tanda akhir zaman 7
i antara
peristiwa-peristiwa yang akan terjadi pada Akhir Zaman yaitu
kedatangan Nabi Terakhir, Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa
salam) dan lepasnya Dajjal, Al-Masih Palsu, serta Yakjuj dan
Makjuj ke dunia yang terjadi pada masa hidupnya (lihat artikel
saya ‘Yerusalem dalam Al-Qur’an’). saat mereka dilepaskan
ke dunia, mereka akhirnya menjadi aktor dominan dalam proses
sejarah, dan merekalah yang menjadi dalang yang mengatur
perubahan unik dan tidak menyenangkan bagi umat manusia
dan dunia ini. Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) menyatakan
bahwa pada zaman Dajjal, Al-Masih Palsu (yaitu Anti-Kristus),
akan terjadi kemunculan universal Riba dengan penindasan
ekonomi yang ekstrem. Ini juga akan menjadi zaman kekufuran
sebab Dajjal memiliki tulisan ‘Kafir’ di antara kedua matanya.
Dan itu akan menjadi zaman Syirik sebab Dajjal akan
‘memainkan’ peran Tuhan dan menipu umat manusia agar
menerimanya seperti itu. Sangat jelas bagi penulis bahwa Dajjal
yaitu dalang di balik penciptaan negara sekuler modern yang
pada dasarnya tidak bertuhan dengan sistem politik
elektoralnya.
211
❖ ALTERNATIF SELAIN POLITIK ELEKTORAL
NEGARA SEKULER MODERN
Pembaca Yahudi, Kristen atau Muslim kemungkinan akan
bertanya: Apakah ada alternatif (bagi orang beriman) pilihan
selain politik elektoral di negara sekuler? Ya ada! Alternatifnya
yaitu berjuang untuk memulihkan kedaulatan Tuhan Yang
Maha Esa dalam sistem politik - memperjuangkan pengakuan
Kekuasaan-Nya sebagai Penguasa Tertinggi - dan
memperjuangkan pengakuan Hukum-Nya sebagai Hukum
Tertinggi. Itu yaitu perjuangan politik tertinggi dan paling
mulia yang pernah dilakukan oleh manusia, dan itu yaitu
perjuangan yang harus dilakukan hingga akhir zaman.
Sesungguhnya Allah Yang Maha Tinggi telah menjamin bahwa
waktu tidak akan berakhir sebelum perjuangan itu berhasil.
Alternatif bagi orang-orang beriman yaitu menegakkan
apa pun yang Allah jadikan Halal sebagai Halal, dan apa pun
yang Allah jadikan Haram sebagai Haram, apa pun risikonya.
Dan, saat suatu kaum melakukan Syirik, Kufur, Zalim, dan
Fasik, maka orang-orang beriman harus mengutuk perbuatan
seperti itu, menentangnya, memeranginya, lalu kembali kepada
Allah Subhanahu wa Ta’ala dan berdoa kepada-Nya supaya
memisahkan diri mereka dari orang-orang seperti itu:
“… Sebab itu pisahkanlah antara kami dengan orang-orang
pembangkang yang berdosa itu.”
(Al-Qur’an Surat Al-Maidah, 5: 25)
Al-Qur’an menyebut misi orang-orang beriman ini sebagai
“amr bil ma'ruf” (memerintahkan yang benar) dan “nahi 'an al-
munkar” (menentang yang salah). Jika perjuangan untuk
mengembalikan kedaulatan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan
supremasi Kekuasaan dan Hukum-Nya (di wilayah manapun)
212
berhasil, maka wilayah itu menjadi Darul Islam. Muslim
menguasai wilayah itu. Namun ada model alternatif negara
plural di mana umat Islam berbagi kendali atas suatu wilayah
dengan umat non-Muslim atas dasar kesetaraan politik dan
melalui kesepakatan konstitusional yang memungkinkan umat
Islam untuk mengakui kedaulatan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan
supremasi Kekuasaan dan Hukum-Nya atas ‘mereka’. Nabi
Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam) menetapkan model
negara di negara kota Madinah di mana Muslim, Yahudi, dan
Arab pagan berbagi kendali atas wilayah dan negara atas dasar
kesetaraan politik.
Umat manusia memiliki kebebasan memilih untuk
menerima atau menolak agama Ibrahim. Namun, begitu agama
Ibrahim diterima, orang-orang beriman tidak memiliki
kebebasan untuk memilih antara pemerintah yang beriman atau
pemerintah yang tidak beriman. Selama orang beriman memiliki
kebebasan untuk melakukannya, mereka harus memilih orang
beriman untuk memerintah mereka. saat kebebasan mereka
ditolak di wilayah mana pun, mereka harus mencari tempat di
mana kebebasan itu ada dan lalu bermigrasi ke wilayah
seperti itu! Demikianlah Tuhannya Ibrahim, Yang Maha Tinggi,
telah memerintahkan orang-orang beriman untuk:
“Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan
taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang
kekuasaan) di antara kamu . . .”
(Al-Qur’an Surat An-Nisa, 4: 59)
saat mereka tidak lagi memiliki kebebasan untuk
mendirikan pemerintahan mereka sendiri di mana saja, dan
mereka harus hidup di bawah pemerintahan yang tidak beriman,
orang-orang yang beragama Ibrahim 'tunduk' pada aturan itu
sampai mereka dapat sekali lagi memilih orang-orang beriman
213
untuk memerintah mereka. Akan tetapi ‘tunduk’ pada
pemerintahan tidak beriman seperti itu tidak melibatkan
partisipasi mereka dalam mendirikan pemerintahan tidak
beriman itu. Kedua, orang beriman tunduk pada aturan ini
dengan syarat kebebasan beragama, yaitu bahwa tidak ada yang
dipaksakan kepada mereka untuk melanggar Hukum Tuhannya
Ibrahim. Hukum seperti itu, misalnya kewajiban agama untuk
berperang (al-Qital) dan dengan demikian menerima pelatihan
militer!
Sementara pemerintah seperti itu tidak akan menjadi
pemerintah ‘mereka’, mereka dapat menasihati dan membantu
pemerintah dalam segala hal yang benar, baik dan bijak, sambil
memperingatkan, menolak dan menjauhkan diri dari semua
yang salah, jahat dan berbahaya. Di sinilah letak peran politik
terpenting umat Islam dalam politik Trinidad dan Tobago.
Sudah menjadi sifat alami negara sekuler modern bahwa ia
tidak akan pernah membiarkan pemilihan digunakan untuk
mengubahnya menjadi model negara yang berbeda - seperti
negara yang akan mengakui Kedaulatan Tuhannya Ibrahim serta
supremasi Kekuasaan dan Hukum-Nya. Politik elektoral harus
berfungsi menundukkan warga pada negara sekuler yang
tidak bertuhan.
Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) menyatakan bahwa dunia
kekufuran merupakan kesatuan yang esensial (al-kufru millatun
wahidah). Inilah tepatnya yang sekarang muncul di dunia.
Orang-orang Yahudi dan Kristen harus merenungkan fakta
bahwa saat Muslim Aljazair menggunakan ‘politik elektoral’
untuk berusaha memulihkan agama Ibrahim di Aljazair dan
memenangkan 85% suara dalam pemilihan nasional, dunia
sekuler semua datang bersama-sama dengan kejam menghukum
85% pemilih yang berani berusaha mengubah dasar negara
214
sekuler yang tidak bertuhan. Pemaksaan tanpa ampun dan tidak
tahu malu di Aljazair oleh seluruh dunia sekuler yang tak
bertuhan masih berlanjut bahkan bertahun-tahun sesudah
pemilihan yang malang itu.
