mereka dengan 

tuntunan Al-Qur’an dan teladan mulia Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa 

salam). sebab  Al-Qur’an memerintahkan orang-orang beriman 

untuk melawan penindasan, bahkan dengan perlawanan 

bersenjata, maka implikasin