Jadi, dibandingkan memberi suara dalam pemilihan umum
dan mengesahkan model sekuler negara yang berdasarkan
Syirik, Muslim harus melindungi diri dari perbuatan Syirik
dengan memutuskan hubungan dari negara sekuler. Mereka juga
harus menanggapinya dengan berdalih bahwa model negara
yang didirikan oleh Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam)
yaitu model yang lebih unggul jika dibandingkan dengan
negara sekuler yang tidak bertuhan. Alternatif dari Syirik politik
negara sekuler dan politik elektoralnya juga harus menjadi
alternatif yang akan menyelamatkan umat Islam dari Riba
ekonomi modern. Riba itu membawakan kepada seluruh umat
manusia sebuah perbudakan baru yang canggih. Umat Islam
juga membutuhkan alternatif dari kerusakan moral yang
melanda seluruh umat manusia. Mungkin yang paling
berbahaya dari semua kejahatan yang harus dihindari oleh umat
Islam yaitu sistem pendidikan yang mensekulerkan ilmu
pengetahuan dengan ilmu spiritual dan, dengan melakukan itu,
menghasilkan orang-orang yang buta secara internal dan
spiritual.
Hanya ada satu jalan di mana umat Islam dapat
mempertahankan iman mereka di dunia saat ini dan jalan itu
diberikan dalam Al-Qur’an Surat Al-Kahfi (Surat yang
melindungi diri dari Dajjal). Pilihan ini yaitu memutuskan
hubungan dari dunia tak bertuhan.
Al-Qur’an sendiri mengarahkan Muslim untuk
memutuskan hubungan dari dunia tak bertuhan:
215
“… Sebab itu pisahkanlah antara kami dengan orang-orang
pembangkang yang berdosa itu.”
(Al-Qur’an Surat Al-Maidah, 5: 25)
Metode di mana Muslim di Trinidad dan Tobago dapat
secara efektif memutuskan diri dari Syirik yang sekarang
mengelilingi mereka telah disampaikan Al-Qur’an Surat Al-
Kahfi dalam kisah para pemuda. Cara ini yaitu dengan
mendirikan Desa Muslim yang terlepas dari negara.
❖ DESA MUSLIM
Umat Muslim harus berkonsentrasi untuk membangun
komunitas mikro-Islam di mana pun mereka bisa. Namun
izinkan saya sekaligus mencatat kekaguman saya atas upaya
yang dilakukan saudara Nazim Mohammed dalam mendirikan
Desa Muslim di Jamaah Pemukiman Boos di Rio Claro,
Trinidad. Saya mengunjungi Desa Muslim dan menemukan
kebahagiaan saya bahwa dia berhasil menyatukan ras dalam
persaudaraan. Esai ini ditulis untuk tujuan khusus mendorong
pembaca untuk mengambil inisiatif untuk sedapat mungkin
membangun desa multiras, multietnis, multibahasa yang akan
bersatu dalam persaudaraan iman dalam Islam.
Jika Desa Muslim yang otentik didirikan, dan ingin
menyediakan sarana bagi umat Islam untuk mempertahankan
iman mereka di dunia yang semakin tidak bertuhan saat ini,
maka, selain tidak memberi suara dalam pemilihan umum di
negara sekuler modern, desa itu harus memenuhi persyaratan
berikut:
▪ Kehidupan warga Desa Muslim harus dibangun di atas
dasar-dasar Al-Qur’an dan Sunnah yang kokoh. Apa pun
yang tidak berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah tidak dapat
216
dianggap penting untuk kelangsungan hidup. Maka praktik
keagamaan Muslim yang diperselisihkan, terlepas dari
seberapa bermanfaatnya, atau berapa lama umat Islam telah
menjalankannya, itu tidak boleh dibawa ke Masjid dan ke
dalam kehidupan publik Desa Muslim, juga tidak boleh
dibiarkan menjadi alasan perpecahan dan konflik antar
umat Islam. Hanya dengan demikian Desa Muslim akan
selamat dari upaya kontemporer jahat yang diarahkan untuk
membersihkan komunitas Muslim dari semua praktik (baik
yang tidak berbahaya maupun yang berbahaya) yang tidak
didasarkan pada Al-Qur’an dan Sunnah dan cara Aslaf
(jamak dari Salaf, yaitu Muslim generasi awal). Salah satu
implikasi dari hal di atas yaitu bahwa Halaqa Zikr Tarekat
Sufi Al-Qadiriyah yang saya ikuti, atau Tarekat Sufi
lainnya, akan diadakan di tempat-tempat pribadi di dalam
desa.
▪ Kampung Muslim harus mandiri dalam produksi pangan
dan energi. Al-Qur’an Surat Al-Kahfi menunjukkan energi
matahari sebagai solusi untuk penyediaan energi. Surat ini
juga memperingatkan tentang kemurnian mutlak dalam
makanan, oleh sebab itu pantang dari pupuk kimia,
makanan yang direkayasa secara genetik, hormon dalam
susu dan daging, dll. Kelebihan produksi pangan organik
Desa Muslim ini dapat dipasarkan ke luar Desa dan ini akan
menjadi bagian dari pondasi perekonomian Desa. Strategi
pemasaran yang efektif dapat mencakup, misalnya,
penjelasan tentang hubungan antara makanan, seksualitas,
dan kejantanan. Dalam proses menghasilkan makanan yang
murni dan sehat, Desa Muslim akan menunjukkan
kemampuan untuk melakukan apa yang semakin tidak
mampu dilakukan oleh orang lain. Hal yang sama akan
berlaku bagi kapasitas Desa Muslim untuk menyembuhkan
alkoholisme dan kecanduan narkoba, untuk membalikkan
217
penurunan moralitas seksual, untuk melestarikan unit
keluarga pada saat runtuh di seluruh dunia, untuk
membangun perdamaian dan keamanan dan dengan
demikian menghilangkan kekerasan dan kejahatan, dll.
Semua pencapaian ini akan membuat dampak yang efektif
pada politik Trinidad dan Tobago dalam arti bahwa Desa
Muslim akan menunjukkan kapasitas Islam untuk
memecahkan masalah yang pemerintah dan partai politik
sekuler tidak dapat memecahkannya.
▪ Di Desa Muslim ini pasar mikro akan bertahan saat
sistem moneter internasional yang curang berdasarkan uang
kertas runtuh. Saya memperkirakan sistem moneter
internasional berdasarkan uang kertas runtuh pada saat
saat Israel mengobarkan perang besar dalam rangka
perluasan wilayah untuk menduduki seluruh daerah dari
‘sungai Mesir’ (Nil?) sampai sungai ‘Eufrat’ di Irak. Perang
itu kemungkinan besar akan segera terjadi. Salah satu
karakteristik yang paling penting dari pasar mikro Desa
Muslim yaitu bahwa hal itu akan memastikan bahwa
kekayaan beredar melalui perekonomian desa. Jadi orang
miskin di desa tidak akan tetap miskin secara permanen dan
orang kaya tidak akan tetap kaya secara permanen. sebab
semua bentuk Riba akan dilarang di desa – baik lewat ‘pintu
depan’ maupun ‘pintu belakang’ - Koperasi Kredit Muslim
tidak akan diizinkan untuk melakukan bisnis di Desa
Muslim.
▪ Desa Muslim harus berusaha keras mencapai Al-Ihsan (atau
Tasawuf) untuk menjangkau ilmu batin spiritual. Dengan
demikian kehidupan desa harus berada dalam
kesederhanaan, tawadhu dan kesalehan yang murni. Harus
ada penegakan syari’ah yang ketat. Selain itu, Desa Muslim
harus memastikan bahwa ia mengambil kendali penuh atas
218
pendidikan. Al-Qur’an harus tetap menjadi pusat sistem
pendidikan pada semua tahap pendidikan. Sekolah Muslim
di Desa Muslim akan memiliki satu keuntungan besar
dibandingkan sekolah Muslim yang terletak di luar desa.
Anak-anak dari sekolah Muslim seperti itu akan didukung
oleh komunitas Muslim yang akan menghidupkan Islam!
Hanya anak-anak seperti itu yang benar-benar dapat dilatih
dan dididik sebagai Muslim!
▪ Semua Muslim yang tinggal di Desa Muslim harus secara
kolektif membentuk Satu Jama’ah di bawah kepemimpinan
Satu Amir. Amir haruslah seseorang yang mengetahui Din
(agama) dan menghidupkan Din. Dia juga harus
mengetahui situasi dunia saat ini. Terlepas dari apakah dia
orang Afrika atau India atau ‘Dougla’, dll., dia harus
menegakkan Din dan anggota Jama’ah harus menanggapi
dengan as-Sam’u wa at-Ta’atu (mendengarkan dan
mematuhi). Hal ini akan menjaga integritas internal dan
disiplin di Desa Muslim. Ini juga akan menyatukan
perbedaan ras di Trinidad dan Tobago dalam tali
persaudaraan dan dengan demikian akan membuat
pernyataan politik yang fasih kepada Trinidad dan Tobago
serta dunia yang terpolarisasi sebab perbedaan ras.
▪ Desa Muslim tidak bisa, dan tidak boleh, menjadi batu
loncatan untuk akhirnya mengambil alih kendali atas
negara. Satu-satunya tujuan Desa Muslim yaitu untuk
melestarikan iman orang-orang beriman. Dengan demikian,
Desa tidak akan dipersenjatai kecuali dengan senjata yang
dibutuhkan untuk mempertahankannya dari perampok,
pemerkosa, dan pencuri! Ia tidak akan memiliki kapasitas
untuk membela diri jika diserang oleh negara atau musuh-
musuh Islam. Selain itu, Desa akan mendorong umat
Hindu, Kristen, dan lainnya untuk tinggal bersama umat
219
Muslim di Desa dengan syarat tidak memusuhi Islam dan
setuju untuk mematuhi norma-norma warga Desa.
Dengan cara ini, non-Muslim sendiri dapat menghilangkan
rumor dan ‘Thomas yang ragu’ tentang sifat damai Desa
Muslim yang tidak mengancam. Namun Desa Muslim,
meskipun tidak bersenjata, masih harus mengembangkan
sarana untuk memastikan keselamatan dan keamanan
kolektif semua penduduk desa. Ini tidak bisa menjadi Desa
di mana orang harus hidup seperti tahanan dengan jeruji
besi di setiap jendela rumah mereka, dan dengan sistem
keamanan dan alarm pencuri yang mahal dipasang di setiap
rumah. Keamanan di Desa harus terjamin sehingga bahkan
seorang wanita dapat berjalan di dalam dan di sekitar Desa
pada malam hari dengan jaminan keamanan dan
keselamatan penuh. Keamanan Desa Muslim ini akan
membuat pernyataan politik yang luar biasa kepada seluruh
bangsa yang merasa terkepung.
▪ Seluruh pedoman yang muncul berdasarkan Al-Qur’an dan
Sunah dan harus diterapkan pada tugas membangun
komunitas mikro-Muslim di Desa Muslim, perlu digali dan
diklasifikasikan. Dan inilah tepatnya tugas yang telah
diselesaikan oleh Maulana Dr. Ansari dalam karyanya yang
istimewa berjudul ‘Landasan dan Struktur warga
Muslim Berdasarkan Al-Qur’an’. Dia juga telah
menjelaskan konsep spiritualitas Islam dengan sangat hati-
hati dan dengan beberapa detail, dan dengan demikian dia
telah menjawab kritik yang bahkan belum muncul pada saat
artikel itu ditulis. Namun ‘spiritualitas’ tidak dapat dicapai
kecuali didahului dengan perjuangan moral untuk kesucian.
Salah satu pencapaian utama artikel nya yaitu eksposisi
rinci dan klasifikasi kode moral Islam dan penjelasan indah
dan bimbingan yang diberikannya tentang metodologi
Tazkiyah (yaitu penyucian moral) dan Zikir (yaitu
220
mengingat yang hanya bisa dilakukan dengan cinta sejati.
Zikir yang memenuhi hati dalam ingatan yang terus-
menerus terhadap Dzat yang dicintai).
▪ ‘Landasan dan Struktur warga Muslim Berdasarkan
Al-Qur’an’ merupakan artikel teks, artikel kerja dan manual
yang benar-benar untuk kelangsungan hidup umat Islam
pada zaman sekarang. Saya bermaksud menggunakan artikel
ini sebagai panduan saya untuk membangun komunitas
Muslim otentik Desa Muslim di mana pun saya bisa. Saya
berdoa agar pembaca juga terinspirasi untuk melakukan hal
yang sama. Aamiin!
Sebelum esai ini berakhir ada peringatan yang harus
dimasukkan sebagai catatan. Negara sekuler dan sistem politik
sekuler yang diwarisi umat Islam dari Inggris dan Eropa yaitu
salah satu yang membutuhkan homogenitas esensial dari
sekulerisme dalam pemerintahan agar dapat bekerja. Peradaban
Eropa mencapai homogenitas itu dengan munculnya cara hidup
sekuler yang pada dasarnya tidak bertuhan. Seluruh dunia belum
memiliki homogenitas esensial itu. Maka tidak mengherankan
bahwa politik yang memecah belah rasial dan suku seharusnya
menjangkiti politik non-Eropa sejak awal pemerintahan sendiri.
Memang sekarang telah menemui jalan buntu dan ada
kemungkinan yang jelas bahwa hal itu dapat menyebabkan
kerusuhan rasial. Jika umat Islam tetap menjadi bagian dari
sistem politik elektoral dan mengidentifikasi diri mereka secara
politis dengan partai ras mereka, mereka akan tetap menjadi
kelompok yang paling rentan menjadi sasaran saat kerusuhan
rasial dimulai. saat mereka mengangkat tangan mereka dalam
doa pada saat pertumpahan darah dan pembunuhan itu, dan
merasa cemas bahwa mereka tidak menerima bantuan dari atas,
mereka mungkin lalu memahami ayat Al-Qur’an yang
memperingatkan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan
221
mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka (rakyat)
berinisiatif, menggunakan petunjuk Allah Subhanahu wa Ta’ala,
untuk mengubah kondisi mereka sendiri (Al-Qur’an Surat Ar-
Ra’d, 13: 11). Itulah fungsi dasar yang ingin disampaikan
melalui esai ini.
❖ KESIMPULAN
Penulis mendasarkan argumennya pada Al-Qur’an, Hadits, dan
Sunah Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam) yang
diberkahi, bahwa partisipasi dalam politik elektoral di negara-
negara sekuler modern merupakan Syirik dan Kufur. Jika terjadi
ketidaksepakatan dengan pandangan yang diungkapkan dalam
esai ini, para ulama harus menanggapi dengan argumen yang
didasarkan pada Al-Qur’an, Hadits, dan Sunah Nabi (shala Allahu
‘alaihi wa salam) yang diberkahi. Mereka harus menyatakan
kondisi khusus di mana halal bagi orang beriman untuk memilih
dalam pemilihan umum nasional. Misalnya, dapatkah seorang
mukmin memilih Hindu yang menyembah berhala, atau musuh
Islam, pembohong, pemabuk, pencuri, pezina, rentenir, yang
memiliki saham di bank atau direktur bank, dll.? Dapatkah dia
memberi suara dalam pemilihan berdasarkan solidaritas
rasial atau atas dasar transaksi: “Kami akan memilih Anda
dengan syarat kami mendapatkan ini dan itu dari Anda.”
Bolehkah dia memilih partai politik yang berkomitmen untuk
mendukung Negara Zionis Israel dalam pendudukannya yang
berkelanjutan, dan penindasan di Tanah Suci dan Masjid Al-
Aqsha? Bisakah dia memilih partai politik yang mendukung
legalisasi peminjaman uang dengan bunga, lotere,
homoseksualitas, dan aborsi?
Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) yang diberkahi
menyatakan: Yang halal (diizinkan) sudah jelas! Dan apa yang
Haram (dilarang) sudah jelas! Jauhi apa pun yang meragukan!
222
Sekarang tinggal para ulama Islam, yang merupakan
pembimbing orang-orang beriman, untuk menyatakan apakah
halal bagi umat Islam untuk berpartisipasi dalam politik
elektoral di negara sekuler modern. Untuk memberi jawaban
yang jelas dan positif, para ulama harus menunjukkan, pertama,
tidak Haram untuk melakukannya, dan kedua, tidak ‘diragukan'
untuk melakukannya. Dan mereka harus membangun tanggapan
mereka di atas dasar-dasar ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits
sahih. Jika tidak melakukannya, dan masih bersikeras bahwa
umat Islam dapat memilih dalam pemilihan, maka ulama seperti
itu yaitu orang yang sangat berbahaya dan harus dihindari
seperti wabah. Mereka yang bersikeras mengikuti ulama
ini harus berhenti sejenak untuk merenungkan teror Hari
Pembalasan:
“Dari Abu Hurairah: Rasulullah bersabda, Orang-orang akan
bercucuran keringat pada Hari Kebangkitan sehingga keringat
mereka akan merembes sampai tujuh puluh hasta jauh ke
dalam bumi, dan itu akan naik sampai mencapai mulut dan
telinga mereka.”
(Sahih, Bukhari)
***
223
ESAI 16
Islam dan Terorisme - Tanggapan Muslim
terhadap Serangan di London
❖ KATA PENGANTAR
ita mulai dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi
Maha Penyayang. Kami memuja dan memuliakan-Nya
sebagaimana Dia selayaknya dipuja dan dimuliakan.
Dan kami berdoa untuk keselamatan dan keberkahan bagi semua
Nabi dan Rasul-Nya yang mulia, dan khususnya bagi yang
terakhir dari mereka, yaitu Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi
wa salam).
Nabi terakhir memperingatkan bahwa “sebelum Hari
Kiamat akan ada golongan pendusta besar - jadi waspyaitu
terhadap mereka” (Sahih Muslim). Kami mengakui ini sebagai
Zaman Terakhir, dan kami memohon perlindungan dan
penjagaan Allah Subhanahu wa Ta’ala dari pengganggu
internasional yang bersembunyi di balik segunung kebohongan
dan penipuan untuk merencanakan dan melaksanakan serangan
9/11 di Amerika, serta serangan 7/7 di London (yakni 7 Juli
2005), lalu menyalahkan umat Muslim yang tidak bersalah.
Mereka melakukannya, pertama, untuk memanfaatkan
kesempatan secara brutal menyerang dan menjajah Afghanistan
dan Irak (dengan bersembunyi di balik segunung kebohongan)
lalu menguasai sungai-sungai besar sumber air dan lautan
K
224
sumber minyak Irak. Serangan kedua yaitu terhadap agama
Islam itu sendiri, lembaga-lembaga pembelajaran Islam, dan
para ulama Islam yang mendapat petunjuk.
Kita sekarang harus mempersiapkan diri untuk serangan
terhadap ulama Islam yang akan difitnah sebagai homoseksual,
atau diekspos dalam foto-foto buatan mereka di tempat tidur
dengan pelacur. Kita dapat memperkirakan email palsu atau
rekaman palsu dari percakapan telepon fiktif dengan teroris, atau
obat-obatan terlarang yang ditempatkan di rumah mereka. Kami
menjadi sasaran musuh yang telah membunuh ulama terkenal
Islam, Prof. Dr. Ismail Faruqi, dan para penguasa Muslim yang
berani, Raja Faisal bin Abdul ‘Aziz dari Arab Saudi, Jenderal
Ziaul Haq dari Pakistan; menyingkirkan Perdana Menteri
Pakistan Nawaz Shareef, dan yang akan menggunakan segala
cara demi mencapai tujuan mereka untuk memerintah dunia dari
Yerusalem.
Semoga Allah melindungi kita dari musuh-musuh terampil
yang menyusup ke jajaran Muslim (termasuk situs web Islam)
dan berusaha untuk mendiskreditkan para ulama dan penulis kita
yang berani mengungkap kebohongan dan penipuan yang
terkandung dalam hal yang disebut perang melawan teror. Dan
semoga Dia melindungi kita dari tindakan terorisme yang
pengecut, memalukan dan tercela yang membunuh orang yang
tidak bersalah, dan lalu kesalahan dilimpakan kepada
umat Muslim yang tidak bersalah. Aamiin!
Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) berdoa kepada Allah
Subhanahu wa Ta’ala dengan meminta: “Ya Allah (mohon)
tunjukkan kebenaran sebagai kebenaran dan berilah kekuatan
agar saya mengikutinya, dan (mohon) tunjukkan yang batil
sebagai kebatilan dan berikan kekuatan agar saya menolaknya”.
Kami juga berdoa memohon diberikan mata yang dapat
225
digunakan untuk melihat sehingga kami dapat dilindungi dari
kebutaan para ulama Islam buta yang menelan semua
kebohongan yang diperingatkan oleh Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa
salam), dan lalu dengan penuh nafsu bergabung dalam
paduan suara zalim yang mencemarkan nama baik umat Muslim
yang tidak bersalah. Mereka yaitu orang-orang yang tidak akan
pernah mengakui atau mengakui bahwa Negara Euro-Yahudi
Israel palsu telah menjadi penerima manfaat utama dari hal yang
disebut ‘perang melawan teror’ (di Timur Tengah) dan tindakan
terorisme dengan melimpahkan kesalahan kepada umat Islam.
Namun para ulama itu menawarkan diri mereka (tidak diragukan
lagi dengan restu dari pemerintah Inggris dan Amerika) sebagai
juru bicara Islam dan sebagai pemandu bagi umat Islam pada
zaman sekarang. Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) mengutuk
segolongan ulama Islam tertentu sebagai “orang-orang terburuk
di bawah langit” (Sunan Tirmidzi). Dia (shala Allahu ‘alaihi wa
salam) tentunya mengacu pada mereka. Umat Muslim harus
menghindari mereka seperti mereka menghindari wabah.
Allah Subhanahu wa Ta’ala memilih untuk memulai Al-Qur’an
(Surat Al-Baqarah) dengan pernyataan tentang orang-orang
beriman, kafir dan munafik. Dia memberitahu kita bahwa Dia
menutup hati orang-orang kafir, serta pendengaran mereka, dan
bahwa Dia menempatkan selubung di depan mata mereka,
akibatnya mereka yaitu orang-orang yang memiliki ‘mata’
namun tidak dapat melihat, ‘telinga’ namun tidak dapat
mendengar, ‘hati’ namun tidak dapat memahami kebenaran (Al-
Qur’an Surat Al-Baqarah, 2: 7). Selain itu, Nabi Muhammad
(shala Allahu ‘alaihi wa salam) memperingatkan datangnya suatu
zaman di mana “akan ada keyakinan sesat yang akan membuat
orang buta menjadi dan tuli terhadap kebenaran” (Sunan Abu
Daud).
226
Ada orang-orang yang akan membaca esai ini dan
sepenuhnya menentang semua yang tertulis di dalamnya.
Mereka tidak akan merasakan kebenaran sama sekali di
dalamnya sebab mereka sama sekali tidak mampu memahami
kebenaran, baik sebab hati mereka tertutup, ataupun sebab
mereka telah dicuci otaknya secara total. Pemerintah Inggris,
Amerika, dan Israel serta media yang mereka kendalikan untuk
tujuan mencuci otak manusia tepat seperti itu, dan justru orang-
orang yang telah dicuci otaknya itulah yang sekarang
mengendalikan, di antara banyak lainnya, pemerintah Pakistan.
Mereka bahkan memiliki ulama Islam yang menari mengikuti
irama apa pun yang mereka mainkan!
lalu ada orang lain yang hatinya masih hidup dan
yang mau menerima kebenaran. Mereka akan dengan mudah
menyadari kebenaran dalam hal yang telah kami tulis, dan akan
tertarik untuk lebih memperdalam kebenaran itu dengan
masukan, pengamatan, dan analisis lebih lanjut. Dan jika mereka
menemukan sesuatu yang keliru dalam esai ini, mereka akan
berusaha memperbaikinya tanpa mengurangi kebenaran yang
telah mereka temukan di tempat lain dalam esai ini . Esai
ini ditulis untuk orang-orang seperti itu.
Terakhir kali sapi melompat ke bulan, pada 11 September
2001, hanya butuh sedikit waktu sebelum sebagian besar umat
Islam dapat melihat dan menyadari fiksi luar biasa dalam
penjelasan resmi peristiwa ini . Mereka tahu betul bahwa
pembunuh sebenarnya yang akan diseret ke pengadilan Allah
Subhanahu wa Ta’ala pada Hari Penghakiman untuk bertanggung
jawab atas pembunuhan ribuan orang di Menara Kembar New
York, yaitu orang-orang selain orang-orang yang secara resmi
dipersalahkan atas perbuatan jahat itu. Hanya sedikit orang yang
percaya bahwa sapi itu melompat ke bulan lagi, seperti yang
terjadi di London pada 7 Juli 2005.
227
Iman dalam Islam memberi kepada umat Islam jaminan
bahwa kebohongan dan kepalsuan tidak akan pernah bisa
bertahan selamanya, dan bahwa kebenaran suatu hari akan
menang atas fiksi, dan perilaku benar atas perbuatan jahat yang
batil. Ada badai jahat yang bertiup di dunia saat ini, dan itu akan
menyapu ke dalam api neraka bagi orang-orang yang tidak
memiliki pegangan yang kuat pada kebenaran, dan orang-orang
yang tidak menunjukkan perilaku yang baik.
Dunia saat ini dikendalikan oleh kekuatan tak bertuhan yang
belum pernah ada dalam sejarah sebelumnya. Akibat serangan
tanpa henti dari kekuatan jahat tak bertuhan itu, dunia saat ini
dapat disamakan seperti sebuah bahtera yang tenggelam
bersama seluruh umat manusia di dalamnya, secara misterius
mengglobal untuk pertama kalinya dalam sejarah sebagai satu
warga , tanpa ada yang mampu mencegahnya tenggelam.
Hal yang menakjubkan yaitu sangat sedikit di antara umat
manusia yang memiliki mata untuk melihat dan menyadari
bahwa kapal itu sedang tenggelam, sementara sebagian besar,
terutama mereka yang mengendalikan surat kabar, televisi dan
radio, baik membawa orang lain atau diri mereka sendiri untuk
melihat penampilan dunia yang mengaburkan dan
menyembunyikan kenyataan suram itu. Perbedaan di dunia
antara ‘penampilan’ luar yang disebut demokratis yang bebas
dan beradab dengan ‘realitas’ brutal yang tak bertuhan dengan
perbudakan terbesar tidak pernah sejauh ini!
Kecanggihan luar biasa mereka sehingga mereka
mempesona dan merayu umat manusia, kekuatan mereka yang
belum pernah ada sebelumnya dan semakin meningkat sehingga
mereka mengendalikan dan memerintah umat manusia,
kejahatan mengerikan mereka sehingga mereka melakukan
serangan brutal dan menindas umat manusia, dan kekuatan tipu
228
daya mereka yang luar biasa sehingga mereka menipu,
menyesatkan, merusak dan menghancurkan akhlak manusia,
maka kekuatan jahat tak bertuhan yang saat ini menguasai dunia
yaitu unik. Sebenarnya Islamlah yang dapat membimbing kita
pada ‘realitas’ sehingga kita dapat menyadari dan memahami
Yakjuj & Makjuj serta Dajjal Al-Masih palsu atau Anti Kristus,
sebagai kekuatan jahat tak bertuhan yang telah merebut dunia
dengan kuat pada saat ini dalam genggaman destruktif.
Penulis telah berupaya menjelaskan dua hal yang sangat
penting ini (yaitu Yajuj & Majuj dan Dajjal Al Masih Palsu atau
Anti Kristus) dalam artikel nya yang berjudul ‘Yerusalem dalam
Al-Qur’an – Pandangan Seorang Ulama Islam Mengenai
Takdir Yerusalem’. Mereka merupakan bagian dari topik yang
lebih besar, yaitu ‘Tanda-tanda Hari Akhir’, yang harus dikaji
dengan sangat hati-hati bagi yang ingin memahami dunia saat
ini dan, khususnya, mengenai pemerintah dunia-Eropa yang
melakukan ‘perang melawan teror’ di Timur Tengah. artikel itu
pula yang memaparkan sebagian besar bukti yang mendukung
klaim dasar yang dibuat dalam esai ini.
Persis seperti yang dinyatakan dalam Al-Qur’an Surat Al-
Kahfi, dan seperti yang dinubuwahkan oleh Nabi Muhammad
(shala Allahu ‘alaihi wa salam), para penguasa jahat yang tidak
bertuhan di dunia ini semakin meneror umat manusia pada
umumnya (istilah yang digunakan dalam Al-Qur’an yaitu
Fasad) dan umat Muslim pada khususnya. Akan tetapi mereka
mencurahkan penindasan terbesar mereka kepada Muslim Arab,
dan Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) pun menubuwahkan itu
pula.
Berikut yaitu metode kampanye teror mereka yang jahat
dan menipu:
229
▪ Mereka melakukan tindakan terorisme yang disponsori
negara dan lalu membenarkannya sebagai
penggunaan kekuatan yang sah terhadap orang-orang yang
mereka tuduh sebagai teroris.
▪ Kadang-kadang mereka melakukan aksi terorisme yang
spektakuler secara sembunyi-sembunyi terhadap rakyat
mereka sendiri, seperti di New York, misalnya, dan
lalu dengan jahat menyalahkan Islam dan Muslim
atas dasar bukti palsu bahwa mereka sendiri terampil, dan
kadang-kadang kurang terampil.
▪ Di lain waktu mereka menipu atau membayar golongan
Muslim yang mudah tertipu untuk melakukan tindakan
terorisme, dan membantu mereka dalam merencanakan dan
melaksanakan tindakan ini , dan lalu mereka
berbalik dan memberi informasi yang mengarah pada
penangkapan mereka sementara mereka, dalangnya, tetap
bersembunyi dengan hati-hati dan keluar dari perhatian.
Akhirnya, mereka terus meneror Muslim dengan:
▪ memiskinkan mereka melalui sistem ekonomi penghisap
darah yang dibangun di atas pinjaman berbunga (yaitu
Riba);
▪ mengobarkan perang terhadap agama Islam dengan
mengubah kurikulum di lembaga-lembaga pendidikan
Islam;
▪ melecehkan mereka secara seksual di penjara Abu Ghraib
di Irak, di pangkalan militer AS di Guantanamo dan di
tempat lainnya;
230
▪ mengejek mereka dengan mengencingi salinan Al-Qur’an
dan membuang salinan Kitab Suci ke toilet;
▪ menyerang daerah mereka dan tanpa ampun membantai
mereka dalam serangan yang merupakan genosida dan
‘pembersihan etnis’ di Afghanistan, Irak dan wilayah
lainnya;
▪ mendukung rezim diktator dan menindas di Pakistan, Mesir,
Arab Saudi dan di negara-negara Muslim lainnya, sehingga
pada akhirnya, melepaskan teror kepada umat Muslim yang
tidak bersalah;
▪ mendirikan penjara rahasia di seluruh dunia, terutama di
Eropa, di mana Muslim yang tidak bersalah dengan profil
perlawanan dapat dipenjarakan tanpa proses hukum dan
bahkan disiksa.
Akhirnya beberapa Muslim didorong ke keadaan marah dan
frustrasi sehingga mereka membalas dengan menyerang balik
penyiksa mereka dengan tindakan terorisme. Orang-orang
Muslim itu lalu ditangkap dan itu, pun, memberi
amunisi tambahan kepada penguasa jahat dunia yang tidak
bertuhan untuk meningkatkan perang melawan Islam sambil
bersembunyi di balik tabir asap.
Kami belum mengetahui profil terorisme pada serangan 7
Juli 2005 di London, akan tetapi kami tahu bahwa itu bisa jadi
salah satu dari mereka. Saya menduga bahwa keempat pemuda
yang telah dikaitkan dengan ledakan sebagai tersangka dijebak
dan dibunuh. Dan sebab orang mati tidak berbicara, keempat
Muslim yang tidak bersalah ini tidak dapat membela diri.
Penipuan yang dijalin pada peristiwa 9/11 begitu kikuk sehingga
butuh sedikit waktu sebelum orang-orang melihat kebohongan
231
dalam penjelasan resmi mengenai peristiwa ini . Namun
penipuan yang kini terungkap pada peristiwa serangan di
London sedikit lebih canggih. Hal itu seharusnya tidak
mengejutkan umat Islam sebab meskipun demikian, Inggris
yaitu pulau yang disebutkan dalam Hadits Tamim ad-Dari
(lihat bagian berjudul ‘Pulau itu yaitu Inggris’ Bab 8 artikel
‘Yerusalem dalam Al-Qur’an’), dan hadits itu menjelaskan
kemampuan mata-mata (dengan demikian tipu daya) yang
dimiliki pulau itu. Namun kami sebagai umat Muslim percaya
bahwa bumi itu sendiri suatu hari nanti akan berbicara dan akan
mengungkapkan semua rahasia yang sekarang tersembunyi dari
publik. Pada hari saat penipuan terungkap dan kebenaran
terungkap, pihak yang menang terakhir akan mendapatkan
kemenangan yang paling baik!
Kami juga belum tahu siapa yang bertanggung jawab atas
serangan 12 Juli di Port of Spain di pulau asal saya, Trinidad, di
mana alat peledak “tingkat rendah” dijatuhkan ke tempat
sampah di pusat bisnis ibu kota. Sekitar selusin orang -
kebanyakan pedagang kaki lima dan pejalan kaki - terluka saat
ledakan itu terjadi. Insiden ini terjadi tepat sesudah serangan
London dan tampaknya telah diatur waktunya untuk
memanfaatkan longsoran propaganda anti-Muslim yang
mengikuti serangan London. Ada banyak predator penghisap
darah yang kaya di Port of Spain, seperti rekan sedarah mereka
di tempat lain, yang hidup dalam ketakutan akan komitmen
Islam yang tak kenal kompromi untuk keadilan dan perjuangan
untuk pembebasan kaum tertindas. Mereka yaitu tipe orang
yang akan mengidentifikasi diri sebagai tuan budak di dunia saat
ini, dan yang dengan antusias akan bergabung dengan mereka
dalam perang melawan Islam. Mereka tetap menjadi tersangka
utama dalam serangan di Port of Spain. Tujuan langsung mereka
tampaknya yaitu menciptakan kondisi yang akan memfasilitasi
232
pengesahan undang-undang anti-terorisme di Trinidad dan
Tobago.
❖ SIAPA YANG MENGOBARKAN PERANG
MELAWAN TEROR? SIAPA ITU ‘ABDUL?
Saya telah memperingatkan satu tahun yang lalu bahwa tindakan
terorisme dapat terjadi di Trinidad yang pada akhirnya
menghasilkan bukti yang akan menyalahkan Islam dan umat
Muslim. Benar saja, sebuah surat ditemukan di sebuah pusat
perbelanjaan tepat sesudah ledakan di Port of Spain, di mana
penulisnya mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu dan
memperingatkan akan ada lebih banyak lagi yang nanti terjadi.
Dan itu ditandatangani oleh ‘Abdul’ (yaitu ‘hamba’, yang bisa
menjadi bagian dari nama Arab seperti ‘Abdullah, yaitu hamba
Allah).
Kami mengingatkan pembaca di Trinidad bahwa ‘Penghenti
Kejahatan’ menawarkan hadiah untuk informasi yang mengarah
pada penangkapan dan penghukuman penjahat sebagaimana
penulis surat. Kami berharap ‘Abdul akan ditemukan sebab
kami perlu mencari tahu apakah:
▪ ‘Abdul dibayar oleh elit predator untuk menaruh bom
dengan meniru apa yang telah dilakukan tuan mereka di
tempat lain di dunia sebagai bagian dari perang mereka
melawan Islam,
▪ ‘Abdul yaitu seorang Muslim sesat yang tergabung dalam
salah satu dari tiga Organisasi Muslim ‘Amerika’ yang kami
miliki di komunitas Muslim lokal kami - yang para
pemimpinnya telah menjadi kesayangan rumah media yang
dimiliki dan dikendalikan oleh elit predator,
233
▪ ‘Abdul yaitu orang Muslim sesat yang ditipu untuk
melakukan tindakan seperti itu,
▪ ‘Abdul yaitu orang Hindu yang mengambil nama Muslim,
▪ ‘Abdul yaitu orang Kristen yang telah mengambil nama
Muslim, atau
▪ ‘Abdul dibayar oleh CIA atau Mossad Israel untuk menjadi
‘Abdul, dll.
Siapa itu ‘Abdul? yaitu pertanyaan yang ingin kami jawab
sebab penggunaan nama ‘Abdul pasti dimaksudkan untuk
mencemarkan nama baik Islam dan umat Muslim!
❖ PENJELASAN RESMI 9/11 PENUH DENGAN
KEJANGGALAN
Waktu yang cukup telah berlalu sejak serangan 9/11 di Amerika
bagi para pembaca kami untuk menyadari dengan jelas bahwa
penjelasan resmi dari peristiwa itu memiliki lebih banyak lubang
di dalamnya dibandingkan keju Swiss. Banyak situs internet
memberi lebih dari cukup informasi dalam bentuk fakta dan
analisis yang tak terbantahkan sehingga berdasarkan fakta-fakta
ini dapat menimbulkan keraguan besar tentang kebenaran
penjelasan resmi. Namun tidak satu pun dari fakta dan analisis
ini pernah dipublikasikan di media arus utama yang
dimiliki dan dikendalikan oleh mereka yang mendukung
pendirian ini . Mereka tetap tidak akan mempublikasikan
materi seperti itu meskipun faktanya mayoritas rakyat Amerika
sekarang berpandangan bahwa pemerintah mereka sendiri
berbohong sehubungan dengan penjelasan 9/11.
234
Tampaknya sangat mungkin bahwa Mossad Israel, bekerja
sama dengan CIA Amerika, dan menyamar sebagai Al-Qaeda,
bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan tindakan
terorisme 9/11 yang sangat jahat itu. Pemerintah Amerika
dengan gembira mengeksploitasi segunung kebohongan tentang
9/11 untuk melancarkan ‘perang melawan teror’ yang telah
direncanakan dengan zalim sebelumnya. Sebenarnya apa yang
dilancarkan itu sendiri yaitu ‘perang melawan teror’ yang pada
akhirnya dilancarkan demi kepentingan Negara Euro-Yahudi
Israel. Siapa pun yang berani mempertanyakan versi resmi dari
peristiwa ini , (yaitu bahwa orang Arab dan Muslim
bertanggung jawab atas tindakan terorisme itu), dengan cepat
dan tanpa malu-malu dianggap sebagai teroris!
Perang Inggris-Amerika-Israel jelas-jelas zalim dan jahat
dan pasti akan berakhir dengan kegagalan dan kutukan sebab
dunia ini pada akhirnya yaitu tatanan moral. Dan dengan
tatanan moral sehingga kebenaran dan keadilan pada akhirnya
pasti menang atas kebohongan, kezaliman, dan penindasan.
Tatanan dunia ‘hiu dan sarden’ suatu hari akan dihancurkan. Dan
Islam ditakdirkan untuk memimpin perjuangan yang berhasil
itu. Al-Qur’an tegas dalam pernyataannya, di mana Allah
Subhanahu wa Ta’ala bersumpah:
“Demi masa, sungguh, manusia berada dalam kerugian,
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan
kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling
menasihati untuk kesabaran (dalam perjuangan itu).”
(Al-Qur’an Surat Al-‘Asr, 103: 1-3)
235
▪ TUJUAN STRATEGIS PERANG MELAWAN
TEROR
Mereka yang mengobarkan ‘perang melawan teror’ yang zalim
berupaya mencapai beberapa tujuan strategis. Di antaranya yang
paling penting tampaknya yaitu sebagai berikut:
Pertama, perang dilancarkan dengan tujuan untuk
menjelek-jelekkan Islam dan Muslim dengan propaganda palsu
sehingga hati mereka yang menelan kebohongan dan kekeliruan
akan dipenuhi dengan kebencian terhadap Islam dan umat
Muslim. Kebencian universal terhadap Islam dan umat Muslim
akan menjadi keuntungan strategis bagi Israel sebab Islam dan
umat Muslim sekarang merupakan satu-satunya kekuatan
signifikan di dunia yang menentang kekuasaan Israel atas umat
manusia.
Kedua, perang dilancarkan dengan tujuan memperkuat
kendali Amerika atas seluruh dunia, dan dalam prosesnya,
memaksa manusia tunduk pada Pax Amerikana yang unik, tak
tertahankan, dan sangat jahat, yang pada kenyataannya akan
menjadi kediktatoran Amerika universal.
Presiden Bush menggambarkan 9/11 sebagai serangan
terhadap “kebebasan dan demokrasi”. sesudah Kongres
melanjutkan fungsi normalnya, Bush berpidato di sesi gabungan
Kongres dan berjanji: “Perang kami melawan teror dimulai
dengan Al-Qaeda, tetapi tidak berakhir di sana. Itu tidak akan
berakhir sampai setiap kelompok teroris dengan jangkauan
global ditemukan, dihentikan, dan dikalahkan.”
Tujuan mereka yaitu agar AS, bersama sekutunya, Inggris,
dan negara-negara di Eropa, Australia, Israel, dll., diakui sebagai
penguasa mutlak dunia, dan siapa pun yang menentang
236
pemerintahan tuan diktator akan dipaksa untuk menanggung
balasan yang mengerikan untuk pembangkangan itu. Itu
menjelaskan penderitaan Haiti yang menyedihkan!
Ketiga, kediktatoran dunia tidak mungkin terjadi kecuali
umat manusia terlebih dahulu dirampas hak-hak
fundamentalnya seperti keamanan pribadi dan properti,
kebebasan berbicara dan bergerak, hak atas privasi rumah. Di
seluruh dunia saat ini, salah satu karakteristik dasar undang-
undang anti-terorisme yaitu terkikisnya hak-hak fundamental
ini . sebab hak-hak dasar diambil dari rakyat, Polisi dan
Militer diberikan izin untuk membunuh secara acak dan dengan
kekebalan hukum sehingga Polisi Inggris baru-baru ini
membunuh orang Brasil yang tidak bersalah. Pria tak bersalah
itu tertembak sekitar lima kali di kepala, selain dari peluru lain
yang mengenai tubuhnya. Perdana Menteri Inggris, tentu saja,
telah meminta maaf atas tragedi itu, tetapi dia belum
mengumumkan perubahan apa pun dalam kebijakan yang akan
mencegah lebih banyak pembunuhan terhadap orang-orang yang
tidak bersalah ini . Ini merupakan bentuk teror yang paling
keji!
Keempat, perang ‘melawan teror’ dirancang untuk tidak
hanya mengintimidasi mereka yang mengecam aliansi tidak suci
Inggris/Amerika/Israel terhadap tindakan terorisme yang
disponsori negara, khususnya yang terjadi di Tanah Suci, tetapi
lebih penting lagi, untuk meredam suara mereka. Di seluruh
dunia saat ini, surat kabar, radio, dan televisi berpartisipasi
dengan antusias dalam konspirasi yang jelas-jelas tidak
demokratis untuk menolak suara Islam pada khususnya, dan
mereka pada umumnya yang menentang kediktatoran. Lebih
dari itu, media digunakan untuk menyiarkan propaganda jahat
yang memfitnah Islam. Bahkan jika seribu rekaman Bin Laden
‘buatan’ (atau wakilnya yang diproduksi) muncul secara
237
misterius pada interval yang nyaman, televisi Al-Jazeerah akan
dengan tepat waktu dan patuh menyiarkan semuanya tanpa perlu
melakukan upaya yang tepat untuk menyelidiki kejelasan dan
keraguan asal rekaman ini . Dan lalu media di seluruh
dunia akan tepat waktu dan patuh mereproduksi sampah dan
menyatakannya sebagai berita! saat publik dibanjiri hanya
dengan versi peristiwa tuan budak, dan pandangan lain yang
sangat berbeda ditutup, wajar jika banyak orang yang pada
akhirnya melupakan semua kejanggalan dan menerima
kepalsuan sebagai kebenaran. Umat Muslim sejati, meski
demikian, tidak akan tertipu.
Kelima, perang melawan teror melakukan hal yang paling
strategis dari semua fungsi dalam menarik perhatian populer di
seluruh dunia secara berkala dengan aksi terorisme yang
spektakuler (misalnya 9/11 pada tahun 2001 dan serangan di
London pada Juli 2005), dan lalu mengalihkan perhatian
dari perbudakan jenis baru yang menimpa warga luas.
Dibutuhkan sedikit usaha untuk menyadari bahwa sejumlah
besar orang dalam angkatan kerja saat ini di banyak bagian dunia
tidak dapat memperoleh mata pencaharian mereka, atau hanya
mendapatkan upah minimum ataupun kurang dari itu. Jumlah
mereka terus bertambah. Mereka yang bekerja dengan upah
minimum kemungkinan besar akan tetap dipenjara selamanya
dalam upah budak seperti itu. Orang-orang Afrika tampaknya
paling menderita dalam perbudakan jenis baru ini.
Keenam, perang melawan teror bertindak sebagai taktik
pengalih perhatian untuk mengalihkan perhatian umat manusia
dari kehancuran total warga yang sekarang tampak di
depan kita. wanita yang bekerja tidak dapat menjalankan
peran ibu dengan baik, dan anak-anak lalu tumbuh
bersama televisi yang memprogram mereka untuk menjalani
kehidupan pergaulan bebas dan kekerasan. Saat unit keluarga
238
hancur, dunia semakin berubah menjadi Neraka. Namun mereka
yang hidup dari darah dan keringat massa dengan terampil
menyembunyikan dan menutupi semua bukti bahwa neraka
telah tiba (terutama bagi mereka yang bekerja dengan upah
budak), dan, sebaliknya, menggunakan pesta, tarian, karnaval,
acara olahraga, televisi dan keajaiban teknologi seperti telepon
seluler untuk menggambarkan ‘neraka’ seolah-olah seperti
‘surga’. Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) menubuwahkan bahwa
Dajjal Al-Masih palsu atau Anti Kristus akan datang dengan
“api dan sungai, akan tetapi apinya sebenarnya yaitu sungai
dan sungainya sebenarnya yaitu api”. Jadi dalam semua hal
yang berkaitan dengan Dajjal, segala sesuatunya tidak akan
pernah seperti yang terlihat. Bahkan ‘penampilan’ dan
‘kenyataan’ akan selalu berbeda satu sama lain setiap kali Dajjal
menyerang umat manusia.
Ketujuh, perang melawan teror juga dimaksudkan untuk
mengalihkan perhatian saat Israel bersiap untuk mengobarkan
perang besar yang zalim untuk perluasan wilayah yang akan
membuka jalan baginya untuk menggantikan Amerika Serikat
sebagai negara adikuasa di dunia dan kepala resmi kediktatoran
dunia. Mereka yang menjadi sasaran perbudakan jenis baru tidak
akan mampu memberi perlawanan apa pun terhadap
penindasan mengerikan Israel. Saya memperkirakan perang
besar Israel akan segera terjadi. Jika itu benar-benar terjadi,
maka itu akan memvalidasi secara spektakuler bukti dan analisis
yang disajikan dalam ‘Yerusalem dalam Al-Qur’an’ dan dengan
demikian membungkam para kritikus kami yang menuntut
bukti, tetapi tidak mau membaca artikel itu.
Kedelapan, perang melawan teror berusaha mematahkan
keinginan kaum tertindas untuk melawan penindasan meskipun
Al-Qur’an memerintahkan demikian (Al-Qur’an Surat Al-Hajj,
22: 39). Apa yang dilakukan oleh perang melawan teror yang
239
cerdik dari tuan budak yaitu menjelek-jelekkan semua orang
yang melakukan perjuangan bersenjata sebagai teroris.
Akhirnya, perang melawan teror dilancarkan untuk
mengejar tujuan-tujuan agar banyak orang akan begitu
memusuhi umat Islam sehingga umat Islam pada akhirnya akan
terdorong untuk mengangkat senjata membela Islam. Itu
lalu akan digunakan untuk membenarkan perang besar
Israel.
❖ PERANG MELAWAN TEROR DAN AKHIR
ZAMAN
Meskipun selalu ada diktator dan pemerintahan kekaisaran
dalam sejarah, pandangan Islami kami menyadari untuk pertama
kalinya umat manusia menjadi sasaran kediktatoran yang
mutlak, universal, dan mengerikan. Perang melawan teror
dimaksudkan untuk membuka jalan bagi kemunculan
kediktatoran itu. Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam)
tidak hanya menubuwahkan munculnya kediktatoran Yakjuj dan
Makjuj yang aneh dan tak tertandingi, tetapi juga
memperingatkan kekuatan, kezaliman, penindasan, kerusakan
akhlak, dan kejahatannya. Dia (shala Allahu ‘alaihi wa salam) juga
memperingatkan bahwa hal itu merupakan ujian tersulit bagi
semua umat manusia. Penulis memperingatkan bahwa umat
manusia kini berada pada saat kediktatoran kejahatan universal
yang mengerikan itu telah menunjukkan kemunculannya dan
bahwa kejahatan yang jauh lebih besar akan segera melingkupi
dunia.
Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) menyampaikan kepada kita
berita yang diterima dari Allah Subhanahu wa Ta’ala bahwa
sembilan ratus sembilan puluh sembilan (999) dari setiap seribu
(1000) umat manusia akan tunduk pada kediktatoran Yakjuj dan
240
Makjuj yang jahat dan dengan demikian akan membentuk
bagian (sub-sistemik) dari tatanan dunia mereka. Mayoritas
besar itu, yang merupakan ‘warga arus utama’ di seluruh
dunia, dengan demikian akan gagal dalam ujian tersulit ini ,
dan sebagai akibatnya Allah Subhanahu wa Ta’ala akan
menghukum mereka dengan api neraka. Namun Nabi (shala
Allahu ‘alaihi wa salam) melanjutkan untuk menyampaikan berita
gembira bahwa ‘satu’ dari ‘seribu’ yang akan masuk surga
sebab menunjukkan kesabarannya pada waktu badai Yakjuj
dan Makjuj yang jahat bertiup ke seluruh dunia yaitu pengikut
(sejati) baginda Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam):
Diriwayatkan oleh Abu Said: Nabi bersabda, “Allah
akan berfirman, ‘Wahai Adam!’ Adam akan menjawab,
‘Labbaik dan Sa’daik (Saya menanggapi panggilan-Mu,
saya patuh pada perintah-Mu), wal Khair fiYadaik (dan
semua kebaikan ada di tangan-Mu)!’ lalu Allah
akan berfirman (kepada Adam), ‘Bawa orang-orang
menuju Api.’ Adam akan bertanya, ‘Apa (berapa
banyak) orang-orang yang menuju Api itu?’ Allah akan
berfirman, ‘Dari setiap seribu (mengambil) sembilan
ratus sembilan puluh sembilan (orang).’ Pada saat itu
anak-anak akan menjadi beruban dan setiap wanita
hamil akan menjatuhkan kandungannya (yaitu
keguguran) dan kamu akan melihat orang-orang seolah-
olah mereka mabuk, padahal mereka tidak mabuk; akan
tetapi azab Allah akan sangat berat.” Berita itu sangat
menggelisahkan para sahabat Nabi, dan mereka
bertanya, “Wahai Rasulullah! Siapa di antara kita yang
akan menjadi orang itu (yang beruntung dari seribu yang
akan diselamatkan dari api Neraka)?” Dia bersabda,
“Berita baiknya yaitu bahwa (sementara) sembilan ratus
sembilan puluh sembilan akan berasal dari Yakjuj dan
241
Makjuj, dan yang (yang akan diselamatkan yaitu ) dari
kalian.”
(Sahih Bukhari)
Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam) tidak hanya
berbicara tentang tatanan dunia Yakjuj dan Makjuj, tetapi juga
tentang Dajjal, Al-Masih palsu atau Anti Kristus. sebab Nabi
‘Isa (‘alaihi salam), Al-Masih sejati, harus memerintah dunia dari
Yerusalem dengan pemerintahan hingga akhir zaman, maka
Dajjal, Al-Masih palsu, agar berhasil meniru Al-Masih sejati,
juga harus melakukan hal yang sama, yaitu, ia harus menguasai
dunia dari Yerusalem (dengan demikian dari Negara Israel
palsu) dengan apa yang tampaknya menjadi pemerintahan yang
bertahan hingga akhir zaman.
Kita kini berada pada saat yang menarik saat Dajjal al-
Masih palsu akan memasuki tahap akhir misinya di mana
Negara Euro-Yahudi Israel akan menggantikan Amerika Serikat
sebagai negara adikuasa di dunia. (Apa bukti yang menguatkan
pernyataan yang benar-benar mengejutkan itu? Silahkan lihat
artikel ‘Yerusalem dalam Al-Qur’an’). Dan tampaknya itulah
alasan sebenarnya dari perang melawan Islam yang disamarkan
sebagai perang melawan teror. Para pengikut Nabi Muhammad
(shala Allahu ‘alaihi wa salam) merupakan satu-satunya kendala
signifikan yang kini dihadapi Israel di dunia. Tidak ada Muslim
sejati yang akan mengkhianati Nabi yang memerintahkan para
pengikutnya: “saat engkau melihat bendera hitam datang dari
arah Khurasan, pergilah dan bergabunglah dengan pasukan itu.”
Dia melanjutkan dengan bersikeras bahwa Muslim
melakukannya “bahkan jika kamu harus merangkak di atas es,
sebab tidak ada yang bisa menghentikan pasukan itu sampai
mencapai Aelia (yaitu Yerusalem)!” Khurasan yaitu semua
wilayah Muslim yang terletak di sebelah timur sungai Eufrat.
242
Maka Nabi Muhammad (shala Allahu ‘alaihi wa salam) telah
menubuwahkan bahwa pasukan Muslim yang keluar dari
Khurasan akan membebaskan Tanah Suci. Tetapi perintah Nabi
(shala Allahu ‘alaihi wa salam) ini kepada semua Muslim untuk
bergabung dengan pasukan itu akan begitu menyekat di
tenggorokan tatanan dunia-Eropa sehingga mereka pada
akhirnya akan menyatakan bahwa Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa
salam) sebagai seorang teroris.
Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa salam) memperingatkan bahwa
senjata pamungkas Dajjal, yang akan dia gunakan saat
menjalankan misinya untuk menguasai dunia dari Yerusalem,
yaitu memaksa manusia untuk mengkhianati Allah Subhanahu
wa Ta’ala dengan menyembahnya (yaitu tunduk pada
kekuasaannya atas umat manusia) dibandingkan Tuhan Yang Maha
Esa. Bahwa penyembahan selain Allah Subhanahu wa Ta’ala
yaitu perbuatan penghujatan (Syirik), satu dosa yang tidak
akan pernah Dia ampuni.
Dan dalam konteks penggunaan senjata pamungkas Dajjal
itulah orang Muslim menyadari bahwa perang Amerika
melawan teror di Timur Tengah sebenarnya yaitu perang teror
yang didalangi oleh Al-Masih palsu atau Anti Kristus dengan
tujuan yang jelas untuk memaksa tunduknya dunia Islam pada
kekuasaan mutlaknya atas mereka.
❖ TARGET UTAMA PERANG MELAWAN TEROR:
AL-QUR'AN DAN NABI MUHAMMAD
Target awal dari apa yang disebut ‘perang melawan teror’
pimpinan AS yaitu orang-orang Muslim yang akan
mengangkat senjata untuk membela diri, istri dan anak-anak
mereka, dan komunitas mereka, sesudah mereka menjadi sasaran
agresi, penindasan, dan pendudukan yang dipimpin AS di
243
wilayah Irak dan Afghanistan dan penindasan Euro-Yahudi
yang terus meningkat tanpa henti di Tanah Suci.
Tapi di luar target awal itu, ‘perang melawan teror’ juga
berusaha menjelek-jelekkan institusi pendidikan Islam yang
mendidik umat Islam dan menginspirasi mereka dengan
tuntunan Al-Qur’an dan teladan mulia Nabi (shala Allahu ‘alaihi wa
salam). sebab Al-Qur’an memerintahkan orang-orang beriman
untuk melawan penindasan, bahkan dengan perlawanan
bersenjata, maka implikasin

